Analisis dan Daftar Belanja FPL 2019/20: Pemain Belakang

Fantasy Premier League

by Redaksi 28

Redaksi 28

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Analisis dan Daftar Belanja FPL 2019/20: Pemain Belakang

Bek harga menengah (£5.0 sampai £5.5)

Raihan 10 nirbobol Bournemouth pada 2018/19 (meningkat dibandingkan enam nirbobol pada 2017/18) tak bisa dipungkiri berkat andil Nathan Ake (Bournemouth, £5.0) yang tak tergantikan di lini belakang The Cherries. Dengan harga £5.0, mantan pemain Chelsea ini memiliki statistik menyerang dan bertahan sama baiknya pada musim lalu.

Ake tercatat sebagai bek Bournemouth yang paling banyak mencetak gol dengan torehan empat gol dan satu asis. Dari statistik menyerangnya pun, Ake unggul jauh dibanding rekannya dengan catatan total 53 sentuhan di kotak penalti lawan dan 25 percobaan tembakan (18 di antaranya melalui kepalanya).

Statistik bertahannya pun juga bisa tak kalah bagus dibanding bek premium lainnya. Dia menjadi bek terbanyak keempat dengan sapuan, blok, intersepsi (CBI), yakni dengan jumlah 297 aksi. Jika melihat jadwal Bournemouth yang hanya melawan satu kesebelasan enam besar di tujuh pekan awal, rasanya Ake adalah salah satu pemain yang cocok untuk mengisi salah satu pos pemain bertahan di skuat FPL kalian.

Shane Duffy (Brighton, £5.0) bisa menjadi opsi lain setidaknya di enam pekan awal liga. Potensi Duffy dari ancaman udara yang dimilikinya kembali dia tunjukkan di laga pra-musim ketika melawan Birmingham City. Pemain berusia 27 tahun ini berhasil mencetak brace dari situasi bola mati. Tak mengherankan jika harapan poin dari menyerang menjadi nilai plus bagi seorang Duffy.

The Seagulls mencetak 14 dari 35 gol dari skenario bola mati pada 2018/19, atau artinya 40% gol dicetak dari bola mati yang mana catatan tersebut menjadi yang tertinggi di antara kesebelasan lainnya. Jadwal Brighton yang hanya menghadapi satu dari sembilan kesebelasan besar musim lalu menjadi awal yang menggembirakan bagi pelatih baru, Graham Potter, untuk memulai petualangan di Liga Primer Inggris dengan baik.

Merosotnya penampilan barisan pertahanan Burnley di musim 2018/19 dengan hanya meraih tujuh nirbobol (11 nirbobol di musim 2017/18) tampaknya akan mengurangi kepercayaan para manajer FPL untuk memasang duet James Tarkowski dan Ben Mee (Burnley, £5.0). Sialnya di awal musim 2019/20 ini anak asuh Sean Dyche mendapat jadwal yang kurang mengenakkan yang mana di empat pekan pertama mereka harus melawan Wolverhampton Wanderers, Liverpool, dan Arsenal.

Setelah itu, lima pekan berikutnya mungkin kalian bisa mempertimbangkan untuk memasang duet ini. Kedua pemain ini berada di urutan paling atas soal urusan sapuan, blok dan intersepsi (CBI) di antara bek lainnya. Tercatat, pada 2018/19 Tarkowski sudah melakukan 334 CBI dan di bawahnya ada Mee dengan total 330 CBI. Catatan ini bisa membantu perolehan bonus point system untuk menambah perolehan poin FPL.

Fabian Schar (Newcastle, £5.0) adalah salah satu nama yang tampil mengejutkan musim lalu dan berhasil merusak dominasi Jamaal Lascelles (Newcastle, £4.5) di lini belakang The Magpies. Schar berhasil mencetak empat gol, satu asis, tujuh nirbobol yang mana perolehan ini bisa dikatakan cukup mentereng. Namun sayangnya, di musim 2019/20 ini Newcastle mempunyai jadwal berat setidaknya pada 10 pekan pertama.

Dalam enam pekan pertama, mungkin Everton adalah kesebelasan yang mendapat lawan yang relatif ringan. Mengingat barisan pertahanan anak asuh Marco Silva musim lalu tampil solid dengan torehan 13 nirbobol tidak ada salahnya untuk memberi salah satu slot bek untuk pemain Everton. Kebetulan, empat bek Everton berada di harga £5.5, yaitu Michael Keane, Yerry Mina, Fabian Delph, dan Seamus Coleman (Everton, £5.5) menarik untuk dipantau, terutama Delph yang sepertinya akan dipasang sebagai gelandang (potensi out of position).

Patrick van Aanholt (Crystal Palace, £5.5) selalu tampil konsisten setidaknya di lima musim terakhir gelaran Liga Primer Inggris. Dia selalu mengumpulkan poin dengan total di atas 80 di setiap musimnya. Hal tersebut menandakan bahwa dia selalu menjadi pilihan bagi setiap pelatih.

Pada musim lalu, pemain asal Belanda ini menorehkan 140 poin dari raihan tiga gol, dua asis, dan 12 nirbobol. Dalam delapan pekan ke depan, Palace hanya akan menghadapi dua kesebelasan enam besar yaitu Manchester United dan Tottenham Hotspur. Investasi dini mungkin akan menjadi solusi yang lebih baik untuk masa depan.

Naik kelas! dua kata yang menggambarkan Aaron Wan-Bissaka (Man United, £5.5) untuk performa yang ditampilkan dalam rentang setahun terakhir. Berangkat dari bek dengan harga ekonomis di musim lalu, musim baru ini pemain asal Inggris ini naik kelas menjadi bek kelas menengah di kalangan manajer FPL. Dia menjadi bek termahal keenam di Liga Primer Inggris.

Tantangan selanjutnya adalah apakah pantas Wan-B dibeli untuk mengarungi FPL musim 2019/20 ini? Jadwal Manchester United bisa dibilang so-so setidaknya untuk sembilan pekan ke depan. Tunggu 2-3 pekan apakah Wan-B bisa menunjukkan performa yang sama seperti musim lalu....

Barisan lini belakang Spurs rata-rata terdaftar di harga £5.5, mulai dari Toby Alderweireld, Danny Rose, Jan Vertonghen, Davinson Sanchez, dan Ben Davies (Spurs, £5.5). Barisan pemain inilah yang sering mengisi susunan sebelas pemain utama Mauricio Pochettino pada musim lalu. Sepeninggal Kieran Trippier yang hijrah ke Atletico Madrid, mungkin yang bisa dijadikan pilihan jika Spurs bermain adalah Alderweireld mengingat dia mendapat menit bermain lebih banyak meski tidak mencetak gol maupun asis. Usaha meraih nirbobol lah yang bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Namun pengganti Trippier yang lebih apple-to-apple adalah Kyle Walker-Peters (Spurs, £5.0). Bek sayap kanan binaan Spurs ini berpeluang menjadi bek kanan utama Pochettino untuk musim 2019/20. Setidaknya selama pra-musim dia sudah bermain sebanyak 206 menit (terbanyak keempat di antara para pemain Spurs lainnya). Saingannya pada posisi bek kanan adalah Serge Aurier dan Juan Foyth; keduanya sedang cedera ketika tulisan ini dibuat.

Halaman berikutnya: bek harga premium.

Komentar