Kiper dan Bek Unggulan FPL PanditFootball: Gameweek 32

Fantasy Premier League

by Mayda Ersa Pratama

Mayda Ersa Pratama

Design & Multimedia @panditfootball | @PanditFPL Scout

Kiper dan Bek Unggulan FPL PanditFootball: Gameweek 32

Berbanding terbalik dengan pekan ke-31 yang hanya memainkan lima laga, di pekan ke-32 ini Liga Primer Inggris akan memainkan 15 laga. Sebanyak 10 kesebelasan akan menjalani double gameweek (bermain dua kali dalam satu gameweek) sekaligus GW32 ini menjadi double gameweek terbanyak di musim 2018/19 ini; mungkin ini saat yang tepat untuk memainkan bench boost.

Sudah pasti rekomendasi pemain lini belakang kami adalah pemain-pemain yang mempunyai keuntungan memainkan double gameweek. Siapa saja mereka? Sekadar memberi tahu, catatan statistik yang kami gunakan di setiap pemain adalah berdasarkan dari penampilan di empat gameweek terakhir (ditandai dengan*).

Baru kecolongan satu gol dari lima pertandingan terakhirnya, Ederson Moraes (Man City, £5.6) berpeluang menyapu bersih laga di GW32 ini dengan raihan nirbobol. Manchester City akan menghadapi Fulham (tandang) dan Cardiff City (kandang) yang bisa dikategorikan sebagai kesebelasan papan bawah. Itu adalah salah satu alasan kenapa Ederson punya peluang untuk meraih nirbobol.

Selain itu, dua kesebelasan ini juga tak memiliki statistik menyerang yang mencolok. Fulham hanya melepaskan 14 tembakan tepat sasaran*, mencetak tiga gol* dan butuh waktu 9.7 menit untuk membuat satu peluang*. Sedangkan Cardiff hanya berhasil mencetak dua gol* dari 10 tembakan tepat sasaran* dan butuh waktu 8.4 menit untuk membuat satu peluang*.

Beralih ke barisan bek, selalu menjadi pilihan utama dan tak tergantikan di bawah asuhan Maurizo Sarri, César Azpilicueta (Chelsea, £6.3) kemungkinan akan meraih poin bila melihat calon lawan yang akan dihadapi di GW32. Chelsea akan bertandang ke markas Cardiff City kemudian kembali ke Stamford Bridge untuk menghadapi Brighton & Hove Albion. Peluang nirbobol kemungkinan bisa didapat Azpilicueta jika melihat statistik menyerang lawan.

Brighton hanya melepaskan 9 tembakan tepat sasaran*, mencetak 3 gol*, dan butuh waktu 8.7 menit untuk membuat satu peluang*. Sementara statistik menyerang Cardiff sudah disebutkan pada bagian Ederson. Pemain asal Spanyol ini juga berpeluang memberi poin menyerang karena di antara bek The Blues lainnya, Azpi lebih agresif menyerang. Dia sudah melepaskan 10 umpan silang*, menciptakan 3 peluang*, 4 tembakan*, dan 6 sentuhan di kotak penalti lawan*.

Sejak berpindah posisi ke lini tengah dari GW25, Jeffrey Schlupp (Crystal Palace, £4.5) berada di peringkat lima besar bek yang memiliki catatan menyerang yang mengesankan. Sebanyak 11 sentuhan di kotak penalti lawan*, 5 percobaan tembakan*, dan menciptakan 7 peluang* adalah bukti performa impresif dalam posisi baru yang dijalaninya.

Berkat peran baru yang dijalaninya di lini tengah Palace, Schlupp berhasil mencetak tiga asis dan satu gol. Poin dari usaha menyerang ini lebih realistis ketimbang peluang meraih nirbobol karena di lima pertandingan terakhir, gawang Palace selalu kebobolan. Bekal statistik menyerang tersebut bisa saja berguna kala menghadapi Huddersfield Town (kandang) dan Tottenham Hotspur (tandang) di pekan ke-32 ini.

Bek terakhir yang kami rekomendasikan di pekan ke-32 ini adalah Shane Duffy (Brighton & Hove Albion, £4.7). The Seagulls akan menghadapi Southampton (kandang) kemudian bertandang ke markas Chelsea di GW32 ini. Tentunya laga kandang melawan Southampton lebih realistis bagi Duffy untuk meraih poin.

Namun bisa saja dia mengejutkan publik Stamford Bridge jika melihat catatan statistik menyerangnya. Duffy sudah melepaskan 6 tembakan tepat sasaran* (semua sundulan) dan telah melakukan 7 sentuhan di kotak penalti lawan*. Chelsea sendiri sudah kecolongan 8 peluang dari sundulan* (terbanyak kelima di antara kesebelasan lain).

***

Berikut rekapitulasi artikel tim unggulan dari PanditFootball untuk GW32:

Salam panah hijau dan semoga mendapatkan poin di atas rata-rata.

Harga pemain, angka kepemilikan, dan status pemain akurat per 28 Maret 2019.


Simak opini, komentar, dan sketsa adegan Rochy Putiray tentang jual-beli lisensi klub yang kerap terjadi di Liga Indonesia:



Komentar