Observasi Boxing Day dari Perspektif FPL

Fantasy Premier League

by lvan Hadyan

lvan Hadyan

Menyukai otak-atik susunan formasi sepakbola dan mengkhayalkan pergerakan keseluruhan pemain di dalamnya. Penggiat Fantasy Premier League dan statistik.

Observasi Boxing Day dari Perspektif FPL

Menjelang akhir tahun 2016, para pecinta Liga Inggris akan dihadapkan dengan salah satu tradisi di sepakbola Inggris, yaitu Boxing Day. Dengan adanya tradisi tahunan ini, Liga Primer akan menyuguhkan lebih banyak pertandingan sepakbola bagi warga negara Inggris.

Selama Boxing Day, para pecinta Liga Inggris di Indonesia bisa melihat rentetan pertandingan selama hampir sebelas hari berturut-turut, dari 26 Desember 2016 sampai 5 Januari 2017! (Kecuali 30 Desember 2016)

Rentetan pertandingan seperti ini mengakibatkan jarak antar Gameweek (GW) menjadi lebih padat. Kita selaku manajer FPL pun mesti memikirkan strategi menghadapi tradisi ini. Tapi, sebelum melanjutkan membaca lebih jauh, dapat dipastikan tidak ada sarung tinju yang dilibatkan saat pembuatan artikel ini.

Untuk mengetahui sejarah Boxing Day, bisa membaca tautan berikut: Boxing Day Bukan Hari Untuk Bertinju

Dampak Boxing Day bagi FPL

Selama periode Boxing Day, FPL akan melewati tiga GW, dimulai dari GW18 hingga GW20. Jika ditulis dalam waktu Indonesia, pertandingan-pertandingan GW18 akan dilangsungkan dari tanggal 26 Desember 2016 sampai 29 Desember 2016 dini hari; GW19 akan berlangsung dari 31 Desember 2016 dini hari sampai 1 Januari 2017; sedangkan GW20 berlangsung dari 2 Januari 2017 sampai 5 Januari 2017 dini hari.

Hal ini mengakibatkan kemungkinan rotasi dari setiap kesebelasan menjadi lebih besar. Bahkan kesebelasan-kesebelasan yang selama ini tidak banyak memakai variasi susunan pemain pun bisa menjadi salah satunya pada periode ini.

Inilah mengapa keberadaan 15 pemain yang siap bermain di dalam tim kita menjadi lebih penting pada GW18-20. Pada Boxing Day, umumnya menjadi lebih sulit untuk mengetahui pemain mana yang tiba-tiba diistirahatkan.

Jika Anda adalah salah satu manajer FPL yang selama ini menyusun timnya dengan mengorbankan 1-2 tempat dengan diisi pemain murah yang tidak bermain dengan alasan menghemat bujet, maka ini adalah waktunya untuk mencoba mengganti pemain-pemain tersebut dengan pemain yang selama ini memiliki rekor menit bermain yang lebih meyakinkan.

Beberapa pemain yang jarang bermain dengan angka kepemilikan cukup tinggi adalah Brian Lenihan (£3.9) atau Lewis Grabban (£4.3). Eldin Jakupovic (£3.9) pun bisa masuk ke dalam contoh kasus ini, tetapi dalam posisi kiper masih bisa dibuat pengecualian, karena cukup jarang kita menemui rotasi di posisi kiper.

Meski memiliki 15 pemain adalah sesuatu yang dianjurkan di artikel ini, tetap ada perlunya untuk tidak terburu-buru melakukan pergantian untuk segera mencapai hal tersebut. Jika kita mengganti pemain-pemain tersebut dengan mengambil poin minus (menggunakan transfer lebih dari jatah yang dipunya di sebuah GW), mungkin juga bukan opsi yang ideal untuk diambil. Kembali lagi, karena menerka pemain mana yang akan bermain menjadi lebih sulit ditebak, dikhawatirkan -4 atau -8 yang kita korbankan tidak balik modal.

Beruntunglah jika Anda termasuk ke dalam salah satu manajer FPL yang masih memiliki Wildcard (WC) pertama, karena ini akan cukup membantu. Tapi jangan sampai lupa juga untuk memakainya sebelum GW19 dimulai: Sabtu, 31 Desember 2016, jam 02:00 WIB, karena WC1 akan hangus setelah tanggal tersebut.

Memantau Peta Jadwal di Boxing Day

Melihat jadwal Boxing Day 2016/2017, ternyata kepadatan jadwal tiap kesebelasan tidak terbagi secara merata. Berbeda dengan Boxing Day tahun lalu, rentang waktu istirahat kesebelasan Liga Inggris pada musim ini berkisar dalam rentang empat hari sampai sembilan hari.

Jika diurut dari kesebelasan dengan waktu istirahat terbanyak sampai yang tersedikit, maka kita akan mendapatkan susunan seperti di bawah ini.

Dari gambar di atas, kita dapat menemukan bahwa Chelsea menjadi kesebelasan dengan waktu istirahat terlama, sedangkan Southampton memiliki waktu paling sedikit.

Selain itu, ada hal menarik mengenai pertandingan kandang dan tandang yang akan dijalani setiap kesebelasan. Ternyata, seluruh (10) kesebelasan yang bermain di kandang pada GW18 juga akan bermain sebagai tuan rumah di GW19. Sebaliknya juga dengan tim tamu.

Dengan menggabungkan kedua informasi tersebut, kurang lebih kita dapat mengambil kesimpulan kasar mengenai pemain-pemain dari kesebelasan mana saja yang layak diincar, dapat dipertimbangkan, dan yang sebaiknya dihindari selama Boxing Day.

Layak Incar

Chelsea – Bournemouth (K), Stoke (K), Tottenham (T)

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Chelsea memiliki jadwal yang paling santai dari segi waktu. Hal ini juga didukung dengan jarak antara GW18-GW19 dan GW19-GW20 yang terhitung merata, yaitu masing-masing sekitar empat hari. Jadwal yang dihadapi Chelsea juga termasuk yang paling ringan di antara kesebelasan-kesebelasan lain.

Melihat rekam jejak skuat yang dipakai Conte sejak menggunakan formasi 3-4-2-1 (1 Oktober 2016), sangat sedikit variasi pemain yang dipilihnya dan cenderung mempertahankan yang sudah ada. Memang, faktor tidak bermain di Eropa juga berperan dalam hal ini.

Sehingga, kemungkinan saat Boxing Day, Chelsea pun tidak akan terlalu banyak bongkar pasang secara bersamaan. Untuk saat ini, mungkin hanya Willian (£7.1) dan Pedro Rodriguez (£7.1) saja yang status jaminan intinya masih abu-abu. Tapi, untuk GW18, Chelsea akan bermain tanpa Diego Costa (£10.8) dan N’Golo Kante (£4.7) karena keduanya harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Chelsea memiliki keuntungan karena hampir semua pemainnya sudah berpengalaman untuk bermain di Boxing Day, termasuk pemain-pemain yang baru dibeli musim ini: David Luiz (£6.1) pernah bermain di Chelsea pada musim 2011-2014, dan Marcos Alonso (£6.4) pernah bermain di Bolton (2010-2013) dan Sunderland (2013-2014). Hanya Michy Batshuayi (£8.5) saja yang kemungkinan belum terlalu “fasih” dengan kebiasaan Liga Inggris yang tidak libur, selagi liga-liga lain justru mendapat libur kompetisi. Ini bisa saja mengurangi kekhawatiran seandainya ada pemain yang kekurangan motivasi.

Arsenal – West Brom (K), Crystal Palace (K), Bournemouth (T)

Aset-aset Arsenal masih kami kategorikan ke dalam layak incar meski selalu kalah dalam dua pertandingan terakhirnya di Liga Inggris. Alasannya adalah karena jadwal yang dimiliki Arsenal terbilang sangat menguntungkan.

Dengan opsi yang melimpah di lini tengah dan depan, potensi penyerangan Arsenal dapat kami yakini tidak akan terlalu jauh berubah. Pemain-pemain yang belakangan jarang bermain seperti Olivier Giroud (£8.5), Alex Iwobi (£5.8), Aaron Ramsey (£7.6) – sedang tertulis cedera saat ini, atau bahkan Lucas Perez (£7.8) bisa bergantian untuk membuktikan kualitasnya jika Arsene Wenger menerapkan rotasi.

Melihat jadwal, rotasi di skuat Arsenal mungkin akan terjadi di sekitar GW19 dan GW20, karena mereka hanya memiliki waktu istirahat sekitar dua hari saja. Selama ini, pemain yang terhitung paling aman dari rotasi di skuat Arsenal jelaslah Alexis Sanchez (£11.8). Tetapi, melihat Sanchez bermain dengan sedikit kesakitan saat melawan Man City pada GW17 lalu, mungkin saja Sanchez juga akan dicadangkan. Monitor terus perkembangan pemain ini hingga mendekati tenggat waktu GW18.

Dari sisi pertahanan, sejauh ini tidak menunjukkan penampilan yang menggembirakan, terutama sejak mereka harus kehilangan Shkodran Mustafi (£5.9) sampai (estimasi) GW20. Tapi jika dikembalikan ke tingkat kesulitan jadwal yang dimiliki Arsenal, mereka bisa saja meraih satu atau bahkan dua clean sheet selama Boxing Day. Posisi Laurent Koscielny (£6.4) dan Petr Cech (£5.5) kemungkinan menjadi yang paling aman dari rotasi jika Anda ingin memakai pemain dari lini pertahanan Arsenal. Nacho Monreal (£5.9) dan Hector Bellerin (£6.4) bisa agak terganggu karena ada Kieran Gibbs (£4.8) dan Carl Jenkinson (£5.0) mengintai.

Man United – Sunderland (K), Middlesbrough (K), West Ham (T)

Satu lagi kesebelasan yang diuntungkan dengan dua jadwal kandang dan diberi jadwal cukup baik selama Boxing Day. Hal ini pun didukung dengan penampilan Man United yang saat ini sudah menang tiga kali berturut-turut di Liga Inggris.

Seakan formula terbaik sudah ditemukan Jose Mourinho dengan memasang segitiga Michael Carrick (£4.3), Ander Herrera (£6.3), dan Paul Pogba (£8.3) di tengah dalam empat pertandingan terakhir di Liga. Zlatan Ibrahimovic (£11.5) di lini depan pun kembali menggila dengan 5 gol yang sudah dicetaknya dalam lima pertandingan terakhir.

Sama seperti Arsenal, Man United pun memiliki potensi rotasi di antara GW19 dan GW20 karena hanya memiliki jarak pertandingan sekitar dua hari saja. Bahkan, Mourinho baru-baru ini berkomentar bahwa dia sedang memikirkan waktu yang tepat untuk memberikan Ibrahimovic istirahat. Jadwal selama Boxing Day yang terbilang mudah di atas kertas ini justru bisa saja menjadi bumerang kepada para manajer yang mengincar aset-aset Man United.

Untuk dapat dipertimbangkan, Man United saat ini tidak terlalu banyak digoyang cedera. Hanya Luke Shaw (£5.2) dan James Wilson (sedang dipinjamkan) saja yang sedang cedera panjang. Eric Bailly (£5.3) dan Henrikh Mkhitaryan (£8.9) diestimasikan dapat bermain di Boxing Day dan bisa sewaktu-waktu mengganggu keamanan waktu bermain beberapa pemain seperti Phil Jones (£4.9) dan Marcos Rojo (£5.2). Sedangkan untuk posisi gelandang sayap, Mourinho pun masih sering melakukan perubahan dengan melibatkan Anthony Martial (£9.3), Wayne Rooney (£8.6), Juan Mata (£7.3), Jesse Lingard (£5.6), bahkan Marcus Rashford (£6.5).

Dapat Dipertimbangkan

Swansea – West Ham (K), Bournemouth (K), Crystal Palace (T)
Burnley
– Middlesbrough (K), Sunderland (K), Man City (T)
West Brom
– Arsenal (T), Southampton (T), Hull (K)

Swansea juga merupakan salah satu kesebelasan yang memiliki jadwal paling bagus selama Boxing Day, juga memiliki waktu istirahat yang merata antar GW (empat hari dan tiga hari). Tetapi, penampilan Swansea yang saat ini masih angin-anginan, bahkan menjurus ke arah mengkhawatirkan, membuat kami mengategorikan Swansea ke dalam opsi menengah. Gylfi Sigurdsson (£7.5) tentunya masih akan menjadi pilihan paling favorit, dengan Fernando Llorente (£6.3) juga menjadi pilihan yang dapat dicoba untuk mengisi tempat penyerang ketiga. Lalu, jika Anda masih memiliki Jordi Amat (£4.1), pertahankan saja, karena Amat terlihat aman kembali dari rotasi.

Burnley menjadi kesebelasan yang cukup diuntungkan jika kita hanya melihat GW18 sampai GW19 saja, karena mereka akan melawan Man City pada GW20 dengan selisih waktu istirahat kurang dari dua hari. Tidak banyak opsi yang bisa digali, karena Burnley lebih kuat di pertahanan mereka. Tom Heaton (£4.8) masih menjadi pilihan yang paling aman dan berpotensi memberikan banyak poin. Sebagai alternatif, para manajer bisa mencoba mengambil Ben Mee (£4.5) yang sudah memberikan 2 asis sepanjang musim. Penyerang mereka yang sempat bersinar, Sam Vokes (£5.9), tampak tidak terlalu aman dari rotasi, karena pada GW17, Sean Dyche memilih untuk memasang duet Andre Gray (£6.1) dan Ashley Barnes (£4.4).

West Brom masuk sebagai salah satu kesebelasan yang cocok untuk dipertimbangkan karena GW19 dan GW20. Pada GW19, West Brom akan diuntungkan karena selisih waktu istirahat yang jomplang dengan lawannya, Southampton (hampir lima hari melawan dua setengah hari saja). Sedangkan untuk GW20 mereka akan menghadapi Hull yang belakangan ini sudah kesulitan berbicara banyak di Liga Inggris. Nama-nama favorit manajer FPL seperti Ben Foster (£4.7) dan Allan-Romeo Nyom (£4.3) masih dapat diandalkan untuk mencuri poin clean sheet. Ada juga nama Jonny Evans (£4.5) tetapi saat ini dia diragukan tampil (kemungkinan untuk GW18 saja). Lini serang mereka juga tak kalah baik, sehingga para manajer yang memiliki (atau mau membeli) Matt Phillips (£5.5), Nacer Chadli (£6.1), dan Salomon Rondon (£6.6) bisa memanfaatkan potensi mereka. Untuk opsi yang kuat dari kedua sisi gawang (pertahanan maupun serangan), Gareth McAuley (£4.9) dan Chris Brunt (£5.0) bisa menjadi nama-nama yang bisa dipakai.

Sebaiknya Dihindari

Melihat sempitnya jadwal para kesebelasan di bawah ini menjadi alasan mereka masuk dalam kategori kesebelasan untuk dihindari untuk dibeli selama Boxing Day, kecuali Anda bermaksud untuk melakukan transfer jangka panjang.

Adapun, jika sudah terlanjur memiliki pemain dari kesebelasan ini, bukan berarti mereka sebaiknya langsung dijual, apalagi jika pemain yang dimiliki sedang dalam penampilan terbaiknya. Memprioritaskan jatah transfer untuk memperbaiki sektor tim yang dirasa masih keropos akan jauh lebih bermanfaat.

Berikut kesebelasan-kesebelasan yang dapat dikategorikan untuk dihindari, berdasarkan pengamatan sejauh ini.

Middlesbrough – Burnley (T), Man Utd (T), Leicester (K)
Southampton – Tottenham (K), West Brom (K), Everton (T)
Liverpool
– Stoke (K), Man City (K), Sunderland (T)

Middlesbrough adalah kesebelasan yang terlihat paling tidak diuntungkan dalam jadwal Boxing Day musim ini, karena mereka adalah kesebelasan dengan dua pertandingan tandang yang memiliki waktu istirahat paling sedikit. Jika memang sudah punya, nama-nama seperti Victor Valdes (£4.5), Ben Gibson (£4.8), Marten de Roon (£4.3), dan Alvaro Negredo (£6.3) masih bisa dipakai untuk pertandingan yang relatif ringan.

Meski dua kali bermain di kandang, Southampton memiliki jadwal yang paling pendek dan memang selama ini cukup aktif melakukan rotasi pemain, dikarenakan partisipasi mereka di Liga Europa. Lebih sempitnya waktu istirahat ini diyakini akan membuat Southampton lebih gencar melakukan rotasi. Mungkin hanya Virgil Van Dijk (£5.7) dan Fraser Forster (£5.1) saja yang relatif aman dari rotasi. Beberapa nama lain seperti Nathan Redmond (£5.9), Cedric Soares (£5.0), dan Jay Rodriguez (£6.3) masih mungkin dirotasi dengan adanya nama-nama seperti Cuco Martina (£4.3), Dusan Tadic (£7.0), dan Shane Long (£6.1) di bangku cadangan.

Sedangkan kemunculan Liverpool dalam daftar ini tentu agak memicu tanda tanya, terlebih jadwal mereka tidak buruk-buruk amat, terutama dari potensi serangan. Tapi pertimbangan memasukkan Liverpool ke dalam daftar ini murni karena dahsyatnya rotasi yang diberlakukan Liverpool pada musim lalu. Saat itu mereka sedang membagi fokus Liga Inggris dengan Liga Europa sehingga Jurgen Klopp berani melakukan rotasi besar-besaran antar pertandingan, bisa sampai 9-10 orang sekaligus.

Memang, Liverpool saat ini sedang kejar-kejaran dengan Chelsea di papan atas, sehingga mungkin rotasi tidak akan seekstrim musim lalu. Meski begitu, pergantian 3-5 pemain antar jadwal masih terlihat mungkin, mengingat jeda istirahat mereka merupakan kedua tersedikit setelah Southampton, dengan jarak pertandingan masing-masing kurang dari empat hari dan satu setengah hari.

Selain pemain-pemain yang sudah ada, Daniel Sturridge (£9.7) sudah kembali dimainkan di GW17, begitu pula dengan kemungkinan kembalinya Philippe Coutinho (£8.2) yang saat ini memiliki estimasi waktu untuk sembuh pada GW19, untuk menambah potensi rotasi di Liverpool. Nama yang sedang naik daun pun, Sadio Mane (£9.4), kemungkinan akan segera pergi untuk membela Senegal di AFCON 2017, sekitar GW20. Bagi para manajer yang sudah memiliki nama-nama seperti Adam Lallana (£7.4), Divock Origi (£6.8), Roberto Firmino (£8.5), atau Dejan Lovren (£5.0), tidak perlu menjual pemain ini jika memang masih yakin dengan potensi mereka di jadwal-jadwal bagus yang mereka miliki selama Boxing Day.

***

Keunikan lain dari Boxing Day adalah kemungkinan munculnya pahlawan-pahlawan yang tidak terduga dari tim FPL kita. Walaupun 11 pemain yang kita siapkan tidak semuanya bermain, siapa tahu, ada pemain murah kita yang datang dari bangku cadangan dan tiba-tiba mencetak gol.

Ada yang ingat dengan aksi heroik George Boyd (pemain gelandang sangat murah pada masanya) di musim 2014/2015 dengan mencetak dua gol dari dua pertandingan Boxing Day? Di sinilah – selain perencanaan yang baik, kadang keberuntungan diperlukan.

Selamat mengarungi Boxing Day dengan mantap, semuanya!

*Harga pemain akurat per 22 Desember 2016

Foto: Reuters [diolah]

Komentar