Mateo Klimowicz: Penerus Trah Klimowicz di Bundesliga

Cerita

by Gilang Ramadhan

Gilang Ramadhan

Dapat disenggol lewat twitter @gilangdan

Mateo Klimowicz: Penerus Trah Klimowicz di Bundesliga

Argentina seakan tidak ada hentinya memproduksi pesepakbola berbakat, terutama para barisan penyerangnya. VfB Stuttgart kebagian satu bakat menjanjikan bernama Mateo Klimowicz. Padahal, Stuttgart musim ini sudah diisi banyak bakat hebat macam Silas Wamangituka dan Tanguy Coulibaly.

Apabila membaca nama belakangnya, pendukung Wolfsburg, Borussia Dortmund, hingga VfL Bochum tentu teringat nama Diego Klimowicz, ayah kandung Mateo.

Berbeda dengan ayahnya yang terkenal sebagai penyerang tajam Bundesliga era 2000-an (mencetak 70 gol di Bundesliga), Klimowicz adalah seorang gelandang serang. Dengan tinggi 179 cm, Klimowicz memiliki visi bermain serta teknik olah bola khas Amerika Latin. Ia adalah penyerang serba bisa.

Nama Klimowicz mencuat setelah Stuttgart mengontraknya dari klub divisi dua Argentina, Instituto AC Cordoba, pada musim panas 2019 silam. 16 penampilan besama Cordoba di Primera B Nacional dan 6 gol yang dia ciptakan cukup meyakinkan petinggi Stuttgart, Thomas Hitzlsperger, untuk menyodorinya kontrak hingga akhir Juni 2024.

“Mateo memilih kami kendati mendapat banyak tawaran dari klub lain, yang mana itu menunjukkan bahwa Stuttgart adalah destinasi bagus untuk para pemain muda berbakat. Bersama Mateo, kami juga ingin mengintegrasikan lebih banyak pemain dari sistem junior kami sendiri ke dalam skuad tim utama selama musim mendatang dan membantu mereka melangkah ke sepak bola profesional,” kata Hitzlsperger.

Link streaming pertandingan Bundesliga: VfB Stuttgart vs RB Leipzig

Klimowicz mendapat debutnya di Jerman saat die Roten bertandang ke markas FC Heidenheim dalam Spieltag 2 Bundesliga 2. Hingga pekan 4, Klimowicz bermain selama 59 menit dan belum mampu mencetak gol. Dia kemudian diturunkan ke tim B yang berkompetisi di Oberliga Baden-Wurttemberg (divisi 5).

Bersama tim B, Klimowicz menunjukkan bakat aslinya. Di laga pertamanya, pemain yang saat itu masih berusia 19 tahun menyumbang 1 asis dan 1 gol dalam kemenangan 7-1 Stuttgart II atas Rielasingen. Dari 21 pekan Oberliga Baden-Wurttemberg, Klimowicz tampil 9 kali, mencetak 9 gol, serta 3 kali menyumbang asis. Stuttgart II finis sebagai pemuncak klasemen di akhir musim kompetisi.

Walaupun tidak terlalu berandil krusial dalam promosi Stuttgart ke Bundesliga 1 2020/21, setidaknya Klimowicz meyakinkan Pellegrino Matarazzo, sang kepala pelatih, untuk menjaga tempatnya di tim utama. 131 menit bermain di Bundesliga 2 adalah catatan yang cukup melegakan untuk pemain muda asing macam Klimowicz.

Pemain yang kerap disapa Tetto oleh rekan-rekannya tersebut langsung menjadi starter di Spieltag 1 Bundesliga 1, 2020/21, kontra SC Freiburg. Tetapi, selama 78 menit bermain sebagai striker pendamping Daniel Didavi, Klimowicz tampil di bawah ekspektasi dengan hanya mampu membuat 1 tembakan sepanjang laga. Stuttgart kalah 2-3 di laga tersebut.

Pekan kedua, melawan Mainz 05, Klimowicz baru turun pada menit 74. Hanya 6 menit di atas lapangan, Klimowicz sanggup mencetak gol perdananya di Bundesliga. Menerima terobosan dari Silas Wamangituka, dengan tenang, Klimowicz mengelabui kiper Mainz, Robin Zentner. Kali ini, die Roten menang dengan skor 4-1.

Musim ini, Klimowicz semakin mendapatkan kepercayaan dari Matarazzo. Di laga melawan Dortmund pada pekan 11, Klimowicz dijegal Emre Can di dalam kotak penalti yang berujung gol pembuka dalam kemenangan 5-1 Stuttgart atas die Borussen.

Total, Klimowicz sudah bermain sebanyak 11 kali dari 13 pekan Bundesliga 2020/21, mencetak 1 gol serta 1 asis. Berkat penampilannya yang menjanjikan, pemilik nomor punggung 31 itu juga terpilih sebagai pemain muda terbaik Bundesliga bulan Oktober. Selama bulan Oktober, Klimowicz membuat 7 shots on target dan membukukan 11,9 km distance coverage.

Namun, Klimowicz juga membutuhkan keberuntungan. Salah satu faktor mengapa dia belum membuat gol keduanya adalah tiang dan mistar gawang. Klimowicz merupakan pemain di Bundesliga musim ini yang tembakannya paling banyak membentur tiang gawang (2).

Aksi Klimowicz dapat kembali dinantikan saat Stuttgart menjamu penghuni peringkat 3 sementara, RB Leipzig, dalam jadwal lanjutan Spieltag 14. Hanya menelan 3 kekalahan dari 13 pekan merupakan awal musim terbaik die Roten sejak menjuarai Bundesliga 2006/07. Tetapi, fakta Leipzig tidak pernah kalah dalam 17 kesempatan terakhir (14 menang, 3 seri) melawan tim promosi menjadi tantangan selanjutnya Stuttgart.

VfB Stuttgart akan menjamu RB Leipzig pada Sabtu (2/1), pukul 21.30 WIB. Seluruh pertandingan Bundesliga 2020/21 serta tayangan ulang dan highlights pertandingannya dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar