Master Penalti Itu Bernama James Milner

Cerita

by Muhammad Firza Richsan 37324

Muhammad Firza Richsan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Master Penalti Itu Bernama James Milner

Liverpool hampir saja berhasil meraih tiga angka andai Sergio Aguero gagal menyamakan kedudukan dalam lawatan mereka ke markas Manchester City, Minggu (19/3/17) malam. Di laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut, Liverpool sempat unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh James Milner melalui titik penalti pada menit ke-51.

Khusus bagi Milner, gol tersebut merupakan gol kesepuluhnya, dari sepuluh kesempatan, yang pernah ia cetak melalui titik putih untuk Liverpool. Catatan tersebut pun seolah mempertegas jika Milner merupakan seorang penendang penalti handal di Liga Inggris saat ini.

Rekan satu timnya, Emre Can, bahkan mengakui jika Milner merupakan seorang penendang penalti yang sangat hebat. Lebih dari itu, Can pun mengungkapkan bahwa ia sebelumnya belum pernah melihat orang yang bisa sangat piawai dalam hal mengeksekusi tendangan penalti.

“Saya masih muda, tetapi saya belum pernah melihat seseorang yang sangat hebat dalam hal mengeksekusi penalti di tim saya sebelumnya. Dalam latihan, setiap bola dapat ia masukan. Ia (Milner) sungguh seorang penendang tendangan penalti yang baik,” cetus Emre Can kepada ESPN.

Dengan hal tersebut, selain sukses memperpanjang rekor penaltinya yang selalu bersarang di gawang lawan, Milner pun berhasil memperpanjang rekor yang di mana kerap kali ia mencetak gol, tim yang dibelanya tak pernah sekalipun menderita kekalahan di akhir laga. Rekor tersebut adalah 37 kali kemenangan dan 10 hasil imbang dari 47 pertandingan.

Sementara itu, berikut adalah penalti-penalti yang mampu dieksekusi dengan baik oleh seorang James Milner di Liverpool:

Penalti Pertama Melawan Bordeaux di Liga Europa (26/11/15)

Liverpool memastikan diri melangkah ke babak 32 besar Liga Europa sebagai juara grup setelah mengalahkan Bordeaux dengan skor 2-1. Di laga tersebut, Liverpool sempat tertinggal terlebih dulu melalui gol Henri Saivet. Akan tetapi, Liverpool mampu membalas melalui penalti Milner lima menit kemudian, sebelum akhirnya Christian Benteke mampu membalikan keadaan.

Penalti Kedua Melawan Swansea City di Liga Primer (29/11/15)

Liverpool harus berterima kasih kepada Milner yang mampu mencetak satu-satunya gol kemenangan bagi mereka di laga tersebut. Penalti tersebut diberikan oleh wasit setelah umpan silang yang dilepaskan oleh Jordan Ibe menyentuh tangan Neil Taylor di kotak penalti. Milner yang ditunjuk sebagai algojo pun mampu mengecoh kiper Swansea melalui teknik mencungkil bola yang dipertontonkannya.

Penalti Ketiga Melawan Augsburg di Liga Europa (25/2/16)

Setelah bermain imbang tanpa gol di leg pertama, Liverpool akhirnya memastikan diri melangkah ke babak 16 besar Liga Europa setelah mengandaskan perlawanan wakil dari Jerman, Augsburg, dengan skor tipis 1-0 di Anfield. Satu-satunya gol Liverpool di laga tersebut dicetak oleh Milner melalui titik penalti.

Penalti Keempat Melawan Tottenham Hotspurs di Liga Primer (27/8/16)

Di pertandingan ketiga Liverpool di musim 2016-17 tersebut, Milner sempat membawa The Reds unggul di babak pertama melalui penaltinya. Dalam eksekusi penalti yang enggan disaksikan oleh Jurgen Klopp itu, Milner mampu dengan sempurna mengirim Michel Vorm untuk menebak ke arah yang salah. Namun sayang, di babak kedua, Danny Rose sukses menyamakan kedudukan bagi Spurs sehingga Liverpool harus puas membawa pulang satu angka.

Penalti Kelima dan Keenam Melawan Hull City di Liga Primer (24/9/16)

Liverpool mampu menang dengan skor telak 5-1 kala menjamu Hull City di Anfield. Di laga tersebut, Milner sukses menjadi bintangnya setelah memborong dua gol yang keduanya dicetak melalui titik penalti. Penalti tersebut dibuatnya pada menit ke-30 dan 71. Sedangkan ketiga gol Liverpool lainnya disumbangkan oleh Adam Lallana, Saido Mane, dan Philippe Coutinho.

Penalti Ketujuh Melawan Swansea City di Liga Primer (1/10/16)

Milner terlihat memikul banyak beban di pundaknya. Di laga tersebut, Liverpool mendapatkan penalti di menit ke-83 yang andai dapat dikonversi menjadi gol akan membuat mereka unggul dengan skor 2-1. Ketika itu Liverpool sempat tertinggal melalui gol Leroy Fer, sebelum disamakan oleh Roberto Firmino. Namun, dengan ketenangannya, Milner mampu mengecoh kiper dengan menempatkan bola ke arah tengah. Liverpool pun mampu mengakhiri laga dengan raihan tiga poin.

Penalti Kedelapan Melawan Sunderland di Liga Primer (26/11/16)

Liverpool sempat unggul 1-0 melalui gol Divock Origi di sepanjang laga. Di penghujung pertandingan, Liverpool memastikan kemenangan mereka menjadi 2-0 berkat penalti yang dieksekusi oleh Milner. Ketika itu, penalti yang mengecoh kiper Sunderland, Jordan Pickford tersebut sempat membawa Liverpool menduduki peringkat pertama klasemen Liga Primer Inggris.

Penalti Kesembilan Melawan Manchester United di Liga Primer (15/1/17)

Di laga yang sarat akan gengsi ini, Liverpool hampir saja mampu meraih kemenangan setelah unggul terlebih dulu pada menit ke-25. Gol tersebut mereka dapatkan setelah pemain termahal dunia, Paul Pogba, menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang.

Milner, yang ditunjuk menjadi algojo pun tak menyianyiakan kesempatan itu. Meskipun arah bolanya berhasil ditebak oleh David De Gea, namun dengan kekuatan penuh yang dilepaskannya, bola pun akhirnya meluncur deras ke sisi kanan gawang yang tak bisa dijangkau oleh kiper asal Spanyol tersebut. United menyamakan kedudukan melalui Zlatan Ibrahimovic di laga ini.

Sumber dan Foto: ESPN & Sky Sport

Komentar