Musim Panas yang (Mungkin) Akan Kembali Sepi Bagi Arsenal

Cerita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Musim Panas yang (Mungkin) Akan Kembali Sepi Bagi Arsenal

Arsenal mungkin ingin tampak berbeda dengan klub-klub Liga Primer Inggris yang lain. Di saat klub-klub besar rajin menggelontorkan dananya secara besar-besaran untuk menambah kekuatan skuat dalam mengarungi kompetisi Liga Primer Inggris musim baru, Arsenal justru adem ayem saja tanpa melakukan pergerakan berarti dalam hal merekrut pemain baru.

Tercatat, untuk musim ini, Arsenal hanya melakukan transfer besar dalam diri seorang Granit Xhaka saja. Xhaka yang dibeli dari Borussia Monchengladbach ini menjadi satu dari pembelian besar Arsenal yang menyeruak ke muka umum. Mahar 35 juta pounds dikeluarkan The Gunners untuk menebus pemain timnas Swiss ini.

Setelah Xhaka, belum ada lagi pembelian baru yang dilakukan oleh Arsenal. Meskipun ada nama Takuma Asano dari Sanfreece Hiroshima, tampaknya pemain tersebut tidak dipersiapkan untuk skuat utama The Gunners.

Coba bedakan dengan klub Liga Primer Inggris yang lain. Manchester United mendatangkan Zlatan Ibrahimovic, Eric Bailly, dan Henrikh Mkhitaryan pada musim panas ini. Belum lagi mereka sedang berusaha untuk mendatangkan kembali pemain yang pernah mereka lepas, Paul Pogba, dengan dana yang berkisar 100 juta pounds.

Chelsea sudah mendatangkan Michy Batshuayi dan N’Golo Kante yang jika ditotal keduanya menghabiskan dana sekitar 63 juta pounds. Manchester City mendatangkan Ilkay Gundogan dan Nolito, dan akan segera mendaratkan wonderkid asal Jerman, Leroy Sane dengan dana yang juga terbilang fantastis.

Jika dibandingkan dengan Arsenal, tentunya hal ini berbeda jauh. Maka, tidak heran bahwa ESPN FC, menyebut musim panas Arsenal ini, seperti halnya musim-musim sebelumnya, adalah musim panas yang sepi dan tidak penuh dengan rasa bahagia.

**

Pada Maret 2016, Metro melansir bahwa Arsenal memiliki dana simpanan sebesar 159 juta pounds. Dana tersebut merupakan hasil dari pendapatan musiman Arsenal, seperti dari hak siar televisi, tiket stadion, dan juga hasil penjualan merchandise. Namun, ada satu hal lagi yang membuat The Gunners memiliki dana begitu besar; kebiasaan Arsenal yang jarang berbelanja pemain-pemain besar dan hasil penjualan pemain ke klub lain.

Sejak ditangani oleh Wenger, The Gunners memang dikenal sebagai “sekolah sepakbola”. Mereka mendatangkan pemain-pemain muda, untuk kemudian menempa mereka menjadi pemain yang matang dan memiliki kemampuan yang baik. Tak sedikit yang kemudian menjadi andalan skuat Arsenal di Liga Primer.

Memang, dengan kebiasaan ini, Arsenal menjadi salah satu klub dengan pendapatan terbesar dalam ajang Liga Primer Inggris. Seperti yang sudah disebutkan di atas, dana simpanannya saja mencapai 159 juta pounds. Namun, bagaimana dengan gelar yang sudah diraih oleh Arsenal?

Gelar Liga Primer Inggris menjadi jauh dari Arsenal sejak terakhir kali menjuarainya pada musim 2003/2004. Gelar yang diraih oleh Arsenal dalam dua tahun terakhir adalah Piala FA pada musim 2014/2015 dan juga Community Shield pada awal musim 2015/2016. Di Liga Champions, Arsenal belum lagi mencatatkan prestasi prestisius selain selalu tersingkir.

Akibat dari prestasi Arsenal yang selama beberapa tahun ini tak kunjung membaik, Arsenal akhirnya mendapatkan sematan yang mungkin kiranya terdengar seperti kutukan, yaitu tim peringkat empat. Dalam ajang Liga Champions Eropa, babak 16 besar adalah pencapaian terbaik Arsenal.

Atas hal tersebut, tak sedikit pendukung Arsenal meminta Arsenal, atau khususnya Wenger, bisa lebih aktif dalam bursa transfer. Namun Transfermarkt mencatat, hanya ada tiga pembelian besar yang dilakukan Arsenal mulai dari musim 2013/2014. Mesut Ozil, Alexis Sanchez, dan Granit Xhaka (terbaru) menjadi rekrutan pemain besar Arsenal. Jika ditotal, biaya mendatangkan ketiganya kurang lebih sebesar 104 juta pounds.

Tapi, yang menarik adalah Wenger mendatangkan pemain-pemain besar ini pada akhir bursa transfer, kecuali Xhaka yang didatangkan di awal. Selain ketiga pemain ini, pada rentang 2013-2016 belum ada lagi nama-nama besar yang didatangkan. Sanchez dan Ozil pun didatangkan pada musim yang berbeda; Ozil pada 2013/2014 dan Sanchez pada 2014/2015.

Musim ini, Arsenal masih memiliki peluang untuk menambal skuatnya. The Gunners kerap kehabisan tenaga mulai pertengahan musim. Musim lalu saja, setelah berhasil menjadi juara paruh musim, mereka kehabisan bensin ketika akhir musim menjelang sehingga tidak mampu mengejar Leicester City. Ini dikarenakan banyak pemain yang mulai cedera yang tentunya mengganggu keseimbangan tim.

Akan menjadi sebuah hal yang bijak bagi seorang Wenger untuk menambal lagi skuat mereka. Dengan dana sebesar 159 juta pounds yang mereka miliki, seharusnya mereka dapat mendatangkan nama-nama yang lebih besar, selain tentunya Xhaka yang pada bursa transfer musim 2015/2016 ini menjadi nama yang menarik perhatian.

Seperti halnya saat mendatangkan Ozil dan Sanchez pada akhir-akhir bursa transfer, menarik untuk menanti sosok mana lagi yang akan didatangkan Arsenal pada akhir bursa transfer musim panas 2015/2016. Kalaupun tidak ada yang didatangkan, mungkin, seperti yang sudah dialami pada musim-musim sebelumnya, bursa transfer musim panas ini kembali tidak memancarkan kebahagiaan.

Komentar