Membandingkan Lagu Tema Piala Eropa 2016 & Copa America Centenario

Cerita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Membandingkan Lagu Tema Piala Eropa 2016 & Copa America Centenario

Pertengahan 2016 ini ada dua turnamen besar sepakbola digelar. Benua Eropa menyelenggarakan kejuaraan bersejarah Piala Eropa. Sementara musim panas yang terik di Benua Amerika akan beriringan dengan digelarnya Copa Amerika yang bahkan adalah edisi 100 tahun (Centenario). Bulan Juni hingga Juli ini seakan menjadi pesta akbar bagi seluruh penikmat olahraga kulit bundar tersebut.

Eropa dan Amerika Latin sudah lama menjadi poros kekuatan sepakbola. Maka, baik Piala Eropa 2016 mapun Copa America Centenario adalah implementasi dari kejayaan kedua benua tersebut dalam dunia sepakbola. Banyak pihak menganggap bahwa membandingkan Piala Eropa dan Copa America adalah sesuatu yang tidak sepadan. Banyak variabel yang tidak bisa dibandingkan, termasuk iklim kompetisi di Eropa yang dianggap lebih ketat persaingannya.

Namun ada satu hal yang mungkin bisa saja dibandingkan, yaitu official soundtrack kedua kompetisi. David Guetta dan Zara Larsson menjadi penyanyi untuk lagu resmi Piala Eropa edisi kali ini dengan judul “This One’s For You”. Sementara itu lagu berjudul “Superstars” akan dinyanyikan Pitbull dan Becky G sebagai lagu pengiring Copa America Centenario. Berikut komparasi antar kedua soundtrack ini.

Musik dan Lirik

Musik sudah lama dikenal memiliki pengaruh yang besar secara emosional. Musik tertentu ditambah lirik yang memang sesuai akan menjadi sesuatu yang bersifat afirmatif bagi seseorang. Ketika mendengarkan musik tertentu seseorang bisa menjadi lebih semangat dan percaya diri. Maka genre Electronic Dance Music (EDM) dipilih sebagai jenis musik dari lagu pengiring kedua turnamen karena jenis ini adalah tipe yang bisa membuat meledak dan membangkitkan semangat. Apalagi ini adalah musik pengiring turnamen sepakbola. Maka tidak mungkin jenis lagu yang dipilih adalah tipe yang mellow misalnya.

Baik lagu yang dibawakan oleh David Guetta maupun Pitbull, secara umum keduanya adalah jenis yang membuat semangat atau “pumped”. Dentuman khas jenis musik EDM membuat kedua lagu ini masuk dalam kategori yang memungkinkan siapapun mendengarnya akan bergerak bukan sekadar bersenandung. Harus diakui kalau dua lagu pengiring dari kedua kompetisi adalah tipe yang sesuai sebagai soundtrack resmi sebuah ajang sepakbola.

Keduanya memang bisa dibilang lagu yang enak didengar. Namun ada perbedaan ketika mendengarkan kedua lagu pengiring kompetisi sepakbola tersebut. Gubahan Pittbull lebih menggambarkan kesan “glorified” dan meledak-ledak. Terlihat dari lirik juga yang memakai sudut pandang orang pertama. Lagu berjudul superstars tersebut lebih mencoba menaikkan posisi dari negara-negara Benua Amerika, terdengar dari kalimat “We will be superstars” yang diulang beberapa kali. Lagu ini juga ada dipenuhi irama dengan nuansa Amerika Latin yang semakin mengentalkan lagu ini sebagai representasi kompetisi Copa America dalam bentuk musik.

Sementara itu kesan berkelas memang lebih banyak terpancar dari lagu milik David Guetta dan Zara Larsson. Meskipun ada beberapa irama yang bisa dibilang asing dalam bagian bridge lagu ini. Tetapi secara keseluruhan lagu pengiring Piala Eropa ini tipe yang nyaman di telinga banyak orang. Dan lirik dari lagu berjudul “This One’s For You” seperti menyatakan bahwa Piala Eropa bukan saja dinikmati oleh orang-orang Eropa saja, tetapi menjadi persembahan dari Eropa untuk seluruh dunia.

Penyanyi

Lagu tidak terlepas dari siapa yang menyanyikannya. Kadang ada beberapa lagu yang justru populer karena dibawakan oleh penyanyi tertentu.

Apabila berbicara popularitas. Tentu bagi kita yang berada di Indonesia, nama David Guetta lebih familiar. Lagu berjudul “Titanium” yang dibawakan Guetta bersama penyanyi Sia, menjadi salah satu lagu hits di negeri ini pada tahun 2012. Jika disodorkan antar kedua lagu tentu kebanyakan akan lebih memilih David Guetta.

Meskipun demikian nama Pittbull sangat populer di benua Amerika, rapper bernama asli Armando Christian Perez ini terkenal di seluruh penjuru benua temuan Christopher Colombus tersebut. Tidak hanya di utara, Pittbull juga sangat tersohor di bagian selatan benua Amerika bahkan di Karibia.

Zara Larsson (kiri) dan Becky G. Mana penyanyi favoritmu?

Dan yang menentukan adalah penyanyi pengiring dalam kedua lagu ini. Penyanyi asal Swedia, Zara Larsson dipilih Guetta untuk bersama-sama membawakan lagu pengiring Piala Eropa. Sementara itu Pittbull berduet dengan penyanyi debutan yang terkenal karena bermain dalam seri Empire, Becky G untuk menyanyikan soundtrack utama untuk Copa America Centenario. Terlepas bahwa kecantikan itu relatif. Baik Zara maupun Becky secara fisik seperti menggambarkan identitas benua asal masing-masing.

***

Sebenarnya masih ada satu variabel lain untuk dibandingkan yaitu video klip. Namun sayang hanya Lagu Piala Eropa saja yang mengeluarkan video klip. Jadi mana soundtrack mana yang menjadi favorit Anda?

ed: fva

Komentar