Main Tanpa Kompromi, Berikut Daftar Korban Bruno Alves

Cerita

by Billi Pasha

Billi Pasha

Selalu menganggap sepakbola dan musik adalah dua hal paling indah di dunia

Main Tanpa Kompromi, Berikut Daftar Korban Bruno Alves

Harry Kane nyaris saja mengalami luka parah jika terlambat sepersekian detik ketika berusaha mengontrol bola dengan kepalanya saat Inggris berhadapan dengan Portugal. Jika hal tersebut terjadi, pencetak gol terbanyak Liga Primer itu akan batal tampil membela Inggris di ajang Piala Eropa 2016 yang mulai digelar pada 10 Juni mendatang.

Siapa lagi kalau bukan Bruno Alves pelakunya, sang tukang jagal dari Portugal. Sebagai seorang bek tengah, Alves memang terkenal buas ketika menghadang laju pemain. Selain kuat dari segi fisik dan memiliki keunggulan di duel udara, bek berusia 34 tahun itu juga berperan sebagai eksekutor tendangan bebas.

Meski laga kemarin hanya bertajuk persahabatan, Alves tak melakukan kompromi sedikit pun. Aksi tersebut juga bukan yang pertama kalinya dilakukan olehnya, karena dalam beberapa pertandingan sebelumnya juga telah jatuh korban. Berikut merupakan daftar beberapa pemain yang pernah menjadi korbannya.

Diego Costa

Fenerbahce berhadapan dengan Chelsea di laga pramusim pada Agustus 2014. Saat itu Diego Costa yang berhasil melewati kawalan Michal Kadlec melakukan manuver di luar kotak penalti yang membahayakan gawang Volkan Demirel. Alves yang menjadi palang pintu terakhir berusaha menghentikan langkah Costa dengan tekelnya dua kakinya. Bola memang berhasil disapunya, namun benturan kaki tak terhindarkan dan membuat mantan penyerang Atletico Madrid tersebut jatuh terpelanting.

Costa yang kesal langsung berdiri dan berusaha memperingatkan Alves. Di sisi lain, wasit hanya mengeluarkan kartu kuning dan dengan segera Alves digantikan untuk menghindari aksi-aksi lainnya yang mungkin terjadi.

Blerim Džemaili

Derbi Intercontinental yang mempertemukan Fenerbahce dengan Galatasaray memang selalu panas. Hal itu semakin ditambah dengan kehadiran Alves pada laga yang berlangsung pada 18 Oktober 2014 tersebut. Kali ini Blerim Džemaili yang menjadi korban dari tendangannya. Ketika Džemaili sedang berusaha mendapatkan bola lambung, seketika Alves yang berada di belakangnya berusaha meraihnya dengan mengangkat kakinya. Namun usaha itu terlambat, sepakannya mengenai punggung dari pemain asal Swiss tersebut. Meski tidak mengakibatkan cedera, namun aksinya dinilai membahayakan. Alhasil wasit mengganjarnya dengan kartu merah atas perbuatannya tersebut.

Nuno Gomes

Kala masih membela FC Porto Alves juga menunjukan permainan kerasnya. Salah satunya adalah ketika berduel dengan Nuno Gomes pada derbi O Clássico di tahun 2005. Alves berusaha menghadang pergerakan Nuno Gomes yang berusaha melawatinya dengan menabrakan dirinya. Penyerang dengan Timnas Portugal itu pun jatuh terjerembab, beruntung tendangan susulan yang dilayangkan Alves tak sempat mengenainya. Tidak terima dengan cara Alves, Nuno Gomes langsung mendekat dan memperlihatkan amarahnya. Namun dengan cepat Alves menghardiknya dengan sundulan kepala yang membuat Nuno Gomes kembali terjatuh.

Pablo Aimar

Aksinya pada laga melawan Benfica kembali terulang, mungkin ini merupakan pertandingan paling kotor yang pernah dimainkannya. Panasnya tensi di laga tersebut serta ketinggalan dua gol lebih dulu membuat Alves bermain buas. Terhitung Óscar Cardozo, Carlos Martins, dan Pablo Aimar, menjadi objek penderita baginya. Namun nama terakhir merupakan yang terparah, pasalnya hampir menyulut perkelahian pemain antar tim.

Alves yang berniat memotong umpan terobosan kepada Aimar, membuang bola tersebut sambil mengayunkan badan dan kakinya ke arah mantan pemain Valencia tersebut. Tak hanya sampai di situ, setelah keduanya terjatuh, Alves melayangkan kakinya ke pinggang Aimar. Sontak aksi tersebut memicu amarah Aimar yang disusul dengan beberapa rekan setimnya.

Jorge Gonçalves

Alves melakukan aksi tidak masuk akal saat Porto berhadapan Leixões SC. Jorge Gonçalves yang merupakan salah satu penggawa tim kecil asal kota Matosinhos yang menjadi korban. Alves sebenarnya lebih berpotensi untuk bisa mendapatkan bola lambung tersebut. Namun dengan "cerdiknya", ia melompat lebih dahulu sambil menjejakkan kakinya ke punggung bagian atas Gonçalves yang membuatnya jatuh kesakitan.

Alfredo Kulembe Ribeiro (Fredy)

Duel udara merupakan salah satu momentum yang tepat untuk melakukan aksinya. Seperti saat menghadapi Belenenses di ajang domestik. Kronologi kejadian hampir mirip dengan yang dilakukakannya terhadap Gonçalves. Ketika hendak melompat untuk menyundul bola, dengkul Alves membentur tengkuk kepala Fredy. Tanpa rasa bersalah sedikit pun, ia pergi meninggalkan pemain asal yang melakukan protes atas aksi tersebut.

***

Piala Eropa 2016 akan segera berlangsung. Mungkinkah Alves akan kembali merenggut korban?

Foto: Webaslan, apitobenjese, wikimedia

ed: fva

Komentar