Parade Lima Gol Terbaik Babak Penyisihan Piala Bhayangkara 2016

Cerita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Parade Lima Gol Terbaik Babak Penyisihan Piala Bhayangkara 2016

Piala Bhayangkara 2016 sudah menyelesaikan fase penyisihan dan akan berlanjut babak semifinal. Sebanyak empat tim sudah lolos, dan akan kembali bertarung di tanggal akhir bulan Maret nanti untuk memperebutkan dua tempat di pertandingan final turnamen pada 3 April. Partai puncak sendiri akan diselenggarakan di stadion kebanggan, Gelora Bung Karno.

Dari total 32 pertandingan yang digelar sepanjang babak penyisihan di dua tempat yaitu Bandung, dan Bali. Banyak sekali aksi yang dipertontonkan oleh pemain-pemain berkelas di kancah sepakbola Indonesia. Lesakan gol tentunya menjadi yang paling menarik perhatian. Beberapa dilakukan dengan cara yang spektakuler, dan tidak biasa. Dari 41 gol yang terjadi sepanjang babak grup, berikut lima yang terbaik diantaranya.

Fadil Sausu vs Arema

Fadil Sausu menjadi pemain senior lokal diantara penggawa-penggawa muda Bali United. Pengalamannya bermain di tim-tim besar juga sangat berpengaruh. Salah satunya ketika berhadapan dengan Arema. Tendangan voli Fadil sempat membuat tim berjuluk serdadu tridatu memperkecil keadaan setelah tertinggal 2-0. Sayangnya hingga pertandingan berakhir Fadil dan kawan-kawan gagal menyamkan kedudukan.

Hargianto vs Persipura Jayapura

Menjadi salah satu paket pemain muda yang bergabung dengan PS Polri. Hargianto tampak tidak canggung ketika harus bermain dengan para pemain yang lebih senior, termasuk pada laga melawan Persipura Jayapura. Meskipun disana sudah ada eksekutor handal seperti Robertino Pugliara ataupun bek Fabiano Beltrame, Hargianto tidak ragu untuk mengambil tendangan bebas. Hasilnya sebuah bola melengkung yang menghujam gawang Persipura yang dikawal Ferdiansyah.

Atep vs PS TNI

Pembuktian lain dari Lord Atep. Disoraki hampir sepanjang laga karena menunjukan peforma minor, Atep kemudian justru keluar sebagai pahlawan. Di laga sulit melawan PS TNI, Atep mencetak gol sensasional.  Menerima sodoran dari Taufik, Kapten tim Persib tersebut melepaskan sebuah tendangan keras dari jarak sekitar 25 meter. Gol ini juga mengunci kemenangan tim sekaligus memastik tim berjuluk Maung Bandung lolos ke babak semifinal.

Gede Sukadana vs Persija Jakarta

Bisa jadi Gede Sukadana memang ditakdirkan untuk segera pulang ke Bali. Sejak didaratkan dari Arema pasca Piala Jenderal Sudirman, Sukadana kemudian menjadi motor serangan tim berjulik Serdadu Tridatu tersebut. Pelatih Indra Sjafrie membuat permainan Sukadana menjadi lebih menyerang kedepan, dan dalam beberapa kesempatan ia diperbolehkan untuk melakukan tembakan langsung dari jarak jauh.

Termasuk yang terjadi pada laga melawan Persija Jakarta. Setelah mencuri bola dari lawan, Pemain Bali United kemudian menyodorkan bola kepada Sukadana. Alih-alih memberikan operan kepada para pemain yang sudah menunggu di lini depan. Sukadana justru melepaskan sebuah tembakan keras yang menghujam gawang Persija yang dikawal Andritany Ardhiyasa.

Ichsan Kurniawan vs Mitra Kukar

Mungkin masih terlalu dini, tetapi Ichsan adalah pesaing kuat untuk gelar pemain muda terbaik turnamen. Meskipun masih berusia muda, ia tidak canggung ketika harus bermain bersama para pemain yang lebih senior. Termasuk ketika bertandem di lini tengah dengan gelandang asing Yu Hyun Koo.

Salah satu bukti dari kualitas gelandang berusia 20 tahun ini adalah gol yang disarangkannya ke gawang Mitra Kukar. Sebuah intuisi yang hebatnya dimiliki oleh seorang pemain muda. Ia tidak ragu untuk melepaskan sebuah tendangan dari jarak yang sangat jauh. Teknik menendang melalui kaki luar juga semakin membuat gol ini menjadi sangat spesial.

Menurut kalian mana yang terbaik? Atau kalian punya pilihan sendiri?

Komentar