"Tanpa Cruyff, Tim Saya Tidak Ada"

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

"Tanpa Cruyff, Tim Saya Tidak Ada"

Johan Cruyff telah wafat. Namun kenangan tentangnya tinggal dan membekas. Begitu juga dengan semua yang ia tinggalkan di dunia semasa hidupnya. Rinus Michels yang menyandang status legenda karena keberhasilannya sebagai pelatih kepala mengaku tak mampu melakukannya tanpa Cruyff. Pep Guardiola sang pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona dengan rendah hati berkata ia hanya meneruskan pekerjaan Cruyff. Lawan yang dipermalukan olehnya pun malah merasa bangga.

Berikut adalah kumpulan kutipan tentang Cruyff.

Eric Cantona: â??Ia ada di jantung revolusi dengan caranya bermain sepakbola. Ajax mengubah sepakbola dan ialah pemimpin dari itu semua. Jika ia mau, ia bisa menjadi pemain terbaik di posisi mana pun di lapangan.â?

Pep Guardiola: â??Johan Cruyff mengecat kapel, dan pelatih-pelatih Barcelona setelahnya hanya memulihkan atau memperbaikinya.â?

David Winner, penulis Brilliant Orange: â??Phytagoras yang mengenakan sepatu. Hanya sedikit yang mampu menampilkan, baik secara fisik dan mental, kontrol yang sangat mempesona dalam sebuah pertandingan dari satu kotak penalti ke kotak penalti lainnya.â?

Frank Rijkaard: â??Ia seperti ayah baptis sepakbola Belanda.â?

Franz Beckenbauer: â??Ia jelas sekali adalah pemain terbaik yang pernah dilahirkan Eropa.â?

Miguel Ángel Nadal: â??Cruyff menerapkan kembali konsep sepakbola di negara ini.â?

Jan Olsson, pemain belakang Swedia yang dikelabui oleh Cruyff dengan putaran Cruyff di Piala Dunia 1974: â??Momen paling membanggakan dalam karirku. Aku pikir aku sudah pasti akan mampu merebut bola, namun ia mengelabuiku. Aku tidak merasa dipermalukan. Aku memang tidak mampu merebut bola darinya. Cruyff adalah seorang jenius.â?

Joan Laporta, Presiden Barcelona 2003-2010: â??Sebagai pemain ia mengubah sepakbola menjadi seni. Johan datang dan merevolusi segalanya. Barca era modern dimulai olehnya, ialah ekspresi identitas kami, ia membawa kepada kami cara bermain sepakbola yang kami cintai.â?

Jürgen Klinsmann: â??Barcelona tidak lahir dalam beberapa tahun terakhir. Barcelona, dan gaya bermainnya sekarang, lahir di awal 90-an lewat Johan Cruyff. Dua puluh tahun setelah momen tersebut kita semua menyaksikan dan terkagum-kagum terhadapnya.

Rinus Michels: â??Tanpa Cruyff, tim saya tidak ada.â?

Komentar