Membandingkan Dele Alli dengan Scholes, Gerrard, dan Lampard di Usia 20 Tahun

Cerita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Membandingkan Dele Alli dengan Scholes, Gerrard, dan Lampard di Usia 20 Tahun

Dele Alli masih berusia 20 tahun. Namun, ia sudah mencetak gol dalam debutnya bersama kesebelasan negara Inggris. Ia pun tampil cemerlang bersama Tottenham Hotspur. Dele Alli menjadi bakat Inggris terbaru yang menjanjikan sesuatu yang lebih hebat di masa mendatang.

Sudah menjadi bagian dari Tottenham sejak Januari tahun 2015 lalu, Alli tetap bertahan di MK Dons hingga musim usai sebagai bagian dari kesepakatan kepindahannya ke klub asal London utara tersebut. Bukan hanya berhasil membawa MK Dons promosi dari League One, divisi ketiga sepakbola Inggris. Alli juga dinobatkan sebagai pemain muda terbaik kompetisi sekaligus terpilih dalam sebelas pemain terbaik League One musim 2014/2015.

Musim perdananya di kompetisi tertinggi Liga Primer sejauh ini berjalan luar biasa. Alli menjadi pemain berusia di bawah 21 tahun yang paling banyak menit bermainnya sekaligus menjadi yang paling sering mencetak gol ke gawang lawan. Alli sudah mengemas lima gol sejauh ini.

Sama seperti kasus-kasus sebelumnya ketika pesepakbola muda Inggris mendapatkan perhatian yang luar biasa, Alli juga mendapatkan perlakuan serupa, ia digadang-gadang akan membawa sepakbola Inggris ke arah yang lebih baik.

Dengan peforma luar biasa Alli saat ini, ia dibandingkan dengan tiga gelandang Inggris lain dari generasi yang disebut-sebut sebagai generasi emas Inggris yaitu Paul Scholes, Steven Gerrard dan Frank Lampard. Bagaimana kiprah Scholes, Gerrard dan Lampard ketika mereka berusia sama dengan Alli ?

Paul Scholes di Usia 20 tahun ( Penampilan di Liga Inggris: 17, Gol: 5)

Scholes menjadi pemain keempat dari generasi “Class of 92” yang promosi ke tim utama Manchester United. Setelah dikontrak secara profesional pada 1993 semusim kemudian, Scholes mulai menjadi bagian dari tim utama “Setan Merah". Pertandingan pertamanya pada musim 1994/1995 berakhir sukses. Scholes membayar kepercayaan manajer Sir Alex dengan memborong dua gol kemenangan United di Piala Liga melawan Port Vale pada September 1994.

Sebanyak 17 pertandingan Scholes bermain untuk tim utama United pada musim itu di Liga Inggris, dan mencetak lima gol.  Sayang peforma Scholes hanya mampu membuat United menjadi runner-up liga dan Piala FA.

Scholes saat itu kesulitan menembus tim utama United karena di posisi gelandang sudah ada nama-nama yang lebih senior seperti Mark Hughes dan Paul Ince. Salah satu alasan mengapa Sir Alex melepas dua pemain senior tersebut semusim kemudian adalah untuk memberikan tempat bagi Scholes di skuat utama United.

Steven Gerrard di Usia 20 tahun (Penampilan di Liga Inggris: 29, Gol: 1)

Tampil memuaskan saat menggantikan peran kapten Jamie Redknapp yang cedera pada pertengahan musim sebelumnya. Gerrard kemudian bermain reguler dan berpasangan dengan Redknapp di lini tengah Liverpool pada musim 1999/2000.

Banyak kejadian menarik dalam musim kedua Gerrard bersama Liverpool tersebut, mulai dari kartu merah yang ia terima di Derby Merseyside karena mengganjal keras Kevin Campbell, kemudian komplain yang ia berikan karena ditempatkan lebih dalam padahal ia lebih senang diposisikan lebih menyerang, hingga permasalahan tulang punggung yang juga membuat Gerrard urung dipanggil memperkuat tim nasional Inggris di Piala Eropa 2000.

Gol perdana Gerrard di tim senior juga terjadi pada usianya yang ke-20 Ia mencetak satu dari empat gol kemenangan The Reds saat menghajar Sheffield Wednesday di Liga Primer pada 5 Desember 1999. Musim tersebut Liverpool bercokol di peringkat keempat klasemen akhir dan tersingkir dari babak keempat Piala FA.

Semusim kemudian kita tahu bahwa akhirnya Gerrard menjadi bagian sejarah Liverpool yang memenangi tiga gelar sekaligus, yaitu Piala FA, Piala Liga, dan Piala UEFA.

Frank Lampard di Usia 20 tahun (Penampilan di Liga Inggris: 31 gol: 5)

Sempat menjadi polemik karena promosinya Lampard ke tim utama West Ham kala itu disebut-sebut merupakan campur tangan sang ayah, Frank Lampard Sr. Yang kala itu merupakan asisten pelatih klub berjuluk The Hammers tersebut.

Frank Lampard ketika masih membela West Ham United
Frank Lampard ketika masih membela West Ham United

Namun Lampard membuktikan diri bahwa dirinya memang pemain yang berkualitas. Menjalani musim ketiganya bersama West Ham, Lampard bermain sebanyak 42 pertandingan di seluruh kompetisi dan berhasil mencetak sembilan gol. Musim itu juga Lampard membawa West Ham ke fase perempat final Piala Liga Inggris.

Dan di umur ini jugalah Lampard mencetak gol perdananya di Liga Inggris, yaitu saat West Ham berhadapan dengan Barnsley. Lesakan Lampard saat itu sekaligus menjadi gol kemenangan West Ham dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut.

***


Dengan musim yang masih sangat panjang, Alli memang memiliki kesempatan untuk melewat raihan dari senior-seniornya tersebut. Raihan gol yang Alli sudah ciptakan saat ini adalah jumlah total gol yang dibuat Lampard dan Scholes di Liga Inggris ketika usia mereka mencapai 20 tahun, dan banyak kemungkinan Alli bisa menambah pundi-pundi golnya tersebut.

Yang pasti harapan besarnya adalah agar Alli tidak justru melempem di masa mendatang seperti yang terjadi kepada kebanyakan pemain-pemain muda Inggris.

Sumber : BBC, Daily Mail

Foto : The Guardian, GettyImages

Komentar