Tinjauan Paruh Musim Ligue 1 2015/16

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Tinjauan Paruh Musim Ligue 1 2015/16

Pemain Terbaik: Michy Batshuayi

Banyak nama, sebenarnya, yang pantas menjadi penerima status pemain terbaik putaran pertama Ligue 1 musim ini. Ludovic Butelle karena penampilan gemilangnya menggagalkan peluang-peluang lawan, Benjamin Moukandjo karena ketajamannya sebagai juru gedor Lorient, Wahbi Khazri untuk kreativitasnya di lini tengah Girondins de Bordeaux, atau Zlatan Ibrahimovi? karena ia Zlatan Ibrahimovi?. Namun jika ukurannya adalah persentase keterlibatan dalam gol-gol kesebelasan, Michy Batshuayi tidak memiliki lawan.

Kesebelasan mana pun tentunya akan lebih suka memiliki penyerang yang, selain dapat diandalkan untuk mencetak gol, juga bisa menjadi penyuplai umpan-umpan matang untuk rekan-rekannya. Ibrahimovi? bisa melakukannya. Jumlah golnya terbanyak di antara semua pemain Ligue 1; 14 gol. Jumlah assist-nya, enam, lebih banyak dari Batshuayi (lima) atau Moukandjo (dua).

Namun total keterlibatan langsung dalam 2o gol PSG hanya membuat Ibrahimovi? memberi sumbangan langsung sebanyak 41,67% dari seluruh gol Ligue 1 PSG musim ini. Jumlah tersebut masih kalah besar ketimbang Moukandjo (48,14%). Dibandinkan dengan Batshuayi, jumlah tersebut semakin terlihat kecil. Dengan sebelas gol dan lima assist, Batshuayi adalah penyumbang terbesar terhadap produktivitas Olympique de Marseille dengan persentase sebesar 57,4%.

Persentase jelas hanya angka. Keberadaan Batshuayi di kesebelasan utama jauh lebih penting dari itu. Kehadirannya membuat Marseille tidak perlu lagi mencari pengganti untuk Andre-Pierre Gignac yang telah pergi.

Best Eleven  

Kevin Trapp tampil sangat baik di musim pertamanya bersama Paris Saint-Germain. Namun (tanpa mengecilkan kualitas Trapp) ia banyak terbantu oleh pertahanan kelas satu lini belakang PSG. Ludovic Butelle tidak selalu mendapat kemudahan itu karena ia “hanya” penjaga gawang Angers SCO.

Kualitas kepemimpinan dan permainan Thiago Silva – baik di Paris Saint-Germain auat bersama tim nasional – yang sudah terbukti tidak bisa tidak membawanya masuk ke dalam best eleven ini. Berpasangan dengannya adalah bek tengah Anger SCO, Romain Thomas, yang memiliki kebiasaan mengamati dan mencatat permainan lawan yang akan ia hadapi. Thomas adalah seorang bek tengah pekerja keras yang cerdas dan memperhatikan detil.

Serge Aurier (PSG) mendapat satu tempat di sisi kanan pertahanan best eleven karena ia adalah gabungan kecepatan dan kekuatan. Menyerang atau bertahan, ia bukan lawan yang mudah bagi lawan. Di sisi yang berseberangan ada Ricardo Pereira, pemain pinjaman OGC Nice dari FC Porto. Pereira yang sudah mencetak tiga assist dalam sebelas pertandingan musim ini dapat menyerang dan bertahan sama baiknya. Ia menorehkan catatan 4,2 tackle dan 3,3 interception per pertandingan.

Bermain sebagai poros ganda adalah Wahbi Khazri (Girondins de Bordeaux) dan Cheikh Ndoye (Angers SCO), dua gelandang yang memiliki gaya bermain berbeda. Khazri adalah pemain kreatif yang telah menciptakan 46 peluang dalam 19 pertandingan sementara Ndoye adalah teror di dalam kotak penalti lawan. Walau bermain sebagai gelandang ia adalah sasaran umpan silang para pemain Angers. Sepanjang musim ini ia telah mencetak lima gol.

Hatem Ben Arfa telah bangkit dari keterpurukannya sehingga pantas berada di sini. Kelebihan berat badan yang menjadi masalahnya semasa di Inggris tak lagi terlihat saat ini. Malah, dengan hilangnya masalah tersebut, Ben Arfa menjadi masalah bagi lini belakang lawan. Namun ia bermain di sisi kanan serangan karena di posisi favoritnya ada Zlatan Ibrahimovi?. Melengkapi susunan tiga pemain di belakang penyerang adalah Ángel Di María yang sudah mencetak enam gol dan sembilan assist musim ini.

Peran ujung tombak dipercayakan kepada Michy Batshuayi. Dengan kemampuan menahan bola yang baik, Batshuayi dapat menjaga penguasaan bola sembari memberi ruang dan peluang kepada para pemain lain. Tugasnya tidak hanya mencetak gol.

cats

Komentar