Pirlo: Ketika Pep Menginginkanku, Aku Masih Ingin Bermain Playstation Bersama Nesta

Cerita

by redaksi

Pirlo: Ketika Pep Menginginkanku, Aku Masih Ingin Bermain Playstation Bersama Nesta

"Kau harus datang ke sini, Andrea. Saya selalu menyukai Anda sebagai pemain. Saya ingin melatih Anda," ujar Pep Guardiola menggoda Pirlo agar mau bergabung dengan Barcelona.

Gelaran Joan Gamper Trophy pada tahun 2010 memang bukan gelaran biasa. Selain mempertemukan Barcelona dan AC Milan di partai final, ternyata gelaran itu juga dijadikan ajang lobi-lobi Pep Guardiola untuk memboyong Pirlo ke Camp Nou.

Dalam autobiografinya Pirlo menyatakan, bahwa dirinya pernah diundang secara khusus oleh Pep Guardiola. Mereka berbicara empat mata dalam suatu ruangan, di sela-sela turnamen Joan Gamper yang diselenggarakan di Camp Nou.

Dalam pertemuan itu, Pep mengungkapkan panjang lebar tentang keinginannya untuk memboyong gelandang elegan yang saat itu masih membela Milan. Kala itu, Guardiola mempresentasikan keiinginannya itu secara gamblang. Meskipun Barca sudah punya gelandang macam Xavi, Iniesta, ataupun Busquet, namun pemain yang sebenarnya paling dibutuhkan Blaurganna adalah Pirlo.

"Meskipun Milan telah berkata 'tidak' untuk tawaran kami saat ini, tapi kami tidak menyerah. Mari kita lihat apa yang terjadi kedepan. Dan saya harap, kita akan berbicara lagi setelah ini. Jika Anda hendak kembali ke Milan, berhati-hatilah dalam perjalanan Anda, dan saya harap Anda tidak berlama-lama di Milan," ujar Pep mencoba menutup presentasi menyoal keinginannya itu.

Setelah pertemuan itu, Pirlo mengaku seperti orang linglung. Sebenarnya ia juga ingin dilatih oleh Pep, menurutnya, Guardiola bukanlah sekedar pelatih, tetapi juga seorang filsuf. Siapa saja pasti ingin dilatih oleh pelatih didikan La Masia itu.

Namun pada akhirnya, Pirlo urung memberi jawaban pada Pep. Lantaran saat itu, ia masih menikmati kebersamaannya dengan Il Diavolo Rosso. Menurut Andrea, bisa bermain dengan Ronaldinho di San Siro ataupun bisa bermain Playstation dengan Alesandro Nesta di waktu lengang, adalah suatu kenikmatan tiada duanya.

Memang, pada akhirnya Pirlo hengkang juga. Namun bukan ke Barcelona, tetapi ke Turin. Bergabung bersama Juventus dengan status bebas transfer.

(mul)

Komentar