Kesebelasan FC Andorra sebagai Antitesis dari Kesebelasan UE Bossost

Cerita

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Kesebelasan FC Andorra sebagai Antitesis dari Kesebelasan UE Bossost

Beberapa pekan yang lalu, saya mencoba menceritakan tentang satu-satunya kesebelasan Spanyol yang bermain di Liga Prancis. Kesebelasan tersebut adalah UE Bossost yang bernaung di utara daerah Katalunya, Spanyol. Meski hanya kesebelasan amatir yang dilatarbelakangi dengan faktor hambatan geografis dan biaya yang menjadi alasan mereka membelot ke Perancis, namun sampai saat ini, mereka masih enggan untuk kembali bermain di liga regional daerah Katalunya, Spanyol.

Namun terbalik dengan keadaan kesebelasan UE Bossosts yang enggan bermain di kompetisi Spanyol dan tetap memilih untuk bermain di Ligue Haute Garonne Comminges (salah satu liga amatir Prancis), kesebelasan yang ini malah bisa dibilang “keenakan” untuk bermain di kompetisi Spanyol, tepatnya di Primera Divisio Catalana (salah satu liga regional Katalunya).

Kesebelasan ini adalah Futbol Club Andorra atau lebih dikenal dengan FC Andorra yang bermukim di negara tetangga Spanyol yaitu Andorra. Sekilas, keseblasan FC Andorra terdengar seperti mewakili negaranya yang kawasannya tak lebih luas dari Jakarta ini. Namun jika menelusuri lebih jauh, negara Andorra juga memiliki kesebelasan lain di luar FC Andorra bahkan sudah memiliki piramida kompetisi sendiri.

Sejak bergulirnya Liga Nacional de Futbol pada tahun 1995 lalu atau tepat setahun setalah federasi sepakbola mereka terbentuk pada 1994, tercatat terdapat delapan kesebelasan yang bertanding di divisi satu dan 14 kesebelasan yang bertanding di divisi dua.

Meski sudah memiliki kompetisi lokal sendiri, FC Andorra tetap saja enggan untuk berlaga di sana. Wajar saja, mereka sudah berkompetisi di Spanyol sejak tahun 1948 lalu dan memiliki hak khusus dari pemerintahan Spanyol lewat undang-undang keolahragaan yang menyatakan bahwa FC Andorra merupakan satu-satunya negara tetangga yang diperbolehkan berkompetisi di Spanyol.

Baca Juga: "UE Bossost, Kesebelasan Katalunya yang Bermain di Perancis"

Bagaimanapun, FC Andorra bukanlah tim yang bergelimang prestasi dan ketenaran. Untuk tenar di Katalunya saja mereka sulit apalagi tenar di seantero dunia. Mungkin satu-satunya alasan mereka bisa menjadi terkenal adalah statusnya sebagai kesebelasan yang “numpang” berkompetisi di Spanyol.

Namun meski begitu, FC Andorra bukannya tak pernah membuat heboh media massa. Kesebelasan macam Barcelona dan Espanyol pernah mereka hempaskan dalam kompetisi bertajuk Copa Catalunya di musim 1993-94 lalu.

FC Andorra menghentikan langkah Barca dalam babak semi-final kompetisi tersebut dengan agregat skor 2-1. Kemenangan tersebut mengantarkan mereka ke babak final dengan menghadapi tetangga dari FC Barcelona yaitu RCD Espanyol. Meski sempat bertarung tanpa gol di waktu normal, FC Andorra akhirnya meraih trofi pertama dan satu-satunya dalam sejarah mereka dengan menaklukkan Los Periquitos -julukan dari Espanyol- dengan skor 4-2 di babak adu penalti.

Di level liga, kesebelasan kurcaci yang berjuluk Els Tricolors tersebut pernah bermain di divisi Segunda B (divisi tiga) liga Spanyol dari tahun 1987 hingga 1998. Ini merupakan prestasi terbaik mereka selama mereka berkiprah dalam kompetisi liga sepakbola Spanyol.

Kini mereka menjalani musim baru (2015-16) dengan penuh optimis dan masih berharap untuk bersaing demi mendapatkan jatah promosi ke divisi Tercera. Namun, hasil dua kali menang, dua kali imbang dan menelan tiga kali kekalahan sampai tulisan ini di muat tampaknya berpotensi menyulitkan langkah keseblasan yang berjuluk Els Tricolors tersebut untuk bersaing menuju promosi. Sudah bertahan di divisi utama Katalunya saja sudah cukup baik.

Mereka juga berencana memindahkan homebase FC Andorra yang biasanya bertanding di Stadion Nacional menuju lapangan Borda Mateu yang tak jauh dari situ. Lapangan Borda Mateu ini adalah salah satu fasilitas yang baru saja diresmikan oleh Federasi Sepakbola Andorra.

Baca juga: "Fakta Unik Andorra, Negara Peserta Kualifikasi Euro 2016"

“Aku sudah mengambil keputusan bahwa tim ini kan bermain di lapangan Borda Mateu. Ukuran luas lapangan yang sama persis dengan lapangan Nacional membuat para pemain merasa nyaman. Aku pikir semua akan berjalan baik-baik saja,” ungkap Justo Roiz seperti dilansir laman Bondia.

Dengan peningkatan fasilitas sepakbola ini, diharapkan FC Andorra yang berkompetisi di Spanyol mampu mencetak pemain-pemain yang berkualitas untuk tim nasional mereka.

Ini juga menjadi keuntungan tersendiri bagi tim nasional karena nantinya akan diisi oleh pemain berpengalaman yang mampu menghadirkan atmosfir lebih kompetitif apalagi jika mereka mampu menanjak ke kompetisi divisi Tercera, Segunda B atau divisi Segunda A di masa yang akan datang.

Sumber gambar: Golcat

Komentar