Kado Valentine dari Bundesliga

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Kado Valentine dari Bundesliga

Katanya, orang-orang Amerika Serikat lebih menyukai bola basket ketimbang soccer karena mereka memiliki kecenderungan menyukai olah raga yang memiliki skor besar. Well, jika memang demikian adanya, orang-orang Amerika Serikat mungkin harus mulai menonton Fussball.

Sepakbola dengan jumlah gol banyak tak pernah gagal memanjakan para penikmatnya. Dan itulah yang tersaji di 1. Bundesliga (divisi tertinggi liga sepakbola Jerman). Enam pertandingan yang digelar pada hari Valentine benar-benar membuat para penikmatnya merasa dimanjakan dan terhibur. Secara keseluruhan, di hari itu, 27 gol tercipta. Ya, 27 gol dari enam pertandingan.

Pertandingan antara Bayer Leverkusen dan VfL Wolfsburg menjadi penyumbang gol terbanyak. Sembilan gol tercipta dalam satu pertandingan saja. Sementara Leverkusen dan Wolfsburg “bekerja sama” untuk menyajikan sembilan gol, FC Bayern München hanya perlu bekerja sendiri untuk mencetak jumlah yang nyaris sama.

Menjamu Hamburger SV di Allianz Arena, Bayern berpesta. Inilah daftar nama pencetak gol Bayern di hari Valentine tahun ini: Thomas Müller, Mario Götze, Arjen Robben, Arjen Robben (lagi), Thomas Müller, Robert Lewandowski, Franck Ribéry, dan Mario Götze. .Ya, delapan gol mereka cetak ke gawang Hamburg.

Di Rhein-Neckar-Arena, kandang TSG Hoffenheim, tiga gol tercipta. Pada pertandingan antara SV Werder Bremen dan FC Augsburg, lima gol tersaji dari pertandingan yang dimenangi tuan rumah dengan skor 3-2. Hanya pertandingan antara Eintracht Frankfurt dan FC Schalke 04 serta Borussia Mönchengladbach dan FC Köln yang berakhir dengan gol tungal; gol tunggal yang tercipta di ujung laga dan karenanya menghadirkan drama.

Saat kebanyakan orang berpikir dan mulai mencoba menerima fakta bahwa mereka tak akan melihat gol di pertandingan yang mereka saksikan, Granit Xhaka muncul sebagai pemecah kebuntuan. Pada menit ke-91, ia memastikan kemenangan kesebelasannya. Selain di Stadion Im Borussia-Park, gol penentu kemenangan di di penghujung pertandingan juga tercipta di dua laga lainnya.

Pada pertandingan antara Hoffenheim dan VfB Stuttgart, Sebastian Rudy memastikan bahwa Stuttgart pulang dengan tangan hampa dari kunjungan mereka ke Hoffenheim, lewat sebuah gol pada menit ke-92. Hoffenheim 2-1 Stuttgart.

Di BayArena, Bas Dost mencetak gol keempatnya pada menit ke-93. Ia, karenanya, memastikan kemenangan tandang Wolfsburg dengan skor 5-4. Tak hanya itu, gol tersebut juga membuat Dost pantas dinyatakan sebagai pemain terbaik di hari Valentine tahun ini.

Sedikit catatan dari pertandingan antara Leverkusen dan Wolfsburg: walaupun diwarnai sembilan gol, hanya ada empat nama pencetak gol di pertandingan ini. Tuan rumah diwakili oleh Son Heung-min dan Karim Bellarabi, sedangkan kesebelasan tamu mendapatkan gol-gol mereka dari Dost dan Naldo. Bellarabi dan Naldo masing-masing mencetak satu gol, menjadi pelengkap dari rekan mereka masing-masing yang mencetak tiga gol (Son) dan empat gol (Dost).

Tanpa gol keempat Dost, Wolfsburg tak akan meraih kemenangan dari pertandingan yang, tak hanya diwarnai banyak gol, juga dramatis. Tanpa gol keempatnya, Dost akan tak akan dikenang sebagai yang terbaik dari pertandingan ini. Karenanya, Dost bolehlah disebut sebagai individu Bundesliga paling bersinar di hari Valentine tahun ini.

Komentar