Walking Football: Sebab Main Bola Bisa Dinikmati dengan Jalan Kaki

Cerita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Walking Football: Sebab Main Bola Bisa Dinikmati dengan Jalan Kaki

Apalah arti Theo Walcott tanpa kecepatan. Namun, keindahan sepakbola tak akan pernah pudar walau secara lambat diperagakan. Pada 2011,  komunitas kesebelasan Chesterfield merancang pertandingan sepakbola berjalan atau “walking football”.

Walking Football pada dasarnya diperkenalkan untuk mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Keterbatasan fisik membuat mereka tidak bisa bergerak lebih cepat, dan lebih leluasa dibanding saat masih muda dulu.

Ini yang membuat Chesterfield mengundang pensiunan yang berusia di atas 60 tahun, untuk turut serta dalam Walking Football yang kala itu digelar di Queens Park Sports Centre, Inggris. Sebanyak 24 pria usia lanjut berpartisipasi dalam kegiatan yang tidak dipungut biaya ini. Peraturannya sama seperti di sepakbola, bedanya, mereka tidak bolah berlari, sprint, tapi hanya berjalan.

Sejak saat itu, Walking Football menjadi ramai dibicarakan dan dimainkan meskipun tidak ada aturan baku yang mengaturnya. Satu tim biasanya berisi lima orang. Gawang yang digunakan biasanya hanya setinggi satu meter. Walking football pun bisa dimainkan di dalam maupun di luar ruangan.

Beberapa dewan kota di Inggris turut mendukung kegiatan ini. Juli tahun lalu, Dewan Kota Havant Borough menggelar Walking Football bagi pria berusia 50 tahun ke atas. Mereka dengan tegas mendukung program olahraga agar masyarakat lebih sehat dan bugar.

Pertandingan lima lawan lima dipilih karena pria berusia lanjut sulit untuk menyamai tempo dan atmosfer pertandingan 11 lawan 11. Anggota Dewan Kota Havant, Yvonne Weeks, mengatakan tujuan dari walking football adalah untuk membantu masyarakat agar melanjutkan gaya hidup yang aktif. “Terutama bagi mereka yang menderita cedera untuk terus bermain,” kata Yvonne kepada Portsmouth.co.uk.

Walking Football merupakan bagian dari proyek kesehatan masyarakat Dewan Kota Merseyside. Tujuannya tetap sama seperti yang dilakukan Havant. Mereka ingin masyarakat tetap sehat dan menjalani gaya hidup yang aktif .

Penelitian yang dilakukan Healthday menunjukkan bahwa olahraga dapat memperpanjang usia harapan hidup terutama untuk para penderita penyakit ginjal. Aktivitas fisik dapat membentuk massa otot yang dimiliki. Membangun massa otot penting dalam mengurangi risiko metabolik.

Penelitian dari Universita California menyebutkan bahwa kematian merupakan salah satu dampak dari obesitas. Bergerak membuat massa otot tubuh terbentuk. Semakin besar massa otot, semakin rendah risiko kematian.

Pemerintah kota di Inggris menyadari benar hal ini. Mereka menjadikan kegiatan yang dianggap sederhana (bergerak) sebagai program kesehatan kota.

Bagaimana dengan pemangku kebijakan di daerah Anda? Pernahkah kegiatan serupa diadakan?

Sumber gambar: stct.co.uk



Baca juga:

Ketika Usia Bukan Halangan untuk Mencintai Sepakbola

Komentar