Hanya Zlatan yang Punya Percaya Diri Macam Ini

Cerita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Hanya Zlatan yang Punya Percaya Diri Macam Ini

Paris Saint-Germain menang 1-0 atas Saint Etienne pada Minggu (25/1) lalu. Namun, bukan kemenangan itu yang mencuri perhatian, tapi kelakuan (lagi-lagi) Zlatan Ibrahimovic di atas lapangan. Kali ini, korbannya adalah Paul Baysse.

“Siapa yang tidak kenal Zlatan?” Ya, itu adalah pertanyaan yang semestinya tak perlu dijawab, dan hal itu melekat dalam otak Zlatan. Kali ini, ia melakukan psy war teknik tinggi yang bahkan Lionel Messi ataupun Cristiano Ronaldo tak mampu melakukannya.

Ceritanya begini. Pemain St. Etienne, Romain Hamouma dijatuhkan oleh Zlatan. Wasit pun memberikan kartu kuning atas pelanggaran tersebut. Setelah memberikan kartu, tiba-tiba saja bek St. Etienne Paul Baysse mendekat ke arah Zlatan. Ia berargumen kalau itu bukanlah pelanggaran yang mesti dilakukan.

Seperti biasa, dengan wajah yang sedang malas menanggapi argumen tersebut, Zlatan malah bertanya, “Siapa kamu?” sembari mengecek nama yang tertera di belakang jersey Baysse. Tidak terima, Baysse pun membalas dengan mencoba mengecek nama di jersey belakang Zlatan. Namun, dengan cepat Zlatan berbalik dan menghindari Baysse.

Kontan saja kejadian yang terekam kamera tersebut menjadi bahan perbincangan. Bagaimana Zlatan memainkan peran angkuhnya, lalu berubah menjadi humanis saat memeluk rekan Baysse, Joel Tsafack Nguemo, setelah kejadian tersebut sembari tersenyum.

Ya, hanya Zlatan yang bisa melakukan aksi tersebut. Bayangkan jika Messi atau Ronaldo yang melakukannya, akan bertambah berapa banyak orang yang tak suka kepada mereka. Namun, Zlatan berbeda. Kita semua tahu, ia secara meyakinkan tengah memainkan peran dan menjadikan sepakbola sebagai hiburan.


Oh, aku Zlatan! (Sumber: telegraph.co.uk)



Sumber cerita dan sumber gambar: sportskeeda.com, telegraph.co.uk

Baca juga: Kisah menarik dan menghibur Zlatan Ibrahimovic.

Komentar