Andrej Kramaric, Dibeli untuk Dijual

Cerita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Andrej Kramaric, Dibeli untuk Dijual

Sebuah klub biasanya membeli pemain untuk dua hal: meningkatkan performa tim dan menjualnya kembali ke klub lain dengan harga yang lebih tinggi daripada harga jual. Ini yang membuat bursa transfer menjadi momen menarik untuk diikuti.

Ini yang dilakukan Leicester City. Kabarnya, mereka berhasil membawa Andrej Kramaric ke Stadion King Power, kandang Leicester. Pemain timnas Kroasia tersebut didatangkan dengan mahar 9,3 juta pounds dari HNK Rijeka.

Kramaric menjadi target dari sejumlah tim besar di Eropa seperti AC Milan dan Chelsea. Ia dianggap memiliki potensi yang mirip dengan Filippo Inzaghi. Beberapa waktu lalu, agen Kramaric yang juga ayahnya, Josip Kramaric, sudah membuka pembicaraan dengan The Blues. Sayangnya, pembicaraan tersebut berakhir buntu. Ada kesepakatan yang tidak bisa dipenuhi Chelsea.

Josip menjelaskan, Chelsea tak bisa memberi garansi bagi Kramaric untuk tetap bertahan di Chelsea musim depan. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut lebih memilih untuk meminjamkan ke klub lain seandainya Kramaric berlabuh di sana. Sang ayah pun kecewa.

Bukan apa-apa, setidaknya ada tiga pemain yang direkrut Chelsea tapi tak pernah bermain di Stamford Bridge. Salah seorang agen, Predad Racki, menganggap keputusannya untuk pindah ke Chelsea adalah sebuah kesalahan. “Jika dia memilih Chelsea, dia hanya akan tersesat di Belanda seperti Delac, Pesalic, dan Perica,” kata Racki.

Lalu, datanglah Leicester City. Klub yang tengah berjuang di zona degradasi tersebut menyodorkan tujuh juta pounds, ditambah 2,3 juta pounds sebagai bonus. Nilai ini jauh lebih besar dari tawaran Chelsea yang menyodorkan delapan juta pounds. Kramaric akhirnya bersedia untuk bermain bersama The Foxes.

Torehan gol Kramaric terbilang luar biasa. Ia mencetak 37 gol dari 42 penampilan di klub sejak musim 2013. Ini pula yang membuat pelatih Leicester, Nigel Pearson merasa Kramaric adalah orang yang tepat di lini serang Leicester. Mereka pun mengontrak Kramaric dengan jangka waktu lima tahun, dengan opsi penjualan jika Leicester terdegradasi.

Awalnya, Kramaric tak begitu yakin karena bergabung dengan tim yang terdegradasi. Ia sebenarnya ingin bermain untuk tim yang lebih kuat ketimbang dengan Leicester. Namun, ia diyakinkan bisa pindah jika Leicester akhirnya turun tingkat ke Divisi Championship. Kramaric akan digaji sebesar 28 ribu pounds per pekan hingga masa kontraknya berakhir pada 2019.

Jika melihat posisi Leicester saat ini, agaknya sulit bagi mereka untuk tetap berada di Premier League pada musim depan. Dari 20 pertandingan, Leicester hanya mengumpulkan 14 poin hasil tiga kali menang dan lima kali imbang. Mereka berselisih tiga poin dengan dua tim yang berada di atasnya.

Dengan banyaknya “dukungan” bahwa Leicester akan terdegradasi, usaha mereka untuk mendatangkan Kramaric agaknya hanya untuk hura-hura belaka.




 [Setelah dilewati Kramaric, bek ini masuk rumah sakit dan harus istirahat enam bulan]

Komentar