10 Manajer dengan Rezim Pendek

Cerita

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

10 Manajer dengan Rezim Pendek

Melalui pergerakan yang sudah bisa ditebak, Leeds United memecat pelatih kepala mereka, David Hockaday, setelah ia hanya diberikan waktu 70 hari saja untuk memimpin timnya.

Untuk menghargai dedikasi singkatnya di Elland Road, kami akan menunjukkan daftar rezim manajer terpendek (atau bahasa halusnya dari "pemecatan tercepat") sepanjang sejarah di Britania Raya.

1. Brian Clough, Leeds United, 1974 (44 hari)

Rezim yang pendek ini adalah yang paling terkenal sampai-sampai kita bisa membaca buku dan filmnya, "The Damned United". Brian Howard Clough tiba di Elland Road untuk mengambil alih rezim sebelumnya yang sukses di bawah Don "The Don" Revie. Revie berhasil membawa Leeds memenangkan Liga Inggris pada musim sebelumnya untuk kemudian ditunjuk menjadi pelatih tim nasional Inggris.

Clough terkenal membuat banyak musuh di sana dan tidak bisa menunjukkan magis yang seperti ia (dan asistennya, Peter Taylor) tunjukkan di Derby County. Pemecatannya yang hanya 44 hari ini membuat pemecatan Hockaday yang 70 hari itu menjadi tidak ada apa-apanya. Bermain 7, Menang 1, Seri 3, Kalah 3

2. Les Reed, Charlton Athletic, 2006 (41 hari)

41 hari kerja Les Reed di The Valley terasa singkat, Reed hanya mengalami sebuah kemenangan dengan sebuah kekalahan memalukan dari tim League Two, Wycombe Wanderers, di Piala Liga. Manajer dengan julukan Les Misérables ini dipecat pada Malam Natal dan digantikan oleh Alan Pardew. B8 M1 S1 K6

3. Alex McLeish, Nottingham Forest, 2012-13 (40 hari)

McLeish sedang panas-panasnya meskipun saat itu ia membuat Birmingham City terdegradasi ke Championship. McLeish menggantikan Sean O'Driscoll dengan harapan untuk membawa Forest kembali ke Liga Premier. Akhirnya ia hanya bisa bertahan selama 40 hari, dengan alasan ia tidak akur dengan sang pemilik klub asal Kuwait mengenai kebijakan transfer. B7 M1 S2 K4

4. Steve Coppell, Manchester City, 1996 (33 hari)

Di antara rezimnya di Crystal Palace, Coppell sempat mengisi lowongan pekerjaan di Manchester City. Saat itu, City adalah klub yang tidak sesukses sekarang, tetapi Coppell harus angkat koper setelah enam pertandingan saja. B6 M2 S1 K3

5. Paul Hart, Queens Park Rangers, 2009/10 (28 hari)

Meskipun ini adalah penunjukkan yang tiba-tiba, lumayan banyak yang berharap Paul Hart untuk bisa membawa klub ke tingkat atas. Namun akhirnya ia harus pergi dengan sebuah "kesepakatan bersama" dalam waktu kurang dari satu bulan di Loftus Road. QPR saat itu dimiliki oleh seorang juragan Formula 1, Flavio Briatore. B5 M1 S2 K2

6. Micky Adams, Swansea City, 1997 (13 hari)

Saat itu Swansea City sudah menunjuk enam manajer dalam waktu 18 bulan saja. Micky Adams adalah salah satunya yang bernasib sial, ia hanya bertahan kurang dari dua minggu. Ia pergi setelah sebelumnya dijanjikan uang transfer yang akhirnya tidak ada. Tetapi jangan kaget terlebih dahulu sekarang, karena dia bukanlah manajer dengan rezim yang tercepat di klub Wales pada periode menegangkan itu. B3 M0 S0 K3

7. Martin Ling, Cambridge United, 2009 (9 hari)

Ling mengambil alih pekerjaan manajer di klub Conference itu yang akhirnya hanya bertahan selama 9 hari saja. Sebelum ia datang, sebenarnya ada isu-isu tidak sedap mengenai pemilik klub. Senasib dengan manajer sebelumnya, ia juga mengalami "isu" dengan pemilik klub. B0 M0 S0 K0. (Ling kemudian kembali lagi sebagai manajer setelah sang pemilik klub meninggalkan Cambridge United setelah 87 pertandingan)

8. Kevin Cullis, Swansea City, 1996 (8 hari)

Masuk dan keluar lagi bukanlah sebuah hobi yang baik bagi seorang manajer. Namun, Swansea sepertinya (sesuai dengan yang kami sampaikan pada poin nomor 6 di atas) sedang hobi memecat manajer. Cullis hanya memimpin Swansea dalam waktu delapan hari. Meskipun begitu, tidak seperti Ling yang tidak sempat mendapatkan pertandingan, ia berhasil mendapatkan dua buah pertandingan. Sayangnya pada dua pertandingan itu ia mengalami kekalahan. Sampai sekarang, perdebatan ia dipecat atau mengundurkan diri masih belum diketahui jelas. B2 M0 S0 K2

9. Dave Bassett, Crystal Palace, 1984 (4 hari)

Pada pekerjaan dengan waktu yang sangat pendek, banyak yang berkata bahwa Dave "Harry" Bassett bahkan belum sempat menandatangani kontrak di Palace sebelum akhirnya ia kembali ke klub asalnya, Wimbledon. B0 M0 S0 K0

10. Leroy Rosenior, Torquay United, 2007 (10 menit)

Akan terlalu kejam jika menyebutnya 10 menit. Mungkin "1 hari" adalah sebutan yang lebih sopan. Namun, demikianlah memang yang terjadi sebenarnya: 10 menit. Ia ditunjuk menjadi manajer kemudian pihak pemilik klub menyetujui untuk menjual 51% saham klub ke dewan konsorium. 600 detik kemudian dewan konsorium memutuskan untuk mempersilahkan Rosenior pergi.

"Itu adalah sesuatu yang saya tahu akan terjadi, tetapi saya tidak yakin jika itu akan terjadi hanya dalam 10 menit," seperti yang Rosenior katakan pada saat itu. Sebuah rekor yang kami yakin tidak mungkin bisa dipecahkan oleh siapapun (kecuali dengan sebuah kong kali kong). B0 M0 S0 K0

Komentar