Escobar Akhirnya Berkostum Persija

Berita

by redaksi

Escobar Akhirnya Berkostum Persija

Silvio Escobar sudah bermain di Liga Indonesia sejak 2014. Persepam Madura jadi kesebelasan pertamanya. Kini memasuki tahun keenam berkarier di Indonesia, penyerang kelahiran Paraguay tersebut resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar juara Liga 1 2018, Persija Jakarta. Uniknya, Escobar pernah ditendang Persija kala mengikuti seleksi beberapa tahun silam.

Escobar pertama kali mencoba peruntungannya di Persija pada 2016. Ketika itu dia tak memiliki klub setelah dilepas Bali United jelang Indonesia Soccer Championship 2016.

Pada putaran kedua ISC 2016 itu, Persija memang hendak mencari penyerang asing baru. Ketika itu mereka tak punya juru gedor impor karena Jose Adolfo Guerra yang direkrut pada putaran pertama mengalami cedera panjang sampai akhirnya diputus kontrak.

Perjuangan Escobar untuk masuk Persija kala itu cukup berat. Karena selain dirinya, ada empat penyerang asing lain yang juga mengikuti trial. Empat pesaingnya adalah Rodrigo Tosi, Thiago Amaral, Rafael Tardini dan Djibril Coulibaly.

Namun nasib Escobar tak mujur. Persija lebih memilih Tosi yang berposisi sebagai gelandang serang dan Djibril Coulibaly yang pernah membela Persib Bandung. Walau begitu, Coulibaly juga bernasib sial karena meski sempat bermain untuk Persija, dia dicoret karena Persija lebih kepincut untuk menggunakan jasa Emmanuel Pacho Kenmogne untuk putaran kedua ISC 2016.

Escobar memang punya rekam jejak sebagai pemain seleksi yang kerap gagal. Selain di Persija, setidaknya dia juga pernah gagal menembus skuat Persiba Balikpapan, Surabaya United, Mitra Kukar, Persib Bandung, dan Bali United. PSM Makassar ketika dilatih Alfred Riedl juga pernah mencoretnya dalam proses seleksi, walau akhirnya dia direkrut PSM saat dilatih Liestiadi Sinaga untuk Piala Jenderal Sudirman 2015.

Dua tahun terakhir menjadi pembuktian kualitas Escobar. Membela Perseru Serui, pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut kerap mencatatkan namanya di papan skor. Total 17 gol dalam dua musim membela Perseru dan selalu berhasil menyelamatkan Perseru dari jurang degradasi membuat Persija tertarik untuk menggunakan jasanya pada musim 2019 ini.

Sebenarnya Escobar sempat enggan untuk meninggalkan Perseru yang berjasa untuk kariernya dua tahun terakhir. Ketika namanya dikaitkan dengan Persija, dia juga sempat membantah tersebut. Tapi per Sabtu (23/2), Escobar sudah resmi diumumkan sebagai pemain anyar Persija.

Bermain di Persija tentu menjadi lonjakan karier yang tinggi untuk Escobar. Pemain kelahiran 18 Juli 1986 ini pun mengaku antusias dengan atmosfer pertandingan Persija yang selalu didukung oleh The Jakmania.

“Saya rasa Persija merupakan klub yang diisi pemain berkualitas. Bagus tentunya untuk karier saya. Saya siap bekerja sama untuk memberikan Persija hasil terbaik di setiap pertandingannya,” ujar Escobar pada laman resmi Persija. "Bermain di AFC Cup dan Gelora Bung Karno adalah pengalaman yang baru. Saya sudah tidak sabar melihat teriakan The Jakmania. Itu yang membuat saya dan tim pasti akan lebih bersemangat."

Escobar dikontrak untuk satu tahun ke depan. Dia akan menggunakan nomor punggung 21. Kedatangannya sendiri sebagai upaya Persija menjaga kualitas tim ketika bomber asing andalan mereka saat ini, Marko Simic, masih dalam proses hukum di Australia dan tidak bisa membela Persija karena setidaknya sampai 9 April mendatang harus tetap berada di Australia. Itu artinya Simic akan melewatkan tiga laga pertama Persija di AFC Cup.

Kehadiran Escobar memang bukan untuk mendepak Simic. Persija punya kans memiliki keduanya secara bersamaan lantaran Escobar tengah dalam proses mendapatkan status WNI. Di Indonesia sejak 2014 dan memiliki istri WNI menjadi faktor dirinya bisa segera dinaturalisasi. Proses naturalisasinya sendiri sudah ia ajukan sejak September 2018 silam.

Tanpa Simic, Persija memang kehilangan juru gedor. Bambang Pamungkas sedang bergulat dengan cedera. Penyerang naturalisasi mereka musim lalu, Osas Marvellous Saha, sudah meninggalkan tim sejak Januari lalu, sama seperti Rudi Widodo. Beto Goncalves yang sebelumnya dipinjam dari Madura United pun sudah dipulangkan karena "tugasnya" hanya membantu di Liga Champions Asia. Hanya memiliki Rishadi Fauzi dan akan lama ditinggalkan Simic, kehadiran Escobar diharapkan tim bisa membuat Persija tetap tajam di lini depan.

foto: persija.id


Simak opini, komentar, dan sketsa adegan Rochy Putiray bersama pemain naturalisasi gadungan dan agennya, terkait kebijakan naturalisasi yang hanya merupakan akal-akalan klub dalam menyikapi peraturan pemain asing serta merugikan Tim Nasional Indonesia untuk jangka panjang:



Komentar