Kontroversi Wasit Derbi Manchester

Berita

by redaksi

Kontroversi Wasit Derbi Manchester

Pihak Liga Primer Inggris resmi menunjuk Anthony Taylor sebagai wasit pada laga pekan ke-12 yang mempertemukan dua rival sekota, Manchester City dan Manchester United, di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (11/11). Keputusan ini menuai kecaman dari berbagai pihak karena Taylor merupakan pria kelahiran Manchester.

Sekretaris jenderal dari kelompok resmi pendukung Manchester City, Kevin Parker, menganggap keputusan tersebut adalah langkah yang tidak perlu dan hanya menimbulkan ketegangan.

“Saya terkesima. Saya tidak tahu mengapa Liga Primer dan PGMOL (Professional Game Match Official) akan membiarkan diri mereka terbuka terhadap semua kritik yang pasti akan mengikuti penunjukkannya (Taylor),” ujar Parker seperti dilansir The Telegraph.

“Penunjukan ini menghantam orang-orang yang tidak paham tentang persaingan sepakbola, atau hanya kesombongan belaka dalam mengabaikan fakta bahwa dia adalah kelahiran Manchester. Dia memiliki keluarga yang pasti mendukung City atau United. Mengapa menempatkan wasit seperti ini?”

Lebih lanjut dia juga mempertanyakan keputusan tersebut. “Ada 16 wasit PGMOL yang saya percaya dan hanya satu yang lahir di Manchester. Jadi mengapa memilihnya?” keluhnya.

Laga United yang dipimpin Taylor sebelumnya juga menuai kontroversi, yaitu saat United comeback atas Newcastle United di Old Trafford awal Oktober silam. Saat itu, Taylor tidak menghadiahi Newcastle penalti setelah Ashley Young melakukan handball di kotak terlarang.

Keputusan kontroversialnya tersebut menuai kritikan dari mantan wasit Liga Primer Inggris, Mark Clattenburg. "Newcastle akan merasa sedih karena mereka tidak diberikan penalti 2-0 setelah handball oleh Ashley Young di menit ke-40. Dia (Young) berdiri di antara dua pemain Newcastle dan sengaja menggerakkan tangannya untuk menghalau tendangan bebas,” ujarnya seperti dilansir Mirror.

“Wasit Anthony Taylor seharusnya memberikan penalti (dia bahkan tidak memberikan tendangan sudut) tetapi dalam pembelaannya, insiden itu berada di titik buta dan ada alasan mengapa dia tidak bisa melihatnya.”

Taylor juga pernah memberikan keputusan kontroversial saat City dikalahkan Wigan Athletic 0-1 pada babak kelima Piala FA musim lalu. Sontak keputusannya tersebut membuat banyak pendukung City geram.

Pendukung City menyalurkan kemarahannya melalui media sosial. Beberapa dari mereka mengklaim bahwa penunjukan Taylor sebagai wasit di laga tersebut merupakan sebuah lelucon, sebagian lainnya mengejek Taylor karena berasal dari keluarga pendukung United.

Taylor tinggal di Wytenshaw, sebuah daerah di Kota Manchester yang terpaut jarak 10 km dari Old Trafford. Meski seluruh anggota keluarganya merupakan pendukung United, Taylor menyatakan bahwa dirinya adalah pendukung kesebelasan non-liga, Altrincham.

Wasit kelahiran 20 Oktober 1978 ini akan memimpin laga Derbi Manchester pertamanya sepanjang kariernya.

Selain Taylor, Liga Primer Inggris juga memiliki wasit kelahiran Manchester lain, yaitu Lee Mason. Pada musim 2013/14 silam, manajer Liverpool kala itu, Brendan Rodgers, pernah mengeluhkan pemilihan Mason sebagai pengadil lapangan saat kesebelasannya dikalahkan Man City 1-2.

“Saya terkejut bahwa kami bermain di Manchester dan kami memiliki wasit dari Greater Manchester,” ujar Rodgers seperti dilansir Mirror. “Mudah-mudahan kami tidak akan memiliki wasit asal Manchester pada pertandingan Liverpool dengan kesebelasan Manchester di masa depan.”

Dari 17 wasit Liga Primer saat ini, hanya tiga yang sudah mewasiti laga Derbi Manchester; Martin Atkinson, Michael Oliver, dan Andre Marriner.

[mag/dex]

Komentar