Debut Memukau Shaqiri di Liverpool

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Debut Memukau Shaqiri di Liverpool

Liverpool FC sukses menutup rangkaian pertandingan mereka di ajang International Champions Cup (ICC) 2018 dengan kemenangan. Berhadapan dengan Manchester United di Michigan Stadium, Minggu (29/7) dini hari WIB, The Reds sukses membukukan kemenangan telak 4-1.

Gol Liverpool dalam laga tersebut masing-masing dibukukan oleh Sadio Mane (28’), Daniel Sturridge (66’), Sheyi Ojo (74’), dan Xherdan Shaqiri (82’). Sementara gol semata wayang Man United dicetak oleh Andreas Pererira di menit ke-31.

Dalam pertandingan Liverpool melawan Man United, penampilan Shaqiri menjadi sorotan. Sebelum laga tersebut dimulai, penampilan Shaqiri memang sudah sangat dinanti para penggemar Liverpool. Alasannya karena pemain asal Swiss itu mampu mempertontonkan skill tingkat tingginya dalam sesi latihan terakhir The Reds sebelum berhadapan dengan Man United.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun suporter Liverpool, The Redmen TV, di media sosial tampak para pemain Liverpool berlatih mengasah akurasi tendangan mereka setelah sesi latihan reguler berakhir.

Dalam video tersebut terlihat semua pemain mendapat tantangan untuk mengarahkan bola ke mistar gawang. Dalam permainan tersebut, Shaqiri tampak mendominasi setelah dua tembakan beruntun yang dilepaskannya berhasil mengenai sasaran.

Para penggemar pun sangat antusias melihat aksi yang dipertontonkan Shaqiri. Sebagian para penggemar pun merespon unggahan video tersebut dengan menyatakan ketidaksabarannya menyaksikan debut mantan pemain Stoke City itu bersama Liverpool di laga melawan Man United.

Namun para penggemar harus bersabar untuk bisa menyaksikan debut Shaqiri, karena Juergen Klopp tidak mencantumkan namanya dalam daftar starter di laga melawan Man United. Meski begitu, Klopp tampaknya sadar bahwa para penggemar sangat ingin menyaksikan debut Shaqiri. Maka di babak kedua, pelatih berkebangsaan Jerman itu pun akhirnya memasukkan Shaqiri untuk menggantikan Mohamed Salah.

Meski baru ditampilkan di paruh kedua, namun Shaqiri mampu mempertontonkan permainan memukau. Kehadirannya di lapangan benar-benar membuat daya dobrak Liverpool dari sektor kanan penyerangan lebih agresif. Tapi itu hanya permulaan, karena selanjutnya Shaqiri mulai terlibat dalam dua dari tiga gol tambahan Liverpool di laga tersebut.

Di menit ke-65, Shaqiri mendapat umpan panjang dari Nathaniel Phillips. Dengan cepat ia berhasil melewati hadangan Eric Bailly, dan langsung menusuk ke kotak penalti. Tiga pemain bertahan Man United pun mencoba menghentikan pergerakannya, tapi gagal karena dengan cerdas Shaqiri mengirim umpan pendek kepada Daniel Sturridge yang berdiri bebas. Sturridge pun langsung melepaskan tembakan datar menyusur tanah yang gagal diantisipasi penjaga gawang Joel Pereira.

Delapan menit sebelum pertandingan berakhir, Shaqiri yang sepanjang babak kedua menjadi tumpuan serangan Liverpool pun menyempurnakan penampilan impresifnya itu dengan sebuah gol indah. Mendapat umpan silang Curtis Jones, Shaqiri melepaskan tembakan salto yang langsung mengoyak gawang Pereira untuk membawa Liverpool unggul 4-1 setelah sebelumnya Ojo mencetak gol melalui titik putih.

***

Satu asis dan satu gol, menandai debut Shaqiri bersama Liverpool. Melalui pencapaian tersebut, tak berlebihan rasanya menganggap pemain bernomor punggung 23 itu sebagai salah satu pembelian terbaik Liverpool di jendela transfer musim panas ini.

"Itu tidak normal. Dia baru bergabung empat hari bersama kesebelasan, tapi dia sudah bisa beradaptasi dengan baik dengan gaya permainan kami," kata Klopp memuji penampilan Shaqiri, dilansir dari Liverpool Echo.

Tidak berlebihan bila debut Shaqiri menuai pujian, karena memang penampilannya sangat baik. Walau begitu, jaminan untuk menempati posisi utama dalam skuat Liverpool di musim 2018/19 belum dimilikinya.

Shaqiri yang biasa beroperasi di sektor kanan penyerangan akan menghadapi persaingan ketat dengan Mohamed Salah yang merupakan bintang Liverpool di musim lalu. Kalau Salah bisa mempertahankan performa impresifnya, agak sulit bagi Shaqiri untuk menempati posisi utama.

Meski begitu, Shaqiri merupakan pemain yang punya kemampuan menempati beberapa posisi berbeda. Sebuah keuntungan bagi Liverpool tentunya, karena Shaqiri juga bisa ditempatkan sebagai gelandang atau winger kiri. Lebih dari pada itu, kehadiran Shaqiri juga bisa memberi keuntungan bagi Liverpool, terutama dalam hal mengonsolidasi kekuatan di musim depan.

Seperti diketahui bahwa musim lalu, Liverpool mengalami permasalahan dalam hal kedalaman skuat di lini depan. Dalam hal produktivitas, Klopp seolah terlalu mengandalkan trio Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Salah. Musim lalu, dari 89 gol yang dibukukan Liverpool di semua ajang sebagian besar besar dibukukan oleh ketiga pemain tersebut dengan rincian Firmino 27 gol, Salah 44 gol, dan Mane 20 gol.

Salah menjadi pemain yang paling diandalkan Liverpool dalam urusan daya dobrak dan produktivitas. Sayangnya, tampak Liverpool terlalu bergantung kepada kemampuan Salah. Dalam beberapa kesempatan, tampak The Reds kerap kali kesulitan mencetak gol ketika Salah tidak bermain. Paling kentara terlihat saat Liverpool takluk 1-3 dari Real Madrid di final Liga Champions musim lalu.

Di pertandingan tersebut, Salah hanya tampil selama 30 menit karena mengalami cedera bahu setelah berbenturan dengan Sergio Ramos. Ketika Salah keluar, dominasi permainan langsung diambil alih Madrid. Liverpool pun kepayahan, terutama dalam upaya membongkar pertahan El Real, hingga akhirnya mereka menyerah 1-3.

Kekalahan Liverpool dari Madrid, menunjukkan bagaimana kesulitannya lini serang The Reds saat Salah tidak bermain. Hal tersebut cukup untuk menunjukkan bahwa kedalaman skuat Liverpool, khususnya di sektor penyerang tidak terlalu bagus.

Maka, kehadiran Shaqiri bisa menjadi angin segar bagi Liverpool untuk menutupi kekurangan mereka di musim lalu. Setidaknya, Shaqiri punya kemampuan mumpuni untuk meningkatkan daya dobrak Liverpool musim depan. Dengan kata lain, kehadiran Shaqiri bisa menjadi solusi bagi Liverpool ketika mereka tidak bisa memainkan Salah.

Foto: Twitter @LFCTV

Komentar