Pertunjukkan Cristiano Ronaldo di Sochi

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Pertunjukkan Cristiano Ronaldo di Sochi

Enam gol tercipta dalam pertandingan pembuka Grup B Piala Dunia 2018 antara Portugal melawan Spanyol. Laga yang berlangsung di Fisht Olympic Stadium, Sabtu (16/6) dini hari WIB itu berkesudahan dengan skor imbang 3-3. Pertandingan ini juga dicap sebagai big match perdana di Piala Dunia 2018.

Hasil akhir cukup untuk menggambarkan ketatnya jalannya pertandingan. Kedua kesebelasan saling berbalas gol hingga membuat bentrokan antara Portugal melawan Spanyol pun dianggap sebagai salah satu pertandingan paling menghibur di Piala Dunia 2018.

Selain jalannya laga yang menghibur, penampilan sensasional Cristiano Ronaldo juga menjadi pusat perhatian. Penggawa Portugal itu mencatatkan 52 sentuhan (terbanyak kedua setelah Raphael Guerero dengan 76 sentuhan), melepaskan empat tembakan, dan mencetak trigol. Ronaldo juga menjadi pahlawan yang menyelamatkan negaranya dari kekalahan.

Melalui trigol yang dibukukan, Ronaldo sukses membukukan beberapa rekor di laga bertajuk derbi Iberian itu. Hanya butuh empat menit bagi Ronaldo untuk mencatatkan namanya dalam buku rekor Piala Dunia, setelah dirinya menjebol gawang David De Gea melalui eksekusi tendangan penalti.

Melalui gol tersebut, Ronaldo tidak hanya membawa Portugal unggul atas Spanyol, tetapi juga membuatnya menjadi pemain keempat dalam sejarah Piala Dunia yang bisa mencetak gol di empat edisi Piala Dunia berbeda (2006, 2010, 2014, dan 2018), menyamai pencapaian Pele, Miroslav Klose, dan Uwe Seeler.

Setelah gol tersebut, Spanyol yang mendominasi jalannya pertandingan baru bisa membalas 20 menit kemudian melalui sepakan Diego Costa. Tapi di menit ke-44, Ronaldo kembali membawa Portugal unggul 2-1, melalui sepakan mendatar yang dilepaskannya dari luar kotak penalti.

Melalui gol tersebut, mantan pemain Manchester United itu kembali mencetak rekor sebagai pemain kedua Portugal yang mampu mencetak gol dari luar kotak penalti di Piala Dunia. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh Deco yang mencetak gol ke gawang Iran di Piala Dunia 2006.

Setelah turun minum, Portugal sempat tersebut karena Spanyol mampu membalikkan keadaan melalui gol kedua Diego Costa pada menit ke-55 dan Nacho Fernandez di menit ke-58. Sekilas tampak bahwa Spanyol akan keluar sebagai pemenang dalam pertandingan tersebut.

Maklum, di sisa waktu yang ada Portugal seakan tak memiliki banyak kesempatan untuk menciptakan peluang berbahaya ke gawang De Gea karena Spanyol semakin dominan menguasai jalannya pertandingan.

Tapi cerita berubah di menit ke-88. Bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Spanyol di luar kotak penalti sendiri, wasit Gianlucca Rochi pun memberi tendangan bebas untuk Portugal. Ronaldo pun mengambil eksekusi tendangan bebas yang hanya berjarak 25 meter dari gawang Spanyol. Hasilnya, ia sukses memperdayai De Gea untuk kali ketiga dan mengubur kemenangan La Furia Roja yang sudah di depan mata.

Gol tersebut membuat Ronaldo sukses mencetak hat-tirck ke-51 sepanjang karier sepakbolanya, sekaligus torehan tersebut menjadi trigol ke-51 dalam sejarah Piala Dunia. Ronaldo juga mencatatkan namanya sebagai pemain pertama di Piala Dunia yang mampu mencetak tiga gol ke gawang Spanyol.

Selain itu, ia juga menjadi pemain Portugal ketiga yang berhasil membukukan hat-trick di Piala Dunia, menyamai pencapaian Eusebio (1966) dan Pauleta (2002). Ronaldo yang kini menginjak usia 33 tahun 130 hari pun menjadi pemain tertua yang mencetak hat-trick dalam sejarah Piala Dunia.

Tambahan tiga gol yang dibukukan Ronaldo ke gawang Spanyol, membuatnya berdiri sejajar dengan Ferenc Puskas sebagai pencetak gol terbanyak kedua di ajang Internasional dengan 84 gol. Sementara pencetak gol terbanyak masih di pegang penyerang Iran yang sudah pensiun, Ali Daei, dengan 109 gol.

Foto: @Squawka

Komentar