Milla: Febri Bukan Satu-satunya Pemain yang Berkembang

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Milla: Febri Bukan Satu-satunya Pemain yang Berkembang

Febri Haryadi menjadi bintang lapangan saat Tim Nasional Indonesia U-23 mengalahkan Singapura tiga gol tanpa balas. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura, Rabu (21/3), winger Persib Bandung itu berkontribusi besar dalam terciptanya tiga gol Indonesia ke gawang Singapura.

Bisa dibilang, Febri menjadi pembeda dalam pertandingan Indonesia melawan Singapura. Sejak awal laga, ia sering mengancam pertahanan Singapura melalui penetrasinya dari sisi kiri penyerangan Indonesia. Pada menit ke-43, melalui sepakan jarak jauh, Febri mencetak gol untuk memecah kebuntuan Indonesia.

Aksi Febri di National Stadium berlanjut pada menit 51. Bergerak di sisi kanan pertahanan Singapura, Febri berhasil mengelabui satu pemain lawan. Melihat ruang kosong yang dimiliki Muhammad Hargianto, ia langsung melepas umpan pendek yang langsung disambar Hargianto untuk membawa Indonesia unggul 2-0.

Kembali, Febri beraksi sebagai kreator gol ketiga Indonesia pada menit ke-64. Berawal dari serangan balik cepat, Febri melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Singapura. Kecepatannya gagal diredam pemain bertahan Singapura, hingga pemain 22 tahun itu bisa menusuk ke kotak penalti lawan. Dengan cermat, Febri memberi umpan pendek kepada Septian David Maulana yang berdiri bebas. Tanpa ampun, Septian pun melepaskan tembakan mendatar ke sisi kanan gawang Singapura.

Dilansir dari Lab Bola, total Febri telah mencatatkan lima asis di timnas Indonesia. Tercatat, jumlah tersebut menempatkan Febri sebagai pencatat asis terbanyak di skuat Luis Milla saat ini. Sementara untuk pencetak gol terbanyak, Septian David Maulana memimpin dengan delapan gol.

Seusai pertandingan, Luis Milla, memuji performa impresif Febri. Baginya, pemain jebolan Persib U-21 itu menunjukkan perkembangan permainan yang signifikan. Namun, Milla menegaskan bahwa dalam pertandingan tersebut, Febri bukan satu-satunya pemain yang tampil impresif. Di matanya, semua pemain menunjukkan kualitas yang sesuai dengan keinginannya.

"Kami tahu Febri, ia mengalami perkembangan yang bagus. Namun saya nyatakan tidak hanya Febri saja, semua pemain lain juga berkembang. Ini hasil gemblengan dari klub dan kompetisi juga. Saya harap gol tadi bisa menambah kepercayaan diri Febri," kata Milla.

Secara keseluruhan, Milla puas dengan penampilan anak asuhnya. Baginya kemenangan atas Singapura menjadi modal berharga sebelum menghadapi Asian Games 2018.

“Ini salah satu bagian dari petualangan panjang kami, dan tim membuktikan dengan hasil kemenangan malam ini. Dengan gol pertama yang kita buat, membuktikan kalau kita bisa kontrol pertandingan,” tegasnya.

Meski begitu, Milla memperingatkan anak asuhnya tak berpuas diri dengan kemenangan atas Singapura. Menurutnya, masih ada beberapa hal yang masih menjadi catatan sebagai bahan evaluasi.

Di laga menghadapi Singapura, Indonesia tampil dominan sejak awal laga. Buktinya penguasaan bola Indonesia yang mencapai 66 persen (sementara Singapura hanya 34 persen). Melihat jumlah tembakan yang dilepaskan pun, Indonesia sebenarnya bisa menang dengan skor lebih dari 3-0. Tercatat, sepanjang pertandingan ada 19 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran (Singapura, total enam tendangan, dengan dua on target)

Dalam pertandingan tersebut terlihat Indonesia kerap kesulitan masuk ke kotak penalti Singapura. Akibatnya, Indonesia lebih banyak melakukan percobaan melalui sepakan dari luar kotak penalti. Beruntung, dari sekian banyaknya tendangan jarak jauh yang dilepaskan, dua di antaranya sukses menjebol gawang Singapura.

“Kami ingin melihat progres tim. Kami bermain baik hari ini dan tim semakin berkembang namun tetap harus ditingkatkan permainannya. Saya harap bisa lebih percaya diri ke depannya,” tandas Milla.

Foto: Twitter @afcsportcom

Komentar