Mario Gomez Puas dengan Penampilan Persib

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Mario Gomez Puas dengan Penampilan Persib

Persib Bandung mengawali perjalanannya di Piala Presiden 2018 dengan kemenangan. Menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Selasa (16/1), Persib meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang klub berjuluk Maung Bandung itu dicetak Oh In-Kyun pada babak kedua.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, puas dengan hasil yang diraih oleh anak asuhnya. Gomez menuturkan bahwa meski dalam Persib tampil tanpa Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, dan Victor Igbonefo yang dipanggil timnas, namun para pemain Persib mampu menunjukkan permain solid.

“Di pertandingan ini kami tanpa beberapa pemain karena mereka sedang memperkuat timnas. Tapi kami mampu bermain dengan baik, lini pertahanan kami sangat kokoh, dan saya sangat senang dengan permainan pemain saya. Ini kemenangan yang penting tapi juga yang tidak kalah pentingnya adalah kami bekerja dan bermain bersama-sama sebagai tim,” terang Gomez seusai pertandingan.

Pengalaman berharga diakui Gomez didapatkan Persib di laga perdana Piala Presiden 2018 melawan Sriwijaya FC. Dari pertandingan tersebut pelatih berkebangsaan Argentina itu bisa melihat perkembangan signifikan yang dialami para penggawa Persib, khususnya dari aspek fisik dan kolektivitas bermain. Diakuinya, selama pra-musim Persib jarang mendapat lawan uji tanding yang sepadan. Selain itu, durasi jalannya pertandingan pun tidak pernah lebih dari 80 menit.

“Kita sudah menjadi sebuah tim yang sangat baik dan kuat karena dalam pertandingan ini kita main 90 menit berbeda dengan sebelumnya yang hanya 80 menit di uji tanding. Ini penting. Saya senang dengan apa yang dikerjakan pemain dan suporter hari ini. suporter menjadi hal penting bagi tim ini. Mereka lah yang selalu memberikan dukungan kepada tim ini,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Gomez memang puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun, bukan berarti tidak ada evaluasi. Mantan pelatih Johor Darul Takzim itu melihat beberapa kesalahan elementer yang kerap dilakukan anak asuhnya. Selain itu, ia pun melihat pergerakan tanpa bola yang dilakukan Michael Essien dan kawan-kawan belum sempurna.

“Kita baru bermain hari ini, kita ingin bagaimana bermain di pertandingan kita harus cari cara bagaimana bermain dengan atau tanpa bola. Selain itu, kita terlalu cepat kehilangan bola, kita masih punya waktu untuk perbaiki itu,” tegasnya.

Sementara Oh In-Kyun, pencetak merasa bahagia karena bisa mencetak gol dalam debutnya di pertandingan resmi bersama Persib. Namun pemain asal Korea Selatan itu enggan terlalu menanggapi gol tersebut, baginya kemenangan tim menjadi prioritas utama.

“Saya senang karena saya cetak gol, dan kami menang. Saya berikan gol ini untuk semua pendukung Persib. Tapi kami perlu lebih siap dan lebih baik lagi untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Saat kali pertama diumumkan sebagai pemain Persib, In-Kyun mendapat sorotan dari Bobotoh karena usianya yang sudah lebih dari 30 tahun. Banyak Bobotoh menganggap In-Kyun terlalu tua, dikhawatirkan menjadi pembelian yang salah. Namun In Kyun membuktikan dirinya layak bermain untuk Persib. Di lini tengah, ia menjadi motor serangan Maung Bandung. Pergerakannya cukup membahayakan hingga seringkali pemain Sriwijaya FC harus menghentikannya dengan tekel keras.

Penampilan impresif In Kyun disempurnakan dengan sebuah gol yang mengantar Persib meraih tiga poin pertamanya di Piala Presiden 2018. Namun In Kyun mengakui, belum saatnya bagi dirinya membicarakan pembuktian kepada Bobotoh. Masih banyak pertandingan yang akan dihadapi, apalagi Piala Presiden baru sebatas turnamen pra-musim. Fokusnya, menunjukkan permainan terbaik di setiap pertandingan.

“Kami baru bermain satu pertandingan, masih banyak pertandingan. Saya tidak mau berbicara banyak. Paling penting saya harus terus kerja keras. Saya hanya mau main maksimal untuk tim. Saya hanya ingin fokus dan kerja keras untuk tim ini,” tegasnya.

Komentar