Conte Pertanyakan Ambisi Spurs

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Conte Pertanyakan Ambisi Spurs

Klub besar lazimnya akan mengeluarkan cukup banyak uang ketika bursa transfer menjelang. Mereka akan membeli pemain-pemain yang sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan. Namun, hal berbeda justru ditunjukkan Tottenham Hotspur dalam bursa transfer musim panas 2017 ini. Sesuatu yang menjadi pertanyaan tersendiri bagi Antonio Conte.

Klub-klub besar Liga Primer mulai aktif bergerak di bursa transfer musim panas 2017 ini. Tercatat beberapa klub besar mulai membeli pemain-pemain incaran mereka, bahkan rata-rata dengan harga yang cukup mahal. Manchester United sudah membeli Victor Lindelof dan Romelu Lukaku. Chelsea sudah membeli Tiemoue Bakayoko, Antonio Rüdiger, serta Alvaro Morata. Liverpool sudah membeli Mohamed Salah dan Dominic Solanke.

Arsenal pun tak mau ketinggalan dengan mendatangkan Alexandre Lacazette dari Olympique Lyon. Manchester City malah lebih boros lagi. Total mereka sudah menghabiskan dana sebesar 221,7 juta paun di bursa transfer ini. Melihat gelontoran uang serta kedatangan pemain ke tim-tim besar Liga Primer jelang memasuki musim 2017/2018 ini, terlihat bahwa ada motivasi tersendiri dari mereka untuk meraih titel juara.

Namun, berbeda dengan Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, ataupun Manchester City yang sudah aktif bergerak di bursa transfer, Tottenham Hotspur sebagai salah satu tim besar Liga Primer justru belum melakukan pergerakan apapun. Alih-alih merekrut pemain, mereka justru kehilangan Kyle Walker yang hijrah ke Manchester City.

Chairman dari Tottenham Hotspur, Daniel Levy, menyebut bahwa Spurs tidak mau ikut-ikutan tren belanja berlebih seperti itu. Ia mengungkapkan bahwa mengatur klub dengan baik adalah prioritasnya sekarang, apalagi Spurs sedang membangun stadion baru. Uang menjadi perkara yang harus benar-benar dipikirkan dengan cermat oleh mereka.

"Tugas kami sekarang adalah mengatur klub dengan baik. Kami harus menyeimbangkan keuangan kami, namun hal ini tidak akan memengaruhi kami di bursa transfer. Sekarang kami berada di dalam posisi ketika kami sudah menemukan pemain yang kami inginkan, tapi kami belum bisa membeli pemain tersebut," ujar Levy disitat dari Goal.

Kebijakan dari Levy ini pun langsung menuai komentar, salah satunya dari manajer Chelsea, Antonio Conte. Ia pun mempertanyakan ambisi dari Spurs ini, mengingat sebagai salah satu klub papan atas Liga Primer, mereka belum membeli satu pemain pun dalam bursa transfer musim panas 2017. Spurs malah dikabarkan lebih memfokuskan diri pada pengembangan pemain di akademi.

"Pertanyaan saya sekarang adalah, apa ekspektasi dari Spurs? Jika mereka tidak memenangkan gelar, itu bukanlah sebuah tragedi. Jika mereka gagal lolos ke Liga Champions, itu juga bukanlah sebuah tragedi. Jika mereka terdepak dari Liga Champions, itu juga bukan tragedi. Bahkan jika mereka kalah dari Gent di pertandingan pertama Liga Europa, itu juga bukanlah sebuah tragedi," ujar Conte seperti dilansir BBC.

"Bagi klub seperti Chelsea, Arsenal, City, United, dan saya tidak tahu. . . Liverpool, hal-hal di atas tentu adalah sebuah tragedi. Anda harus memahami hal ini. Anda harus memahami situasi dan kondisi di dalam tim," tambahnya.

Lebih lanjut, Conte pun memberi saran tersendiri kepada Spurs jika mereka memang masih ingin bersaing di papan atas Liga Primer. Mempertahankan bintang-bintangnya musim lalu macam Harry Kane, Dele Alli, Christian Eriksen, Toby Alderweireld, Eric Dier, serta bintang-bintang lain adalah cara bijak yang bisa dipilih Spurs, selain membeli pemain mahal di bursa transfer.

"Setiap tim harus mengerti ambisi mereka. Jika ambisi mereka adalah ingin memenangkan gelar bergengsi, maka mereka harus membeli pemain mahal. Jika tidak, mereka tidak akan mengalami peningkatan level permainan. Namun terkhusus untuk Spurs, mereka adalah tim yang bagus, dengan catatan bintang-bintang mereka musim lalu tidak bepergian ke tim lain. Mereka memang kehilangan Kyle Walker, tapi mereka punya fondasi yang kuat," ujar Conte.

Komentar