Adu Penalti yang Buruk Warnai Kemenangan Man United Atas Real Madrid

Berita

by Abelio Pramayoga

Abelio Pramayoga

True football fans and an introvert writer. #RESPECT

Adu Penalti yang Buruk Warnai Kemenangan Man United Atas Real Madrid

Manchester United menaklukkan juara Liga Champions UEFA 2016/17, Real Madrid, dalam drama adu penalti di International Champions Cup. Hasil ini juga membuat mereka belum terkalahkan di turnamen tersebut setelah sebelumnya mengalahkan Manchester City 2-0.

Laga ini sempat diwarnai dengan sambutan dari maskot gerai makanan cepat saji, McDonald`s. Maskot berwujud badut yang memiliki nama Ronald McDonald tersebut turut menyalami para pemain yang hadir pada pertandingan tersebut.

Real Madrid sendiri bermain tanpa mega bintang mereka, Cristiano Ronaldo (mungkin ini yang menyebabkan ada Ronald yang lain di pertandingan tadi), yang sedang mengikuti acara untuk sponsornya di Tiongkok. Di babak pertama, kedua kesebelasan sama-sama menurunkan pemain terbaiknya.

Jesse Lingard membawa "Setan Merah" unggul lebih dulu di penghujung babak pertama setelah aksi individu Anthony Martial menaklukkan barisan pertahanan Madrid sebelum mengumpan kepada Lingard. Gelandang Brasil, Casemiro, menyamakan kedudukan melalui titik putih setelah Theo Hernandez dijatuhkan Victor Lindelof.

Di babak adu penalti, dua pemain pertama United dan Madrid gagal mengeksekusi bola. Tendangan Martial melebar sementara tendangan masing-masing dari Mateo Kovacic, Scott McTominay, dan Oscar ditahan. Henrikh Mkhitaryan akhirnya jadi eksekutor pertama yang sukses menceploskan bola ke dalam gawang, disusul pemain muda Madrid, Luis Miguel Quezada.

Setelah itu, Lindelof (ditahan) dan Theo Hernandez (melebar) juga gagal menceploskan bola. Daley Blind kemudian menjadi penentu kemenangan United setelah Casemiro yang sebelumnya menyamakan kedudukan di babak normal melalui titik putih gagal mengeksekusi penaltinya. Banyaknya penalti yang gagal dari kedua tim menjadi hiburan tersendiri bagi penonton yang hadir.

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengatakan senang dengan hasil ini namun ia menyebut pertandingan tersebut sekadar latihan bagi kesebelasannya. Ia juga menyoroti Ander Herrera yang cedera pada laga ini dan meminta anak asuhnya untuk tidak memaksakan diri.

"Saya selalu mengatakan kepada pemain untuk tak mengambil risiko di laga persahabatan. Jika Anda merasakan sesuatu, bahkan jika itu cedera ringan, segera `menyingkir` karena hasil di sini tak penting. Cedera [Ander] Herrera mungkin serius karena kontak yang dialaminya sangat menyakitkan. Saya melihatnya mungkin mengenai tulang rusuk tapi saya juga tak tahu," tutur Mou dikutip situs resmi Manchester United.

Mou juga memuji aksi individu Anthony Martial yang memberikan keunggulan pertama untuk United. Namun, mantan pelatih Porto itu meminta Martial tampil konsisten.

"Hari ini saya melihat ia (Martial) bermain bagus. Dia menikmati pertandingan ini dan mencoba sesuatu yang baru dan itu penting untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Dia masih memiliki banyak waktu untuk memperbaiki diri dan saya lihat dia sudah berlatih lebih baik. Saya hanya meminta konsistensi penampilannya saja,"

Sementara itu, pelatih Madrid, Zinedine Zidane tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski ditaklukkan dalam adu penalti.

"Ini baru pertandingan pertama kami dan sesungguhnya kami tampil baik melawan tim yang sudah bertanding empat kali. Saya berharap kami segera menemukan performa terbaik dan itulah yang sedang kami kejar saat ini," tegas Zidane seperti dilansir Reuters.

Real Madrid dan Manchester United sendiri akan kembali bertemu pada laga Piala Super Eropa pada 9 Agustus mendatang yang digelar di stadion Philip Arena II Skopje, Makedonia.

Komentar