Produktivitas Mulai Membaik, Arema Masih Bermasalah di Lini Pertahanan

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Produktivitas Mulai Membaik, Arema Masih Bermasalah di Lini Pertahanan

Sedikit demi sedikit permasalahan yang mendera Arema FC mulai bisa diatasi. Dari mulai performa Singo Edan yang sebelumnya mengalami inkonsistensi hingga masalah produktivitas yang kini mulai terlihat membaik. Sebelumnya, Arema sempat mengalami rentetan hasil kurang memuaskan di kompetisi yang membuat mereka terdampar di papan tengah.

Namun memasuki pekan ke-11 Liga 1 mereka mulai bangkit dengan meraih tiga kemenangan dari empat laga yang mereka lakoni hingga pekan ke-14. Hanya satu pertandingan saja yang mereka lalui dengan hasil imbang, saat meladeni PS TNI di pekan ke-12. Saat itu skor imbang 0-0 harus mereka terima sebagai hasil akhir pertandingan.

Sementara soal produktivitas gol, Arema juga sudah menunjukkan grafik yang meningkat. Empat pertandingan terakhir dilalui dengan berhasil menorehkan delapan gol.

Hasil yang sangat impresif kalau membandingkan produktivitas mereka dari pekan ke-5 hingga 10, mereka hanya mampu mencetak tiga gol dari enam pertandingan yang mereka lakoni. Bahkan bila ditambah dengan torehan gol mereka dari pekan pertama, jumlahnya masih belum cukup untuk menyamai produktivitas Arema pada empat pertandingan terakhirnya di Liga 1.

Melihat perbaikan produktivitas, beberapa faktor cukup memengaruhi, salah satunya mulai kembali tajamnya Cristian Gonzales. Striker gaek itu memang sempat mengalami masalah dalam urusan menjebol gawang lawan di pekan-pekan awal kompetisi. Hal yang kemudian membuat banyak pihak memandang kalau pemain naturalisasi asal Uruguay itu telah habis masa jayanya.

Namun, Gonzales menepis anggapan tersebut dengan selalu mencetak gol dalam dua pertandingan terakhirnya bersama Arema. Hasilnya, kini Gonzales mengoleksi lima gol, Masih terlalu jauh memang baginya untuk menembus deretan papan atas pencetak gol terbanyak di kompetisi.

Namun dengan kembali moncernya Gonzales dalam beberapa pertandingan terakhir cukup untuk memberi sinyal positif untuk terus mempertahankan grafik produktivitas Arema semakin menanjak.

Selain beberapa pemain juga bisa diandalkan untuk menjebol gawang lawan, Dedik misalnya yang saat ini sudah mengoleksi empat gol. Selain itu beberapa pemain seperti Esteban Vizcara, Dendi Santoso, dan Hendro Siswanto juga punya kans yang cukup tinggi untuk menambah pundi-pundi koleksi gol Arema.

Pelatih Arema, Aji Santoso juga berupaya agar grafik tersebut bisa terus dipertahankan, oleh karenanya ia akan terus mengasah penyelesaian anak asuhnya. ”Meski sudah produktif, kami tetap melakukan persiapan untuk finishing,” katanya seperti dikutip dari halaman resmi klub.

Lini Pertahanan Masih Menjadi Masalah

Meski performa dan masalah produktivitas kini mulai teratasi, namun Singo Edan masih memiliki masalah lain yang harus segera dibenahi. Masalah tersebut adalah tingkat kebobolan mereka yang masih tinggi. Dalam dua pertandingan terakhir melawan Sriwijaya FC dan Persegres Gresik United, empat gol bersarang di gawang Kurnia Meiga.

Hal yang kemudian membuat kinerja lini pertahanan Arema mulai menuai kritikan. Padahal kalau melihat komposisi pemain belakang yang mereka miliki, hanya Bagas Adi Nugroho saja yang absen membela Singo Edan karena harus membela timnas U-22. Sementara sisanya, pemain-pemain seperti Artur Cunha atau Junda Irawan bisa Aji maksimalkan.

Aji mengakui kalau masalah kebobolan masih menjadi hal yang harus cepat-cepat ia benahi. Artinya, meski beberapa masalah sudah bisa terselesaikan, Arema tidak bole cepat berpuas diri karena ada satu masalah lainnya yang lebih krusial untuk segera dibenahi.

"Empat gol saat lawan Sriwijaya FC dan Persegres (Gresik United) adalah bukti memang masih ada yang perlu dibenahi di pertahanan Arema, terutama ketika main di Gresik kemarin, seharusnya gol pertama itu tak perlu terjadi jika pemain belakang cepat mengantisipasi bola," katanya seperti dilansir dari wearemania.net.

Dalam waktu dekat ini, Singo Edan akan menjamu Persipura Jayapura sebagai lawan yang harus mereka hadapi. Persipura jelas bukan lawan yang ringan bagi Arema, lini penyerangan mereka juga terbilang stabil. Bahkan dalam tiga pertandingan terakhirnya, Mutiara Hitam sukses menciptakan sembilan gol.

Aji mengungkapkan , waktu yang tersisa sebelum laga menghadapi Persipura akan ia manfaatkan dengan baik untuk membenahi lini pertahannyannya. Ia menyadari barisan depan Persipura dihuni oleh pemain-pemain berkualitas. Ada Friska Womsiwor, Boaz Solossa, dan Addison de Oliviera yang menurutnya, selain punya ketajaman juga memiliki kecepatan yang bisa merepotkan barisan pertahannanya.

"Kami harus ekstra waspada terhadap lini depan Persipura, sebab mereka terdiri dari pemain yang memiliki kecepatan dan ketajaman, penyerang senior mereka juga kaya pengalaman. Kami masih punya waktu meski sedikit untuk membenahi tim, mungkin ada perubahan komposisi pemain belakang atau bagaimana, lihat saja nanti," tegasnya.

Komentar