Mendapatkan Jatah Libur Pertandingan Terlama, Madura United Tetap Gelar Latihan Malam

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Mendapatkan Jatah Libur Pertandingan Terlama, Madura United Tetap Gelar Latihan Malam

Pekan ke-11 dipastikan menjadi pekan terakhir gelaran Liga 1 Indonesia 2017. Kompetisi akan dihentikan sementara pada tanggal 20 Juni mendatang untuk memberikan kesempatan bagi para pemain, pelatih, dan staff dari semua kontestan Liga 1 untuk menikmati masa liburan hari raya Idul Fitri. Pada 3 Juli mendatang, kompetisi akan kembali berlanjut dengan memainkan pertandingan pekan ke-12.

Saat ini laga pekan ke-11 sendiri belum rampung seluruhnya, baru satu pertandingan saja di gelar (pertandingan antara Perseru Serui vs Persija Jakarta merupakan laga tunda), yaitu laga yang mempertemukan Madura United melawan Semen Padang di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (12/6). Pertandingan tersebut berkesudahan dengan skor 6-0 untuk keunggulan tuan rumah Madura United.

Setidaknya masih ada delapan laga tersisa sebelum memasuki waktu libur lebaran 2017. Pertandingan antara PSM Makassar melawan Borneo FC di Stadion Andi Matalatta, Makassar pada Senin (19/6) mendatang akan menjadi laga pamungkas pekan ke-11 Liga 1 2017.

Bila melihat jatah libur, Madura United dan Semen Padang memiliki waktu libur yang lebih panjang ketimbang para kontestan lainnya. Madura misalnya, mereka memiliki jeda waktu kurang lebih 20 hari sebelum kembali bertanding pada 4 Juli mendatang melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Borneo dan Bhayangkara menjadi kesebelasan dengan jeda libur paling sebentar (15 hari).

Memiliki jeda kompetisi yang lebih panjang tak membuat para penggawa Madura bisa berleha-leha. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu tetap mengagendakan latihan rutin. Setelah mengalahkan Semen Padang, Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan mendapat jatah libur selama dua hari. Setelahnya pada tanggal 15 Juni, mereka harus berkumpul kembali melakukan latihan hingga 22 Juni mendatang.

Pelatih Madura, Gomes de Olivera, mengungkapkan bahwa kompetisi belum sepenuhnya usai, namun ada jeda yang cukup lama sebelum masuk ke pekan selanjutnya. Saat menjalani libur tersebut para pemain diharapkan Gomes tetap menjaga kebugaran dan sentuhan.

“Kompetisi masih lama dan belum rampung setengahnya. Kami akan menghadapi Borneo pada tanggal 4 Juli nanti, pertandingan memang masih lama, tapi kami harus tetap menjaga kekompakan dan fisik. Para pemain juga tidak boleh lengah,” ucap Gomes di halaman resmi Madura United.

Gomes melanjutkan bahwa selama bulan Ramadan, para pemain tetap akan melakukan latihan pada malam hari seusai salat tarawih. Pola latihan tersebut memang rutin dilakukan Madura saat kompetisi berjalan di bulan Ramadan, di mana sebagian besar penggawa Madura United menjalankan ibadah puasa.

Pemain bertahan Madura, Fabiano Beltrame, mengaku tidak masalah dengan pendeknya libur lebaran. Menurutnya memang sudah seharusnya seperti ini, artinya saat kompetisi belum berakhir seharusnya tidak ada libur panjang. Mantan penggawa Persija Jakarta dan Persela Lamongan itu mengungkapkan bahwa terlalu banyak libur saat kompetisi bisa membuat pemain kehilangan feeling bola.

“Terlalu lama libur akan menjadikan feeling bola dan kebugaran sulit dikontrol. Ini juga kan bukan libur akhir kompetisi. Jadi kami sebagai pemain tetap memiliki kewajiban untuk terus menjaga kondisi. Karena kompetisi masih panjang,” ucap Fabiano.

Sementara itu, manajer Madura United, Haruna Soemitro, mengungkapkan bahwa para pemain akan tetap menjalankan latihan seperti biasa hingga 22 Juni mendatang. Setelahnya baru para pemain akan diberikan libur hingga 1 Juli mendatang, dan langsung melakukan persiapan jelang pertandingan melawan Borneo pada 4 Juli.

“Liburnya setelah 22 Juni. Mereka harus sudah gabung kembali dengan tim tanggal 1 untuk persiapan menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Borneo FC,” ucap Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Meski begitu Haruna mengungkapkan bahwa tidak semua pemain mengikuti program latihan dari 15 Juni – 2 Juli nanti. Haruna mengatakan bahwa marquee player-nya Peter Odemwingie tidak bisa ikut latihan pada 15 Juni nanti karena pemain yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan izin untuk pulang ke negaranya.

“Peter (Odemwingie) berencana pulang dulu ke negaranya. Sementara pemain lain yang ada di Indonesia tidak ada alasan lain untuk tidak ikut latihan, mereka harus ikut latihan kecuali alasan kemanusiaan,” tegas Haruna.

foto: ofisial Madura United

Komentar