Manajemen Pastikan Djanur Tetap Nahkodai Persib

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Manajemen Pastikan Djanur Tetap Nahkodai Persib

Manajemen Persib Bandung akhirnya memastikan Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih kepala Maung Bandung. Kepastian tersebut disampaikan melalui rilisan Pers yang disebar melalui laman resmi klub ada Senin (12/6).

Sebelumnya nasib pelatih yang akrab disapa Djanur itu sempat menggantung, setelah sebelumnya Djanur memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelati. Keputusan tersebut dibuat usai Maung Bandung dikalahkan Bhayangkara FC dua gol tanpa balas di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, beberapa waktu lalu.

Namun keputusan pengunduran diri Djanur belum mendapatkan respon dari manajeman saat itu. Meski nasibnya masih menggantung, Djanur tetap mendampingi timnya di pertandingan pekan ke-10 Liga 1 2017 melawan Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/6). Dalam laga tersebut Persib menang 1-0 melalui sundulan kepala Raphael Maitimo pada menit-menit akhir pertandingan.

Sehari setelah pertandingan tersebut, manajemen mengeluarkan keputusan bahwa mereka menolak pengajuan pengunduran diri Djanur. Artinya pelatih asal Majalengka itu tetap menjadi pelatih kepala Persib di Liga 1 2017.

“PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) dengan ini memberitahukan telah menolak permohonan mundur Djadjang Nurdjaman dari kursi pelatih Persib,” terangnya.

Manajemen memiliki alasan tersendiri terkait dipertahankannya Djanur sebagai pelatih Persib. Salah satunya adalah hasil yang diraih Persib selama 10 pertandingan di kompetisi masih berada di jalur yang benar untuk mempertahankan gelar juara di kompetisi resmi sepakbola Indonesia.

Setelah meraih tiga poin dari Persiba, Maung Bandung yang sebelumnya terpuruk diposisi 14 pun naik ke peringkat enam dengan 16 poin. Mereka hanya berselisih empat angka saja dari PSM Makassar yang berada di puncak klasemen.

“Prestasi Persib hingga pertandingan pekan ke-10 masih berada dalam jalur yang benar dalam upaya mempertahankan gelar juara liga tertinggi Indonesia. Oleh karena itu, Djadjang akan terjun kembali ke lapangan melatih Atep dan kawan-kawan,”

Selain itu manajemen juga mengapresiasi sikap profesional Djaur yang masih mendampingi tim walau saat itu keputusan mundur sudah ia buat. Sehari setelah mengajukan pengunduran diri, Djanur tidak terlihat dalam tiga sesi latihan yang dilakoni Persib.

Namun secara mengejutkan, saat Persib menggelar latihan resmi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) jelang menghadapi Persiba Balikpapan , Djanur hadir di lapangan.

Selain itu Djanur juga hadir untuk memberikan keterangan perihal kesiapan timnya menghadapi Persiba di sesi konferensi pers pra pertandingan. Ia juga tampak di lapangan memimpin Atep dan kawan-kawan di pertandingan melawan Persiba, dan kembali hadir di sesi konferensi pers pascapertandingan.

“PT PBB sangat menghargai inisiatif dan itikad baik Djadjang untuk tetap menunaikan kewajibannya; mendampingi tim, menghadiri jumpa pers pra dan pascapertandingan, meracik skuat dan mendampingi tim saat pertandingan melawan Persiba Balikpapan, meskipun ia masih dalam tahap menenangkan diri untuk berpikir ulang terkait pernyataan mundurnya usai laga melawan Bhayangkara FC lalu,”

Dalam keterangannya itu, manajemen juga mengungkapkan bahwa pengumuman tersebut juga menjadi babak akhir dari polemik yang saat ini terjadi di kalangan Bobotoh terkait nasib Djanur. Karena banyak yang bertanya-tanya soal masa depan dari pelatih berusia 59 tahun ini.

“Djajdang tetap jadi pelatih Persib, semoga pemberitahuan ini dapat mengikis segala polemik beberapa hari belakangan ini,”

Sebelumnya Djanur mengungkapkan bahwa ia akan menerima segala keputusan dari manajemen perihal nasibnya. “Saya tidak bisa putuskan sendiri, ada kontrak dan ada klausul yang mengikat saya jadi saya tidak memaksa kalau memang pengajuan pengunduran diri saya tidak diterima oleh manajemen,” terangnya sebelum pertandingan melawan Persiba.

Komentar