Rangkuman Liga 1 2017 Pekan ke-9: Kemenangan Perdana Persiba, Ribut-Ribut di Patriot

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Rangkuman Liga 1 2017 Pekan ke-9: Kemenangan Perdana Persiba, Ribut-Ribut di Patriot

Pertandingan antara Bhayangkara FC melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, menandai berakhirnya pekan ke-9 Liga 1 2017 yang diawali oleh pertandingan antara Persela Lamongan melawan Sriwijaya FC.

Ada banyak hal-hal menarik terjadi selama gelaran pekan ke-9 Liga 1 2017 ini, dan berikut adalah rangkuman kejadian-kejadian menarik yang terjadi selama pekan ke-9 perhelatan Liga 1 2017.

Kemenangan Perdana Persiba

Setelah delapan laga tidak mencatatkan satu kemenangan pun, Persiba Balikpapan akhirnya mampu memetik kemenangan perdana pada gelaran Liga 1 2017. Menjamu Borneo FC di Stadion Parikesit, Balikpapan pada Sabtu (3/6/2017), skuat Beruang Madu mampu meraih kemenangan dengan skor 3-2.

Meski kemenangan ini tidak membawa Persiba beranjak dari dasar klasemen sementara, setidaknya kemenangan ini menjadi sebuah suntikan motivasi tersendiri untuk Persiba. Apalagi kemenangan ini mereka dapat setelah sebelumnya tertinggal 0-2, dan juga kemenangan ini didapat setelah Persiba bisa kembali bermain di Balikpapan.

Persija Putus Tren Negatif

Selain Persiba, Persija pun berhasil memutus tren negatif yang melanda mereka pada ajang Liga 1 2017 ini. Mereka sukses menaklukkan salah satu tim kuat, Arema FC, dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Bruno Lopes dan Rohit Chand menjadi pahlawan kemenangan Persija dalam pertandingan tersebut.

Hasil yang cukup baik bagi skuat Macan Kemayoran, setelah dalam enam pertandingan sebelumnya mereka tidak bisa meraih satu kemenangan pun atas lawan-lawannya dengan torehan hasil seri tiga kali dan kalah tiga kali. Posisi sang pelatih, Stefano Cugurra Teco pun untuk sementara aman.

Pembantaian PSM atas Persipura, Putusnya Rekor Buruk, Serta Kartu Merah Tercepat

PSM Makassar bermain spartan dalam laga melawan Persipura di Stadion Andi Matalatta, Sabtu (3/6/2017). Tak tanggung-tanggung, mereka menghancurkan tim Mutiara Hitam dengan skor yang cukup telak, yaitu 5-1 lewat dwigol dari Marc Anthony Klok dan Reinaldo da Costa, serta satu gol dari Willem Jan Pluim.

Selain mengokohkan posisi PSM di puncak klasemen sementara Liga 1 2017, kemenangan ini membuat tim Juku Eja sukses memutus rekor buruk tidak pernah menang saat bersua Persipura yang sudah bertahan selama 12 tahun. Sedangkan bagi Persipura, kekalahan ini menjadi kekalahan terbesar mereka sejak ISL bergulir.

Belum berhenti sampai situ, rekor buruk Persipura bertambah dalam pertandingan ini setelah salah satu pemain Persipura, Marinus Wanewar, mencatatkan kartu merah tercepat sepanjang gelaran Liga 1 2017 kala ia dikeluarkan dari lapangan saat pertandingan baru berjalan satu menit. Ia dikeluarkan karena menanduk salah satu pemain PSM.

Dengan apa yang sudah mereka torehkan sampai pekan ke-9 ini, tak salah menyebut PSM sebagai salah satu kandidat juara Liga 1 2017.

Pekan ke-9, Salah Satu Pekan Terproduktif

Pekan ke-9 adalah salah satu pekan terproduktif sepanjang gelaran Liga 1 2017. Dilansir dari situs resmi Liga 1, pekan ke-9 melahirkan gol yang cukup banyak, yakni 39 gol. Jumlah gol ini merupakan jumlah gol terbanyak dalam sepekan sepanjang penyelenggaraan Liga 1 2017 sampai pekan ke-9.

Pertandingan-pertandingan pada pekan ke-9 cukup banyak yang menghadirkan skor yang mencolok, seperti pertandingan PSM melawan Persipura, Madura United melawan Persegres, Persiba melawan Borneo FC, serta Mitra Kukar melawan PS TNI. Pertandingan yang menghasilkan skor cukup besar di pekan ke-9 ini terjadi dalam pertandingan antara Mitra Kukar lawan PS TNI. Pertandingan ini menorehkan delapan gol.

Ribut-Ribut di Patriot, Suporter Protes

Pertandingan antara Bhayangkara FC melawan Persib Bandung di Stadion Patriot, Chandrabhaga, Bekasi menjadi sebuah pertandingan yang cukup emosional, terkhusus untuk Persib Bandung. Kekalahan yang mereka catatkan dalam laga tersebut membuat Persib menderita kekalahan selama dua kali berturut-turut, dan membuat mereka harus turun ke papan tengah.

Namun kekalahan yang diderita oleh Persib ini memiki nilai emosional yang cukup tinggi, lebih dari sekadar turun peringkat di klasemen semata. Hal ini tercermin dari kejadian yang terjadi pada akhir-akhir pertandingan dan setelah pertandingan berlangsung. Selain lemparan botol ke dalam lapangan, beberapa suporter nekat masuk ke lapangan, mengerubungi bench Persib, dan meneriakkan aspirasi mereka kepada orang-orang yang duduk di bench.

Patriot pun menjadi ricuh. Keributan terjadi di tribun antar suporter Persib sendiri. Tagar #DjanurOut dan #UmuhOut berseliweran di media sosial, ditambah dengan terlihat pasrahnya wajah Djanur pada saat konferensi pers, seolah sudah bisa menerima keputusan apapun yang akan dijatuhkan manajemen kepadanya atas kejadian ini. Bobotoh pun seolah siap dengan risiko yang akan mereka dapat atas aksi mereka ini, asalkan suara mereka sampai ke telinga manajemen Persib.

Sekadar pengingat, kejadian yang sama juga terjadi pada ajang ISC A 2016 lalu. Kala itu, Persib yang tengah tidak labil secara tim dikalahkan oleh lawan yang sama, Bhayangkara FC. Sekarang, Bhayangkara kembali menjadi momok tersendiri bagi Maung Bandung yang sedang berada dalam kondisi labil.

Grafis Klasemen Sementara Liga 1 2017 Pekan ke-9 oleh: Mayda Ersa Pratama

Komentar