Jari Tengah Iwan Setiawan

Berita

by Sandy Firdaus 76146

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Jari Tengah Iwan Setiawan

Iwan Setiawan adalah pelatih yang tidak lepas dari masalah dan kontroversi. Mulai dari ucapan bahwa wasit Indonesia bodoh-bodoh ketika ia masih menangani Pusamania Borneo FC, sekarang Iwan kembali terbelit kontroversi baru: tuduhan acungan jari tengah kepada suporter Persebaya, Bonek.

Per dimulainya Liga 2 2017, Iwan Setiawan ditunjuk oleh manajemen Persebaya Surabaya untuk mengisi kursi pelatih. Harapan ditunjuknya Iwan, yang juga mengantongi lisensi A AFC dan lisensi KNVB ini, supaya Persebaya dapat berprestasi di Liga 2 2017 sehingga dapat promosi ke Liga 1 pada musim selanjutnya. Selain itu, pengalaman Iwan yang juga cukup mumpuni dalam menangani pemain muda dinilai cocok oleh manajemen untuk menangani skuat muda Persebaya di Liga 2 ini.

"Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi secara intens dengan Jawa Pos selaku investor. Di bawah polesan pelatih kepala (Iwan), mereka (para pemain muda) kami harapkan bisa cepat mencapai kematangan, sehingga kelak menjadi penggawa Persebaya," ujar Choesnoel Farid, manajer Persebaya seperti dilansir dari Emosi Jiwaku.

Liga 2 pun akhirnya dimulai. Namun bukan Iwan namanya jika tidak menebar kontroversi. Ucapan "sepakbola kampung" yang ia alamatkan kepada tim Madiun Putra akhirnya berbuah hasil buruk. Menjamu Madiun Putra, Persebaya ditahan imbang 1-1. Pelatih Madiun Putra, Sartono Anwar, mengungkapkan bahwa hinaan yang dialamatkan Iwan kepada timnya membuat para pemain timnya lebih bersemangat dalam bermain.

"Saya paling senang jika tim saya dihina, karena itu akan membuat saya mudah memberi motivasi kepada para pemain," ujar Sartono Anwar dalam konferensi pers usai laga melawan Madiun Putra.

Puncak dari kontroversi yang disulut Iwan pun akhirnya terjadi pada usai laga melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura. Sesudah laga yang berakhir dengan kekalahan 2-1 bagi Persebaya, dari dalam bus pemain Iwan dikabarkan mengacungkan jari tengahnya kepada para Bonek yang memadati bus pemain Persebaya. Alhasil, tagar #IwanOut pun bermunculan di media sosial sebagai ungkapan ketidakpuasan Bonek akan kinerja Iwan menangani Persebaya.

Berikut adalah video yang menggambarkan situasi saat Iwan disebut-sebut mengacungkan jari tengahnya kepada para Bonek. Tak pelak hal tersebut langsung disambut dengan kemarahan para Bonek yang berada di sekitar bus pemain Persebaya.

Totok Risantono, pemain Persebaya era 70an ketika ditemui di Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya mengungkapkan bahwa pelatih Persebaya yang sekarang (Iwan Setiawan) tidak paham akan kultur sepakbola Surabaya. Hal itu dengan sendirinya akan membuatnya kesulitan beradaptasi dengan sepakbola Surabaya yang dikenal keras dan pantang menyerah.

"Pokoknya jangan sampai meremehkan lawan, kaya pelatih Persebaya sekarang (Iwan Setiawan). Dia nggak paham keadaan sepakbola Surabaya," ujarnya.

Komentar