Batistuta Minta Argentina Berikan Kesempatan Pada Icardi

Berita

by Muhammad Firza Richsan

Muhammad Firza Richsan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Batistuta Minta Argentina Berikan Kesempatan Pada Icardi

Penyerang legendaris Argentina, Gabriel Batistuta, merasa jika penyerang Inter Milan, Mauro Icardi, lebih pantas memimpin lini depan timnas Argentina dibandingkan dengan Gonzalo Higuain. Icardi sendiri sejauh ini tak juga kunjung mendapatkan panggilan untuk membela tim tango meskipun dirinya kerap kali menampilkan performa yang prima.

Terhitung, sejak mencatatkan debutnya di tim senior kala melawan Uruguay tahun 2013 silam, penyerang berusia 23 tahun itu belum pernah lagi berbaju tim nasional meskipun tonggak kepelatihan La Albiceleste telah berganti sebanyak tiga kali.

Maka dari itu, Batistuta pun menyayangkan sikap Edgardo Bauza yang tak mencoba untuk memberikan kesempatan terhadap kapten I Nerazzurri tersebut. “Pemain nomor 9 haruslah sosok yang mencetak gol demi gol,” ujar Batistuta kepada TyC Sport.

"Saya juga sangat menyukai Higuain, tapi sayangnya ia tidak berkontribusi seperti yang dilakukannya di Eropa. Ia bermain sangat baik di Juve dan masih berpeluang untuk mengejar banyak trofi, tapi jika ia perlu istirahat maka kenapa tak memberi Icari kesempatan?”

"Ini merupakan tim nasional, bukan sebuah klub, oleh karena itu para pemainnya harus hidup pada setiap momennya," tambah pemilik 78 caps dan 56 gol untuk timnas Argentina tersebut.

Batistuta sendiri merupakan sosok yang cukup dikagumi di Argentina, baik oleh para pendukung maupun dari kalangan pemain. Icardi pun termasuk orang yang sangat mengagumi pria yang dikenal memiliki tendangan gledek tersebut.

Kepada La Gazetta dello Sport beberapa waktu lalu, mantan penyerang Sampdoria ini pun mengakui bahwa sosok Batistuta-lah yang menjadi inspirasinya dalam memainkan si kulit bundar.

"Ketika kecil saya menjadikan Batistuta sebagai idola saya. Saya pertama kali melihatnya di depan layar televisi, kala ia bermain bersama dengan tim nasional. Ia berada di level yang lebih tinggi ketimbang pemain lainnya. Ia tak tersentuh.”

"Saya selalu berharap untuk bisa mencuri rahasia kekuatan yang ia tunjukkan ketika ia bermain. Ia sepertinya melahap seluruh lapangan,” ungkap Icardi.

Sumber: Football-Italia

Komentar