Klopp Hampir Muntah Melihat Proses Gol Kedua Bournemouth

Berita

by Gunanda Hasdiansyah 32967

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Klopp Hampir Muntah Melihat Proses Gol Kedua Bournemouth

Liverpool harus kehilangan dua poin penting saat bermain melawan Bournemouth di kandang sendiri dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2016/2017 gameweek 31, Kamis (06/04) dini hari tadi. Anak asuh Jurgen Klopp ini gagal mempertahankan keunggulan yang sempat mereka peroleh dan harus rela bermain imbang 2-2.

Secara keseluruhan, Liverpool memang cukup menguasai jalannya pertandingan ini. Total penguasaan bola sebanyak 67% adalah buktinya ditambah dengan 20 tembakan yang berhasil mereka lepaskan sepanjang pertandingan ini.

Namun, James Milner dkk harus tertinggal terlebih dahulu setelah Benik Afobe mampu memanfaatkan dengan baik kesalahan back-pass yang dilakukan Georginio Wijnaldum untuk menjebol gawang Simon Mignolet pada menit ke-7.

Untuk membalas gol tersebut, Liverpool harus menunggu hingga menit ke-40. Philippe Coutinho menjadi aktornya. Ia mampu menceploskan bola ke gawang Bournemouth setelah memanfaatkan umpan dari Roberto Firmino.

Pada babak kedua, Liverpool malah sempat berbalik unggul setelah Wijnaldum membayar kesalahannya pada gol pertama dengan memberikan asis kepada Divock Origi pada menit ke-59. Pada babak ini pula, Coutinho yang bermain apik pada laga ini harus ditarik keluar karena merasa sakit.

"Kami harus mengganti Phil [Countiho] karena ia merasa sakit," kata Klopp pada konferensi pers setelah pertandingan seperti dikutip oleh ESPN FC. "Pada babak pertama ia muntah dan kemudian mengatakan ia merasa lebih baik sekarang. Itu bagus.”

Petaka bagi Liverpool pada pertandingan ini terjadi pada menit ke-87. Berawal dari lemparan ke dalam Steve Cook, terjadi kemelut di depan gawang Liverpool yang akhirnya membuat Joshua King mampu merobek jala Mignolet.

Proses terjadinya gol penyama kedudukan Bournemouth tersebut sangat disesalkan oleh Klopp. Ia bahkan menyebut bahwa dirinya nyaris muntah melihat proses terjadinya gol tersebut.

"Kami membuat itu terbuka dan second ball setelah set-piece, itu membuat saya benar-benar hampir muntah. Itu tentu saja tidak bagus, tapi kami harus menerima itu."

Foto: theworldgame.sbs.com.au

Komentar