A-League Kemungkinan Akan Menjadi Liga Pertama Pengguna VAR

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

A-League Kemungkinan Akan Menjadi Liga Pertama Pengguna VAR

A-League direncanakan akan menjadi liga pertama yang akan menggunakan teknologi video assistant referee (VAR). Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Wasit FFA (federasi sepakbola Australia), Ben Wilson.

Teknologi VAR memang sedang menjadi perbincangan hangat. Penggunaannya dalam pertandingan resmi kerap kali memancing pro dan kontra. Yang pro menilai bahwa penggunaan VAR akan membantu kinerja wasit sehingga dapat memberikan keputusan dengan akurat. Sedangkan golongan yang kontra menilai bahwa teknologi VAR ini menghilangkan sifat-sifat kemanusiaan dalam sepakbola sendiri, yaitu kesalahan dalam mengambil keputusan.

Terakhir VAR digunakan adalah dalam pertandingan persahabatan yang mempertemukan antara Prancis dan Spanyol di Stade de France, Prancis. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Spanyol dengan skor 0-2, dan Spanyol mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari penggunaan VAR ini karena satu gol ke gawang mereka yang dianulir dan satu gol mereka ke gawang lawan yang disahkan terbantu oleh adanya VAR.

Selain itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino juga mengatakan bahwa ada kesempatan teknologi VAR ini untuk digunakan pada ajang Piala Dunia 2018. Sepakbola memang sedikit tertinggal dalam hal penggunaan teknologi untuk membantu keputusan wasit. Olahraga lain macam kriket maupun rugby sudah menggunakan teknologi VAR lebih dahulu daripada sepakbola.

Menjanjikannya teknologi VAR inilah yang membuat FFA sebagai induk organisasi sepakbola tertinggi di Australia yakin untuk menerapkan teknologi ini dalam pertandingan liga. Ben Wilson mengungkapkan bahwa selama ini, pihaknya sudah menguji teknologi VAR ini selama enam bulan dan merasa yakin bahwa dalam laga A-League, teknologi ini bisa diterapkan.

"Kami sudah menempuh berbagai cara untuk melihat berbagai kesalahan yang mungkin terjadi di dalam sebuah pertandingan, serta tantangan-tantangan yang ditempuh wasit dewasa ini dalam mengambil keputusan dan bagaimana mengomunikasikan keputusan yang kami buat ini kepada khalayak masyarakat dan wartawan," ujar Ben seperti dilansir World Football.

Wilson juga mengatakan bahwa jika nanti teknologi VAR ini digunakan, maka waktunya akan berkisar selama 30 sampai 40 detik. Ia menekankan bahwa keputusan akurat adalah hal yang utama, dan tidak masalah jika butuh waktu lama untuk mendapatkannya.

"Tujuan utama kami menggunakan teknologi ini adalah agar kami mendapatkan keputusan yang akurat. Bahkan jika harus menunggu lama untuk mendapatkannya, hal itu tidak masalah untuk kami," ungkapnya.

Menurut rencana, VAR ini akan dipakai dalam laga yang mempertemukan antara Melbourne City melawan Adelaide United pada Jum`at (7/4/2017) nanti.

Komentar