Reaksi Berkelas Montella Terhadap Kontroversi Penalti Juventus

Berita

by redaksi 123653

Reaksi Berkelas Montella Terhadap Kontroversi Penalti Juventus

Tak sedikit pihak Milan berang dengan hasil antara Juventus menghadapi Milan yang berlangsung pada Sabtu (11/3) dini hari WIB tadi. Kemenangan 2-1 Juventus pada laga ini ditentukan di menit akhir lewat tendangan penalti Paulo Dybala. Selain itu, penalti terjadi pada menit 96, padahal tambahan waktu hanya empat menit.

Kiper Milan, Gianluigi Donnarumma, cukup kecewa dengan keputusan wasit dan menganggap jika Juventus memang selalu dibantu oleh wasit. Selain itu, penyerang Milan, Carlos Bacca, sampai menumpahkan kekecewaannya dengan nyaris menyerang wasit pertandingan, Davide Massa, ketika pertandingan berakhir.

Namun hal berbeda justru dilakukan oleh sang pelatih, Vincenzo Montella. Mantan penyerang AS Roma ini tak mau memprotes atau mengkritisi keputusan wasit dengan menerima kekalahan tersebut. Selain itu, ia jugalah (bersama Adriano Galliani) yang menjadi penenang Bacca yang hendak menyerang wasit.

Mengenai insiden ini, Montella juga meminta maaf terhadap wasit pertandingan, Davide Massa, yang mendapatkan gestur agresif dari Bacca. Menurutnya, apa yang dilakukan Bacca tersebut sangatlah tidak profesional, bahkan ia menyebutnya dengan "tidak bisa dimaafkan".

"Setiap orang punya interpretasi masing-masing dan saya ingin meminta maaf terhadap situasi yang terjadi di akhir pertandingan, itu tidak bisa dimaafkan," kata Montella seperti yang dikutip Mediaset Premium. "Massa mengatakan pada saya bahwa ia siap bertanggung jawab karena telah memberikan penalti. Saya mengatakan padanya bahwa ia jauh dari kejadian dan tidak bisa melihat kejadian itu."

Tak sampai di situ, Montella juga memahami situasi sulit yang dihadapi Massa dan dampak dari terjadinya insiden gol penalti di menit akhir yang didapatkan Juventus. Ia juga memaklumi mengapa hal ini menjadi masalah besar karena penalti terjadi di menit-menit akhir.

"Saya lebih baik tidak membicarakan wasit, apalagi di masa seperti sekarang ini ketika semuanya menjadi sulit. Komplain tidak akan mengubah keputusan. Itu tidak berguna. Kami harus tetap fokus, tetap tenang dan menerima wasit melakukan kesalahan. Kami hanya bisa berharap jika kesalahan tersebut menguntungkan kami," tutur Montella.

"Wasit mengatakan bahwa tidak ada kompensasi dan saya tidak ingin melihat insiden Zapata, karena itu tidak relevan. Yang harus dikatakan adalah perbedaan antara penalti di 10 menit awal dan di menit 95. Apa yang saya ingin saya lakukan dan katakan adalah ini sepakbola dan semuanya harus tetap tenang," tambahnya.

Montella juga lebih menyesalkan timnya yang gagal memanfaatkan beberapa kesempatan yang seharusnya bisa membuat hasil akhir berubah, di tengah-tengah kegemilangan Donnarumma di bawah mistar. Hanya saja ia melihat sisi baik dari penampilan anak asuhnya tersebut.

"Kami memiliki peluang untuk memimpin dan memenangkan pertandingan ini, itu yang seharusnya bisa mengubah skenario bagi kami. Meskipun begitu, permainan kami meningkatkan kepercayaan diri dan keyakinan terhadap nasib kami sendiri. Kami masih berada di jalur [kompetisi] Eropa," imbuh Montella.

"Untuk bisa meninggalkan pertandingan dengan tidak terkalahkan, Anda juga perlu keberuntungan dan Gigio Donnarumma yang melakukan beberapa penyalamatan penting. Di beberapa momen saya punya firasat kami bakal memenangkan pertandingan ini, ketika Juve bermain terbuka dan kami sangat berbahaya melalui serangan balik, tapi kami tak memanfaatkan peluang kami.

"Kita di sini membicarakan sebuah pertandingan yang sangat berbeda, tapi tak masalah. Itulah sepakbola. Bacca mencetak gol dan ia ditarik keluar karena tidak fit 100 persen, tapi Ocampos bisa bermain di posisi tersebut dan menambah alternatif berharga bagi kami.

Montella pun menutup wawancara tersebut dengan mengakui ketangguhan Juventus yang memiliki skuat lebih baik ketimbang skuatnya. Ia pun ingin skuat yang ia miliki bisa seperti Juventus. "Mengapa kami tertinggal sangat jauh [dari Juventus]? Karena mereka terus menang sementara kami tidak. Mereka punya skuat yang sangat-sangat besar dan memiliki mental untuk menjadi pemenang. Kami sedang berusaha melakukan itu dan berharap untuk terus berkembang," tukasnya.

foto: sportfair.com

Komentar