Musim 2016/2017 yang Sedikit Sulit untuk Fabregas

Berita

by Muhammad Firza Richsan

Muhammad Firza Richsan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Musim 2016/2017 yang Sedikit Sulit untuk Fabregas

Musim 2016/17, segalanya berjalan menjadi sedikit lebih sulit bagi seorang Cesc Fabregas. Kedatangan Antonio Conte ke Chelsea di awal musim ini nyatanya membuat peran mantan kapten Arsenal tersebut menjadi berkurang. Padahal di awal kedatangannya, di era Jose Mourinho, juga Guus Hiddink, Fabregas merupakan sosok yang tak tergantikan di lini tengah The Blues.

Tak ayal, keadaan ini pun membuatnya menjadi merasa sedih. Fabregas mungkin merasa heran ketika dirinya jarang dimainkan sejak menit pertama, padahal ia selalu memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang diperolehnya. Itu pun termasuk ketika melawan Hull City, Minggu (21/1). Masuk menggantikan Hazard, Fabregas berhasil menyumbangkan satu asis terhadap Gary Cahill melalui ekseskusi bola matinya.

“Saya bermain sepakbola untuk menang dan untuk menikmatinya. Ketika saya tidak bermain saya merasa sedih dan saya tidak menikmati hal itu, walau demikian saya tetap senang karena tim bermain baik,” ungkap Fabregas seperti yang dilansir laman resmi klub.

“Sepakbola adalah hidup saya, itu segalanya bagi saya. Setiap saya berada di atas lapangan, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Dalam pertandingan ini saya kembali mampu bermain baik, jadi saya harus terus mempertahankan dan menunjukan kepada manajer jika saya layak untuk dimainkan.”

Keinginan Fabregas untuk kembali diberikan menit bermain yang cukup sepertinya akan didengar oleh Antonio Conte pada pekan ini, terlebih Chelsea ‘hanya’ akan bermain dengan tim dari Divisi Championship, Brentford, di babak keempat ajang Piala FA di Stamford Bridge.

foto: ESPN

Komentar