Kekesalan Zinedine Zidane di Kekalahan Beruntun Real Madrid

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Kekesalan Zinedine Zidane di Kekalahan Beruntun Real Madrid

Real Madrid kembali menelan kekalahan setelah dikalahkan Sevilla Senin (16/1) lalu. Kali ini giliran Celta Vigo yang mengalahkan Madrid pada leg pertama perempat-final Copa del Rey 2016/2017. Lebih buruk lagi, kekalahan ini diderita Madrid di kandangnya sendiri di Santiago Bernabeu.

Pada pertandingan ini, Celta Vigo berhasil menang 1-2 atas Madrid. Gol pertama pada pertandingan ini tercipta pada menit ke-64 melalui Iago Aspas. Lalu lima menit kemudian Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui Marcelo. Sebelum akhirnya Jonny berhasil mencetak gol kedua sekaligus gol kemenangan Celta Vigo pada pertandingan ini.

Setelah pertandingan ini, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui bahwa timnya memang bermain buruk dan berharap bisa kembali ke performa terbaik secepatnya setelah mengalami dua kekalahan secara beruntun.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi tapi sekali lagi kami tidak cukup berkonsentrasi dan tidak bermain baik,” ujar Zidane seperti dikutip oleh SkY Sports.

“Ini adalah momen yang buruk tapi kami harus melewati ini. Kami mempunyai leg kedua untuk mengubah situasi tapi hari ini adalah pertandingan yang buruk.”

Zidane terlihat cukup kesal dengan kekalahan Madrid ini, tapi ia tetap yakin jika timnya bisa kembali bangkit.

“Kekalahan selalu mungkin terjadi tapi cara kami memulai pertandingan ini yang membuat saya kesal karena seperti yang Anda tahu jika Anda membiarkan tim lain bermain bebas, mereka dapat menyebabkan Anda berada dalam masalah dan itulah yang terjadi,” tambahnya.

“Saya tidak khawatir. Ini bukan saat yang baik bagi kami, dua kekalahan (berturut-turut), tapi kami bisa mengatasi hal ini. Kami masih memiliki leg kedua. Kekalahan 2-1 bukanlah hasil yang baik bagi kami, tapi kami tahu kami bisa pergi ke sana dan mengubah itu."

foto: mirror.co.uk

Komentar