Liverpool Masih Harus Bersabar Terkait Status Matip

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Liverpool Masih Harus Bersabar Terkait Status Matip

Menjelang pertandingan ulangan antara Plymouth melawan Liverpool, manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengeluhkan kasus yang terjadi pada pemainnya Joel Matip. Matip tidak bisa dimainkan oleh Klopp sejak pertandingan akhir pekan lalu (15/1) melawan Manchester United. Hal ini dikarenakan adanya permasalahan antara dirinya dengan timnas Kamerun.

Kamerun mencoba untuk memasukkan Matip ke dalam skuat mereka yang berlaga di Piala Afrika 2017, namun Matip menolak panggilan tersebut dan mengungkapkan bahwa ia sudah pensiun dari timnas. Menurut laporan Sky Sports Matip memang sudah tidak tampil untuk Kamerun sejak September 2015.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Liverpool meminta bantuan FIFA untuk segera menentukan status sang pemain setelah Kamerun tidak memberikan izin kepada Liverpool untuk memainkan Matip. Hal inilah yang membuat Liverpool tidak memainkan Matip pada pertandingan melawan Manchester United untuk menghindari risiko terkena hukuman dari FIFA. FIFA memang sedang menyelidiki permasalahan ini.

“FIFA mengatakan kepada kami bahwa Jumat ini mereka akan memutuskan apakah mereka membuka kasus ini atau tidak,” ujar Klopp kepada Sky Sports. “Jika FIFA membuka kasus ini, itu artinya butuh 7-10 hari agar kami mendapatkan keputusannya.”

Klopp terlihat cukup frustasi dengan permasalahan ini. Ia menganggap bahwa Liverpool tidak salah dalam hal ini, karena ketika Matip bergabung dengan Liverpool ia sudah bukan pemain timnas Kamerun.

“Ia tidak senang. Saya mengatakan kepadanya sebelum pertandingan melawan United bahwa kami tidak bisa membawanya. Kami harus menunggu untuk seorang pemain fit yang sudah tidak bermain untuk Kamerun selama 15-16 bulan, sulit untuk diterima,” tambahnya.

“Pada saat ini, kami yakin kami tidak melakukan kesalahan. Kami juga yakin Joel Matip tidak melakukan kesalahan. Dia tidak bermain untuk Kamerun sejak 2015. Sejak ia di sini ia sudah bukan pemain timnas Kamerun.”

Komentar