Plymouth Paksa Liverpool Mainkan Laga Ulangan di Ajang Piala FA

Berita

by Muhammad Firza Richsan

Muhammad Firza Richsan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Plymouth Paksa Liverpool Mainkan Laga Ulangan di Ajang Piala FA

Sempat meraih empat kemenangan beruntun, termasuk melawan Manchester City, Liverpool justru tampil mengecewakan dengan gagal memberikan kemenangan di dua laga terakhirnya. Setelah ditahan imbang oleh Sunderland dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan lalu, Liverpool kembali meraih hasil serupa dalam lanjutan babak ketiga Piala FA, Minggu (8/1) malam.

Menjamu Plymouth di kandang, Liverpool gagal memanfaatkan peluang untuk lolos lebih cepat ke babak selanjutnya setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Di laga ini, Juergen Klopp melakukan sepuluh pergantian dengan merombak para pemain inti yang menghadapi Sunderland, terkecuali Emre Can.

Plymouth, yang notabenenya berada tiga level di bawah Liverpool, menjadi ajang percobaan bagi Jurgen Klopp untuk menurunkan para pemain mudanya seperti Alexander-Arnold, Ovie Ejaria, Joe Gomez, dan Ben Woodburn. Rata-rata usia starting line-up pemain Liverpool semalam pun berada di kisaran 21 tahun 296 hari.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Liverpool langsung mendominasi permainan. Beberapa peluang pun sempat dihasilkan, di antaranya oleh Sheyi Ojo dan Ben Woodburn. Akan tetapi, rapatnya barisan pertahan Plymouth pun membuat Liverpool kesulitan. Hingga babak pertama usai, skor 0-0 tidak berubah bagi kedua tim.

Di babak kedua, situasinya tidak berubah. Walau sempat menurunkan Daniel Sturridge, Roberto Firmino, dan Adam Lallana, Liverpool tetap kesulitan untuk membongkar rapatnya pertahanan Plymouth. Total penguasaan bola yang mencapai 77% berbanding 23% dengan milik Plymouth pun tidak berarti apa-apa bagi Liverpool karena skor imbang 0-0 tak terelakan hingga pertandingan usai.

Selepas laga, Jurgen Klopp mengungkapkan jika Plymouth sangat layak untuk untuk mendapatkan hasil ini. Klopp pun bersyukur para pendukung tidak meninggalkan Anfield karena permainan Liverpool jauh dari yang diharapkan.

“Tantangan terbesar dalam sepakbola adalah ketika bermain melawan tim yang bertahan dengan sisi pertahanan yang cukup dalam. Mungkin Plymouth, pada saat ini, senang dengan hasil akhirnya. Mereka memang layak untuk mendapatkan pertandingan ulang,” ungkap Klopp seperti yang dilansir outside90.

“Saya cukup senang para pendukung tidak meninggalkan stadion setelah menit ke-60, karena ini menjadi pertandingan yang paling tidak menarik. Kami selalu menunggu Plymouth sampai mereka membuat organisasi permainan kembali, dan kemudian barulah kita melakukan operan-operan dengan bola,” tambahnya.

Liverpool pun akan bertandang ke markas Plymouth untuk menyongsong laga ulangan ini pada tanggal 17 Januari (ralat) nanti.

foto: skysport

Komentar