Tiongkok yang Terbaik Untuk Keluarga Axel Witsel

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Tiongkok yang Terbaik Untuk Keluarga Axel Witsel

Axel Witsel sudah memberikan kepastian mengenai masa depannya. Ia sudah memutuskan menolak tawaran dari klub yang meminatinya, Juventus ,dan akan bergabung dengan klub Liga Super Tiongkok, Tianjin Quanjian. Ia punya alasan tersendiri atas kepindahannya ini.

Witsel sudah diincar oleh Juventus sejak bursa transfer musim panas 2016. Namun, situasi Witsel kala itu yang masih terikat kontrak dengan Zenit membuatnya gagal berseragam Juventus. Meski gagal mendapatkan Witsel pada musim panas, Bianconeri tidak menyerah dan berusaha untuk mengejar Witsel pada bursa transfer musim dingin.

Tapi pemain yang juga pernah membela Benfica ini ternyata memiliki pilihan lain. Alih-alih menerima tawaran dari Juve, ia memutuskan untuk menerima tawaran dari Tiongkok. Tianjin Quanjian menjadi klub tujuannya di Tiongkok. Ia berujar bahwa keputusannya pindah ke Tiongkok ini adalah keputusan sulit, namun keputusan ini adalah yang terbaik untuk keluarganya

"Ini benar-benar keputusan sulit. Di satu sisi saya menerima tawaran dari klub besar bernama Juventus. Namun, di sisi yang lain ada tawaran dari negeri lain yang tak bisa saya tolak, apalagi ini menyangkut keluarga saya," ujar Witsel seperti dikutip Goal.

"Oleh karena itu, saya lebih memilih yang terbaik buat keluarga saya dan pindah ke Tiongkok," tambahnya.

Meski begitu, Witsel berharap bahwa di masa depan nanti, ia masih bisa membela Juventus. Ia harap hubungannya dengan Juventus tetap baik-baik saja meski sekarang ia menolak tawaran dari Juve.

"Manajemen Bianconeri adalah salah satu manajemen terbaik di dunia. Saya harap mereka akan meraih yang terbaik. Saya tetap akan menjadi pendukung Juventus dan saya harap kelak Juve dapat memenangkan gelar Liga Champions. Mungkin juga di masa depan nanti saya tetap bisa membela Juventus," ungkap Witsel.

Pemain timnas Belgia ini sebenarnya menerima tawaran dari dua klub, yaitu Tianjin dan Shanghai SIPG. Namun, ia lebih memilih Tianjin yang dilatih oleh Fabio Cannavaro daripada menerima tawaran Shanghai. Ia pun dikabarkan akan menerima gaji
sebesar 18 juta euro per tahun selama membela Tianjin, diperkirakan menyamai gaji Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam satu tahun.

Tak hanya Wistel, Zenit pun bak mendapatkan durian runtuh atas ketertarikan dari Tiongkok tersebut. Kesebelasan asal Rusia tersebut mendapatkan 20 juta euro atas transfer Witsel. Jumlah tersebut jauh dari yang ditawarkan Juventus, yang dikabarkan hanya bersedia mengeluarkan enam juta euro.

Witsel menjadi nama selanjutnya yang memilih untuk bermain di Tiongkok setelah Carlos Tevez dan Oscar. Kedua pemain tersebut pun mendapatkan gaji yang tak kalah besar dari yang didapatkan Witsel. Liga Super Tiongkok sekarang ini memang menjadi tempat tujuan para pemain sepakbola di Eropa.

Sumber: Goal, ESPN FC

foto: @br_uk

Komentar