Mourinho Merasa Bersalah kepada Ashley Young dan Memphis Depay

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Mourinho Merasa Bersalah kepada Ashley Young dan Memphis Depay

Manajer Manchester United, José Mourinho, mengakui bahwa dirinya mempunyai perasaan “tidak enak” selama menjadi manajer Manchester United. Hal ini dikarenakan ia gagal memberikan kesempatan yang adil kepada setiap pemainnya untuk membuktikan kualitas mereka.

Pemain-pemain seperti Memphis Depay dan Ashley Young merupakan mereka yang jarang mendapatkan kesempatan untuk bermain pada musim 2016/2017 ini.

Menumpuknya pemain pada beberapa posisi tertentu menjadi salah satu alasan beberapa pemain jarang mendapatkan kesempatan untuk bermain. Mourinho mengakui hal ini cukup mengusik dirinya.

“Saya masih memiliki perasaan tidak enak terhadap diri saya sendiri karena saya tidak memberikan kesempatan yang adil untuk semua orang,” ujar Mourinho kepada Sky Sports News seperti yang dikutip oleh FOX Sports Australia. “Ada beberapa posisi di skuat kami yang diisi oleh terlalu banyak pemain.”

“Pada posisi penyerang sayap, kami tidak hanya memiliki beberapa pemain sayap, tetapi juga beberapa pemain lainnya yang bisa bermain pada posisi tersebut. Kami dapat menambahkan (Marcus) Rashford dan (Wayne) Rooney sampai ke pemain seperti (Jesse) Lingard, (Juan) Mata, Henrikh Mkhitaryan, Memphis Depay, (Anthony) Martial, dan Ashley Young.”

“Jujur saja, pemain-pemain seperti Ashley Young dan Memphis Depay, jarang saya berikan kesempatan untuk bermain di suatu pertandingan, untuk membuktikan kualitas mereka. Jadi, saya memiliki sedikit perasaan tidak enak,” tambahnya.

Selain itu ada satu pemain Manchester United lainnya yang juga jarang mendapatkan kesempatan di bawah asuhan Mourinho yaitu Bastian Schweinsteiger. Mantan kapten timnas Jerman ini baru satu kali dimainkan pada musim ini yaitu pada laga di EFL Cup (Piala Liga Inggris) ketika Manchester United menang 4-1 atas West Ham United.

Meskipun demikian, Mourinho menyatakan keyakinannya bahwa pemain seperti Marcos Rojo dan Phil Jones berhasil berkembang dengan baik di bawah asuhannya.

“Sehubungan dengan Marcos (Rojo) dan Phil Jones, situasi cedera membuka pintu bagi mereka,” ujar Mourinho seperti yang dikutip oleh independent.ie. Cara mereka bekerja dalam sesi latihan telah memberikan mereka kondisi yang siap untuk bermain dan memulainya dengan baik.”

“Saya benar-benar senang untuk keduanya; Marcos sempat dianggap sebagai pemain dengan kualitas yang tidak cukup mumpuni sebagai pemain Mnachester United.”

“Dahulu saya memandang Phil sebagai pemain yang mudah cedera, dan susah untuk kembali ke permainan terbaiknya, tetapi melihat permainannya sekarang bersama Marcos, saya merasa bahagia untuk mereka,” tambahnya.

Walaupun belum bisa memberikan kesempatan yang adil bagi skuat yang diwarisinya dari Louis van Gaal, Mourinho mengaku senang dengan skuat yang ia miliki. Ia pun menolak rencana untuk melepaskan pemain pada transfer musim dingin mendatang.

Selain itu, Mourinho tidak menampik spekulasi yang menghubungkan Manchester United dengan pemain Benfica, Victor Lindelof. Ia mengatakan bisa mendatangkan satu pemain pada bulan januari 2017. Namun juga menekankan bahwa ia lebih suka melakukan bisnisnya pada akhir musim.

“Di Portugal, setiap halaman depan media Portugal pasti mengatakan bahwa pemain dari Portugal akan bermain untuk Manchester United,” ujar Mourinho seperti yang dikutip oleh FOX Sports Australia.

“Hal ini normal jika dikaitkan dengan saya, tapi saya selalu mengatakan hal yang sama yaitu saya suka skuat saya dan saya ingin menjaga skuat saya.”

"Saya percaya lebih suka berbisnis di musim panas daripada jendela transfer musim dingin, karena memberikan stabilitas lebih, lebih banyak waktu dan lebih banyak pilihan.”

"Mari lihat apa yang terjadi. Jika kami membeli pemain, kami membeli pemain, tapi kami tidak membeli dua, tiga atau empat," tambahnya.

foto: dailystar.co.uk

Komentar