Balotelli Inginkan City atau Arsenal, Tidak untuk Liverpool

Berita

by Muhammad Firza Richsan

Muhammad Firza Richsan

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Balotelli Inginkan City atau Arsenal, Tidak untuk Liverpool

Jika kita niat untuk mengumpulkan nama-nama pemain berbakat yang menyia-nyiakan talentanya, akan menjadi hal yang mustahil bagi kita untuk mengesampingkan nama Mario Balotelli dari daftar tersebut. Sempat memenangi Golden Boy Award pada 2010 silam, karier Balotelli justru semakin menukik.

Sebelum musim 2016/2017 bergulir, nasibnya pun sempat terkatung-katung. Klubnya saat itu, Liverpool, lebih memilih untuk menelantarkannya karena sudah tidak lagi membutuhkan jasanya.

Balotelli pun menjadi putus asa. Klub-klub yang menginginkan dirinya seperti Crotone, Chievo Verona, Pescara, dan Wolverhampton Wanderers tidak membuatnya tertarik. Balotelli merasa bakatnya diperuntukkan bagi tim-tim besar saja.

Akan tetapi keputusan mengejutkan dibuat oleh Balotelli. Sebelumnya mungkin tidak akan ada yang menyangka jika dirinya memutuskan untuk ‘mengasingkan’ diri ke Prancis dan bergabung bersama OGC Nice.

Namun nyatanya keputusan Balotelli untuk mengembara ke negara yang terkenal romantis itu ternyata tepat. Romantisme Balotelli dan sepakbola pun secara perlahan terjalin kembali. Dirinya menunjukkan kedewasaan dengan berlatih sangat keras demi mengembalikan performanya ke sedia kala.

Sedikit demi sedikit usahanya itu membuahkan hasil. Balotelli langsung unjuk gigi dengan keberhasilannya mencetak enam gol dari enam laga awalnya bersama Nice. Nice pun berhasil dibawanya ke puncak tabel Ligue 1. Dan namanya kini sangat dielu-elukan oleh para pendukung Nice.

Namun sial bagi Balotelli, di saat dirinya sedang berada di performa yang percaya diri, cedera datang menghampiri. Selepas laga melawan Caen di pekan ke-12, Balotelli mengalami cedera betis dan harus absen selama satu bulan dengan melewatkan empat pertandingan.

Beruntung, Nice tetap dapat meraih hasil positif di saat dirinya tidak dapat bermain. Nice berhasil mendapatkan 10 poin hasil dari tiga kali menang dan satu kali imbang.

Balotelli pun saat ini dikabarkan telah pulih, ia bahkan telah diturunkan selama 45 menit di ajang Liga Europa melawan Krasnodar tadi malam. Itu jelas menjadi kabar yang baik bagi Nice mengingat mereka akan bertandang ke markas Paris Saint-Germain, Senin (12/12/16) dini hari nanti.

Balotelli pun telah mengkonfirmasi jika dirinya sudah siap untuk menyongsong laga big match nanti, ia juga berbicara mengenai gelar Ballon d’Or yang menjadi salah satu impiannya saat ini.

“Ronaldo dan Messi? Tidak ada yang seperti mereka. Tetapi jika saya memiliki musim yang bagus, terbebas dari cedera, dan berkonsentrasi, bukan tidak mungkin saya pun akan memenangi Ballon d’Or," ujar Balotelli kepada dailymail.

Balotelli pun menyanjung pelatihnya di Nice saat ini, Lucien Favre sebagai sosok yang mampu mengembalikan kepercayaan dirinya.

“Favre memiliki karakter yang hebat. Ia tahu bagaimana caranya memperlakukan para pemain muda dan saya menyukainya. Saya mungkin akan selalu berkata jika Roberto Mancini merupakan pelatih yang spesial, tapi saya pikir Favre pun menjadi salah satu pelatih yang terbaik bagi saya.”

“Dia bekerja sangat keras mengenai taktik demi meningkatkan pergerakan dan kecepatan saya. Saya ingin menjadi pemain yang lebih baik lagi di depan gawang. Saya harap saya dapat menciptakan banyak gol ketika bekerja dengannya,” cetus Balotelli seperti yang dilansir oleh tribalfootball.

Balotelli pun memberikan jawaban ketika disinggung mengenai masa depannya setelah bermain cemerlang dan kemungkinannya untuk pindah jika kembali digoda oleh beberapa klub besar Eropa.

“Masa depanku? Untuk saat ini saya akan berjuang dan memenangi liga di sini, setelah itu marilah kita lihat.”

“Kembali ke Serie-A? Semua mungkin saja. Namun kembali ke Inter akan sulit. Jika kembali, saya rasa saya akan kembali bermain untuk AC Milan. Milan selalu berada di hati saya.”

“Dan jika saya kembali ke Inggris, klub pertama yang saya pikirkan adalah Manchester City, lalu Arsenal. Saya tidak akan pernah berpikir untuk kembali ke Liverpool.”

Balotelli kini perlahan mulai menunjukan kedewasaannya dengan berlatih sangat keras. Andai hal itu dapat dipertahankannya, bukan tidak mungkin impiannya untuk meraih Ballon d’Or akan terwujud.

Asal jangan omdo, Balo!

Foto: mirror.co.uk

Komentar