Keributan Pemain Warnai Kemenangan Chelsea atas Manchester City

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Keributan Pemain Warnai Kemenangan Chelsea atas Manchester City

Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City di Etihad Stadium dengan skor 1-3 dalam lanjutan Liga Premier Inggris matchday 14 yang digelar Sabtu (3/12/2016). Chelsea mampu menang meski City sempat unggul terlebih dahulu pada pertandingan ini melalui gol bunuh diri Gary Cahill pada menit ke-45.

Perubahan dilakukan Antonio Conte pada awal babak kedua dengan memasukkan Willian menggantikan Pedro. Perubahan ini cukup berpengaruh terhadap permainan Chelsea, Willian mampu membuat serangan Chelsea semakin bervariasi. Hal yang tidak bisa dilakukan oleh Pedro pada babak pertama, yang membuat serangan Chelsea hanya terfokus melalui sisi Eden Hazard.

Chelsea berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Diego Costa memanfaatkan umpan jauh dari Cesc Fabregas pada menit ke-60. Lalu Chelsea berhasil berbalik unggul melalui gol Willian memanfaatkan asis dari Diego Costa hasil dari serangan balik cepat yang dilakukan oleh Chelsea.

City yang semakin frustasi harus kembali kebobolan pada menit ke-90. Memanfaatkan umpan jauh Marcos Alonso, kali ini giliran Eden Hazard berhasil merobek jala Cladio Bravo.

Pada saat menjelang akhir pertandingan, terjadi sedikit insiden yang membuat akhir pertandingan ini memanas. Dimulai dengan tekel keras Sergio Aguero terhadap David Luiz, memancing emosi para pemain dari kedua kesebelasan yang langsung terlibat adu mulut. Akibat dari tekel yang dilakukannya, Aguero pun harus diusir oleh wasit.

Pada saat kejadian tersebut terjadi, sempat terlihat ada provokasi dilakukan oleh Fabregas terhadap Fernandinho. Ia terlihat sedikit menampar Fernandinho, yang langsung dibalas dengan reaksi berlebihan oleh Fernandinho. Ia sampai mencekik dan mendorong Fabregas, tetapi Fabregas tidak memberikan reaksi apa-apa. Hasilnya, Fernandinho harus di kartu merah oleh wasit.

Dengan raihan kemenangan ini, Chelsea semakin kokoh di puncak klasemen dengan poin 34, unggul empat poin dari Liverpool di posisi kedua yang belum memainkan laga di matchday 14 ini.

Kemenangan ini juga menjadi kemenangan kedelapan secara beruntun bagi Chelsea di liga, sejak dikalahkan oleh Arsenal dengan skor 3-0 pada matchday 6. Bahkan Chelsea berhasil meraih enam kali clean sheet dalam delapan laga tersebut dan hanya kebobolan dua gol saja.

Perubahan taktik yang dilakukan Conte yang pada awal musim menggunakan formasi 4-1-4-1 menjadi 3-4-3 menjadi salah satu alasan Chelsea dapat kembali bangkit dari keterpurukan. Perubahan ini tentu tidak secara langsung dilakukan oleh Conte. Conte telah mempersiapkan formasi 3-4-3 ini sejak pra musim, tetapi ia baru mengubah taktik yang ia gunakan ketika ia merasa bahwa taktik yang akan ia gunakan telah dipersiapkan dengan sempurna.

Selain itu, Conte juga berhasil mengembalikan kepercayaan diri dan semangat Eden Hazard dan Diego Costa yang melempem musim lalu. Hazard dan Costa dibuatnya menjadi ganas lagi seperti pada saat Chelsea meraih gelar juara liga Inggris musim 2014/2015. Ia juga berhasil memanfaatkan potensi yang ada dalam diri Victor Moses yang terabaikan oleh pelatih sebelumnya.

Selamat untuk Chelsea atas delapan kemenangan beruntun! Jika berhasil mempertahankan tren positif ini, Chelsea tentu akan menjadi kandidat kuat peraih gelar juara liga Inggris musim 2016/2017 ini.

foto: standard.co.uk

(gun)

Komentar