Dukungan kepada Kepala Komite Wasit Liga Yunani, Giorgios Bikas

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Dukungan kepada Kepala Komite Wasit Liga Yunani, Giorgios Bikas

Yunani kembali bergejolak. Negara yang mulai dikenal luas setelah secara mengejutkan mampu menggondol trofi Piala Eropa 2004 ini harus menghentikan sementara semua kompetisi domestik yang berlangsung di negara mereka, mulai dari liga sampai kompetisi Piala Liga. Ini karena rumah Kepala Komite Wasit Liga Yunani, Giorgios Bikas, dibakar secara sengaja oleh sekelompok orang tak dikenal.

Seperti dilansir The Guardian, keputusan ini langsung diambil oleh EPO (federasi sepakbola Yunani) setelah para petinggi EPO mengadakan pertemuan darurat untuk membahas kejadian ini. Beruntung dalam kejadian tersebut, Bikas dan keluarganya tidak ada yang menjadi korban jiwa karena mereka semua sedang berada di luar rumah.

Istri Bikas sedang mengunjungi anaknya yang tinggal di Salonika. Sedangkan Bikas pun kebetulan tidak ada di rumah karena sedang bekerja.

"Setelah mengadakan pertemuan darurat, kami (EPO) memutuskan bahwa semua kompetisi domestik di Yunani akan dihentikan untuk sementara. Ini berkaitan dengan kejadian yang terjadi di rumah Kepala Komite Wasit Liga Yunani, Giorgios Bikas. Semua kompetisi domestik akan ditunda sampai kami dapat mengetahui penyebab dari dibakarnya rumah Bikas oleh orang tak dikenal ini."

"EPO juga siap memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada Bikas. Kami turut berduka cita atas terbakarnya rumah yang biasa ia tempati selama ini," ujar EPO dalam pernyataan resminya.

Klub-klub papan atas Liga Yunani, macam Olympiakos Piraeus, PAOK Salonika, dan Panathinaikos juga menyuarakan dukungan mereka terhadap Bikas. Mereka berseru agar para mafia yang berada di balik kacaunya Liga Yunani selama ini.

"Kami pernah mengalami hal yang lebih parah dari ini. Maka kami menyuarakan agar tindakan-tindakan macam ini segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait," ujar pernyataan resmi klub Olympiakos.

"Kami tak akan menyerah menghadapi para mafia di balik semua ini. Maka kami mengajak kepada semua pihak agar mau bersatu memberantas mafia yang sekarang, sudah berani-berani menghilangkan nyawa manusia," ujar pernyataan resmi klub PAOK.

"Kami tidak bisa hanya diam saja melihat rumah-rumah dibakar, karena orang-orang di dalam rumah tersebut membicarakan tentang sepakbola. Meski liga akan ditunda, tapi perlawanan terhadap hal semacam ini harus terus dilanjutkan," ujar chief executive Panathinaikos, Christos Panagopoulos.

Liga Yunani musim 2016/2017 sedari awal memang sudah kerap terlibat dengan masalah. Pertandingan perdana Liga Yunani pun harus dimundurkan sampai dua bulan karena perdebatan tak kunjung usai antara klub-klub papan atas Liga Yunani, EPO, dan pemerintah soal pemilihan wasit yang akan memimpin pertandingan.

Sekarang, ditambah dengan kasus yang menimpa Giorgios Bikas ini, semakin nyatalah bahwa ternyata sepakbola Yunani, yang dalam beberapa kesempatan timnasnya mampu menembus putaran final Piala Eropa dan Piala Dunia, ternyata masih suram.

foto:

Komentar