Robin van Persie Alami Cedera Parah di Mata Kirinya

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Robin van Persie Alami Cedera Parah di Mata Kirinya

Tak bisa dimungkiri, sepakbola adalah olahraga yang cukup berbahaya. Duel yang sering terjadi menjadi salah satu alasan mengapa sepakbola dapat dikategorikan olahraga yang berbahaya. Akibatnya, mulai dari cedera ringan hingga meninggal dunia, bisa terjadi dalam sepakbola.

Robin van Persie menjadi pemain terbaru yang mengalami cedera cukup serius. Dalam laga antara Fenerbahce dengan Akhisar Belediyespor, Minggu (6/11/2016,) pemain yang bergabung dengan Fenerbahce pada tahun 2015 ini mengalami cedera cukup serius di mata sebelah kirinya.

Kejadian ini bermula saat Van Persie memasuki kotak penalti Belediyespor di menit ke-30-an. Eks pemain Manchester United ini mencoba melewati beberapa pemain lawan dengan melakukan dribel ke arah samping kanan. Nahas, upaya Van Persie malah menabrak salah satu pemain Belediyespor, Abdoulwahid Sissoko.

Situasi berubah menjadi celaka ketika Van Persie tidak bangun dan terus memegangi mata sebelah kirinya. Wasit Halil Meler yang melihat kejadian tersebut pun menghampirinya dan melihat apa yang tengah terjadi. Dan ternyata, terdapat darah di wajah penyerang asal Belanda ini.

Melihat darah mengucur dari mata Van Persie, Meler langsung memanggil tim medis dan membuatnya menghentikan pertandingan untuk sementara. Darah yang keluar dari mata sebelah kiri Van Persie membuat tim medis tanpa pikir panjang langsung membawanya keluar lapangan dan membuat pemain nomor punggung 10 tersebut digantikan oleh Emmanuel Emmenike.

Cedera ini disebut oleh beberapa media Turki cukup berbahaya. Menurut Nemzeti Sport, darah terus mengucur meski mata Van Persie sudah diberi perban. Tak ayal, mereka menuturkan bahwa ia bisa saja kehilangan penglihatan di mata sebelah kirinya.

Nemzeti Sport menambahkan staf dokter Fenerbahce langsung mengadakan operasi untuk mata Van Persie sesaat setelah diganti. Beberapa saat setelah dioperasi, staf dokter menyebutkan bahwa cedera yang dialami Van Persie tidak terlalu serius dan ia kini sudah berada dalam kondisi yang baik meski masih perlu pengawasan.

“Dia mengalami benturan di mata sebelah kirinya. Benturan tersebut menciptakan luka yang cukup serius dan membuatnya mengalami pendarahan yang lumayan banyak,” ucap Burak Kunduraciogl seperti dilansir oleh Nemzeti Sport.

“Kami pun mencoba mendatangkan dokter mata dari rumah sakit demi menilai sejauh mana bahaya yang bisa saja muncul. Namun demikian, setelah kami lakukan pemeriksaan dan operasi ringan, tidak ada hal serius yang terjadi. Kondisinya saat ini sudah baik meski ia masih perlu pengawasan,” imbuhnya.

Cedera yang dialami oleh Van Persie ini memang cukup berbahaya karena bisa saja membuat indera penglihatannya tidak berfungsi. Beruntung, pekerjaan cepat yang dilakukan oleh dokter tim Fenerbahce membuatnya beranjak menuju dalam kondisi yang lebih baik.

Komentar