Pochettino Belum Move On

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Pochettino Belum Move On

Kegagalan Tottenham Hotspur merengkuh gelar juara Liga Primer musim 2015/16 memang cukup menyakitkan. Gelar juara yang sudah di depan mata terpaksa musnah setelah mereka justru malah mengalami hasil imbang di pertandingan penentuan.

Meski demikian, tidak hanya kegagalan memperoleh gelar Liga Primer musim lalu saja yang membuat Spurs sakit hati. Menurut manajer Spurs, Mauricio Pochettino, kekalahan yang mereka alami dari Newcastle United di pekan ke-38 juga menyakitkan.

Bukan tanpa alasan Pochettino berkata demikian. Kekalahan tersebut tidak hanya menjadi selisih gol kekalahan terbanyak yang mereka alami di musim tersebut, tapi lebih daripada itu. Kekalahan tersebut juga membuat Spurs harus mau digeser Arsenal di klasemen akhir Liga Primer.

“Saya masih memikirkan hasil buruk yang kami peroleh akibat kegagalan di akhir musim lalu,” ucap Pochettino dilansir Sky Sports. Pasalnya kekalahan di laga terakhir musim lalu juga membuat kesempatan Spurs untuk duduk di atas Arsenal pertama kali sejak 1995 gagal terjadi.

“Saya pikir saat itu peluang kami untuk duduk di atas Arsenal cukup terbuka lebar. Wajar jika saya cukup kecewa karena saat itu kami memiliki peluang untuk duduk di atas dengan dua pertandingan tersisa dan hanya butuh satu angka,” imbuh.

“Sangat sulit untuk tidak memikirkan kegagalan yang kami peroleh di akhir musim. Tidak heran, saya sempat cukup frustrasi dan kecewa,” pungkas Pochettino. “Kami memiliki peluang lain (untuk membalaskan hal tersebut) sekarang. Dan mari kita lihat apa yang akan terjadi.”

Pochettino pun meminta anak asuhnya untuk mengerahkan semuanya ketika berhadapan dengan Arsenal, Minggu (6/11) malam WIB. Meski Arsenal tidak terkalahkan dalam 15 laga terakhir, ia meminta anak asuhnya untuk tampil berani.

“Kami ada di posisi yang cukup sulit saat ini. Namun sejujurnya, saya senang kami bisa berada di momen seperti ini. Pasalnya, momen seperti ini dapat membuat kami belajar dan berkembang. Hal seperti inilah yang membuat kami bermain dengan berani di lapangan,"

Pertandingan antara Spurs dan Arsenal memang patut ditunggu. Khusus bagi Pochettino, apakah laga ini akan menjadi momen balas dendam-nya kepada Arsenal atau justru malah membuatnya kembali merasakan pahitnya dikalahkan tetangga.

Komentar