Alasan di Balik Nolito yang Abai Terhadap Ibunya

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Alasan di Balik Nolito yang Abai Terhadap Ibunya

Nolito, winger anyar Manchester City, terlibat masalah. Ia dituntut oleh ibunya sendiri karena dinilai menelantarkan ibunya yang sekarang tinggal di Spanyol. Gaji 100.000 paun yang ia terima ternyata sama sekali tidak ia berikan kepada ibunya.

Sang ibu, Rocio Agudo Duran, menuntut Nolito agar mau membayar biaya sewa apartemen yang ia tempati sejak Oktober 2016 lalu. Ia pindah rumah karena Nolito tidak mau membayarkan biaya sewa apartemen sebelumnya, sehingga ia harus pindah ke apartemen yang baru dan membiayai semuanya seorang diri.

"Saya yakin tidak ada ibu-ibu lain yang menderita seperti saya ketika sang anak bermain di Liga Primer. Bahkan karena Nolito tidak mau membayarkan biaya sewa apartemen saya tinggal sebelumnya, saya harus pindah ke apartemen yang baru sejak Oktober lalu dan membayar semuanya sendiri," ujar Rocio seperti dilansir Daily Mirror.

"Nolito tidak mengurus ibunya sendiri. Ia berbohong kepada media bahwa ia merawat ibunya dengan baik," tambahnya.

Alih-alih tergerak untuk membantu ibunya, Nolito malah tidak peduli dengan keadaan ibunya yang seperti itu. Ia menuduh ibunya memiliki "jiwa yang jahat" dan hanya datang kepadanya ketika butuh uang ataupun hal-hal lain yang bersifat materil. Bahkan ketika ibunya berdiri di depan supermarket di Spanyol sembari menggenggam spanduk yang berisikan agar Nolito mau membiayai dirinya dan kedua anak kembarnya, Candela dan Jesus, Nolito tetap bergeming.

"Jika ia tetap memohon-mohon sembari membawa spanduk di depan supermarket, silakan saja lakukan itu. Kalau dia ingin mencuri di supermarket itu pun, silakan saja, aku tidak akan melarangnya," ungkap Nolito.

Seperti dilansir Daily Mirror, Rocio menggambarkan keadaan apartemen yang ia tinggali sekarang bersama dua anaknya hasil hubungan gelap dengan seseorang yang kerap datang ke apartemennya. Keadaannya memang cukup memprihatinkan, dan apartemen tersebut tampak seperti tempat tinggal yang tak terurus dengan baik.

"Tempat tinggal saya ini tidak layak untuk ditinggali, apalagi dengan dua anak yang masih harus saya urus. Apartemen ini penuh dengan lubang tikus dan lembab," ujarnya.

Kira-kira beginilah gambaran apartemen tempat tinggal Rocio.

Nolito, yang ditransfer oleh City dari Celta Vigo sebesar 15,3 juta paun, ternyata memiliki alasannya sendiri di balik abainya ia terhadap keadaan ibunya. Ibunya ternyata adalah orang yang pernah kecanduan narkoba dan pernah masuk penjara selama beberapa tahun. Nolito pun tidak diasuh oleh ibunya, melainkan oleh kakek dan neneknya, Manuel dan Dolores.

Kakeknya, Manuel adalah orang yang mengenalkan sepakbola padanya untuk pertama kali. Ia bahkan mengakui bahwa orang tuanya adalah kakek dan neneknya, bukan ibunya, karena merekalah yang membesarkan Nolito.

"Saya diurus oleh kakek dan nenek saya. Mereka juga mendidik saya dan menyediakan segala kebutuhan saya ketika saya masih kecil. Merekalah orang tua saya," ujar Nolito.

Sikap Nolito yang dingin terhadap ibunya sendiri pun didukung oleh sang nenek, Dolores. Dolores mengungkapkan bahwa anaknya, Rocio, sudah menelantarkan Nolito saat ia masih kecil dan ia juga menyayangkan kenapa Rocio sampai mengungkapkan hal buruk tentang Nolito.

"Apapun yang anak saya katakan itu bohong. Saya tidak mengerti kenapa ia bisa sampai sebegitunya kepada Nolito, anak kandungnya sendiri. Nolito adalah anak dan juga teman yang baik. Ia selalu menolong Rocio dan anak-anaknya. Yang menjadi masalah adalah, Rocio terus meminta hal-hal yang aneh dari Nolito," ujar Dolores.

Ternyata, di balik sikap abai Nolito terhadap ibunya ada juga hal yang demikian.

Komentar