Alasan Raheem Sterling Lebih Baik di Bawah Asuhan Guardiola

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Alasan Raheem Sterling Lebih Baik di Bawah Asuhan Guardiola

Raheem Sterling diberi harapan cukup tinggi musim lalu. Didatangkan dengan biaya 49 juta paun, Sterling diharapkan dapat menjadi jawaban City setelah mereka hanya menempati posisi kedua di musim 2014/15.

Ekspektasi yang dibebankan oleh Sterling justru malah membuat namanya tenggelam. Musim lalu, ia gagal memberikan kemampuan terbaiknya untuk City di lapangan. Enam gol dan dua asis dari 31 pertandingan membuat Sterling diberi label pemain gagal.

Namun demikian, perubahan mampu ditunjukkan oleh Sterling di tangan manajer baru City, Josep Guardiola. Selain selalu tampil reguler di 10 pertandingan yang sudah dilakoni City, Sterling juga mampu membuktikan diri dengan berkontribusi besar untuk tim. Empat gol dan dua asis bahkan sudah dicatatkan Sterling di awal musim ini.

Sterling pun tersenyum melihat penampilannya disebut meningkat di musim ini. Ia mengakui bahwa gaya bermain yang diterapkan oleh Guardiola berpengaruh besar atas perubahan yang terjadi di dirinya..

"Saya merasa jauh lebih bebas di bawah kendali Guardiola. Saya merasa bisa memegang bola lebih lama daripada dulu. Selain itu, saat saya memegang bola bola, saya dapat melakukan beberapa sentuhan sebelum memberikan umpan dan mencoba menggocek pemain lawan. Saya benar-benar menikmati kondisi saat ini," ujar Sterling kepada Manchester Evening News.

"Di tangan pelatih sebelumnya, dalam latihan kadang kami cuma melakukan permainan dengan dua sentuhan saja,” imbuh Sterling. “Cara tersebut jelas bakal berpengaruh di gaya bermain Anda dan membuat lupa gaya khas yang Anda miliki sebelumnya.”

“Gaya seperti itu (hanya melakukan dua sentuhan) jelas bukan gaya bermain saya. Pasalnya, saya lebih suka membawa bola dan berusaha untuk melewati lawan,” tambahnya.

“Saat ini saya belajar untuk menggabungkan kedua gaya tersebut. Karena bagi saya, hal yang efektif saat ini adalah tahu kapan memberikan umpan kepada pemain lain dan kapan mencoba untuk melewati pemain lawan,” pungkas eks pemain Liverpool tersebut.

Gaya bermain baru yang dibawa oleh Guardiola di City diyakini Sterling bakal membuat rival sekota Manchester United ini sukses. Sterling berpendapat demikian karena ia merasa bahwa Guardiola adalah pelatih yang benar-benar paham soal taktik: “Dia terlihat benar-benar paham soal taktik yang akan digunakan di lapangan.”

“Dia ingin membuat semua orang terlibat dalam permainan. Bagi kami, hal tersebut adalah sebuah bonus karena banyak dari anggota tim ini yang tidak terlibat penuh di musim lalu,” tutup Sterling.

Apapun yang dilakukan oleh Gaurdiola memang mengubah Sterling. Patut disimak, apakah Sterling benar-benar mampu menunjukkan kualitasnya hingga akhir musim.

Komentar