Kalah Lagi, Posisi Frank De Boer Semakin Terjepit

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Kalah Lagi, Posisi Frank De Boer Semakin Terjepit

Hasil tidak diinginkan kembali menggelayuti Internazionale Milan. Pada pekan kesembilan, Minggu (23/10) malam, giliran Atalanta yang mengalahkan mereka dengan skor akhir 2-1.

Atalanta unggul cepat ketika babak pertama baru memasuki menit ke-10 lewat gol Andrea Masiello. Ketertinggalan mereka akan Atalanta baru dapat dikejar di babak kedua lewat tendangan bebas Eder Citadin Martins. Bencana bagi Inter di menit ke-88. Pelanggaran Davide Santon kepada Franck Kessie di kotak penalti berhasil dieksekusi dengan baik oleh Mauricio Pinilla.

Usai laga melawan Atalanta, De Boer, pun paham situasi sulit yang dialami oleh anak asuhnya saat ini. Namun ia berkomentara bahwa masa depannya masih jelas karena manajemen Inter masih mendukungnya.

“Presiden Thohir dan Suning tidak berada di Italia tapi mereka berdiri di belakang tim ini. Saya merasa petinggi kesebelasan ini masih berada di belakang saya namun jelas kami butuh kemenangan untuk mengubah situasi buruk ini,” ujar De Boer kepada BBC.

“Tiga kekalahan sekaligus bagi kesebelasan besar seperti Inter adalah hasil yang tidak cukup memuaskan. Saya melihat kesebelasan ini masih dapat banyak melakukan perbaikan. (Dalam laga ini) kami hanya butuh sedikit peluang demi mendapatkan gol kedua dan tim ini hanya kalah karena kehilangan konsentrasi,” imbuhnya.

Kekalahan ini membuat posisi Inter semakin turun. Dari sembilan pertandingan yang sudah dijalani, Inter telah mengalami empat kekalahan dan dua hasil imbang. Kekalahan ini pun disebut membuat posisi Frank de Boer di kursi pelatih kepala Inter semakin terjepit.

Dilansir oleh Football Italia, manajemen Inter diklaim telah membuat sebuah keputusan mengenai masa depan De Boer di Inter. Mereka mengklaim bahwa Erick Thohir beserta Suning akan mengadakan rapat untuk menentukan pemecatan De Boer usai laga melawan Torino, tengah pekan ini.

Beberapa nama pengganti De Boer pun muncul ke permukaan usai Inter mengalami kekalahan di Bergamo. Leonardo, Andrea Mandorlini, Stefano Pioli, dan Laurent Blanc masuk ke daftar nama-nama yang disiapkan oleh manajemen untuk menjadi suksesor De Boer.

Nama Leonardo menjadi favorit beberapa media Italia. Pengalamannya melatih Inter pada 2010 lalu menjadi alasan ia bakal dipilih. Sementara Blanc masuk ke daftar paling bawah karena manajemen Inter disebut masih akan berpikir dua kali untuk mengontraknya.

Komentar